
Setelah keluar dari dunia itu Chen Fan pun langsung pingsan, dan tidak sadarkan diri.
Xiau Bai pun menuju tempat Yanzhi berada, Xiau Bai terus berlari dengan tubuh kecilnya untuk mencari Yanzhi.
Setelah 15 menit Xiau Bai berlarian akhirnya Xiau Bai melihat Yanzhi yang sedang bersedih atas hilangnya Chen Fan tiba-tiba.
Yanzhi berpikir apa gunanya dia hidup sedangkan orang yang dicintainya sudah tiada, Yanzhi berpikir ingin menghabisi dirinya sendiri, tetapi tiba-tiba ada suara yang di kenali nya.
Nyauuu,Nyauuu,Nyauuu, ketika Yanzhi melihat kearah samping kanannya tiba-tiba sesosok monster terlihat, itu adalah monster milik Chen Fan Xiau Bai.
Dia ingat sekali ketika Chen Fan menghilang tiba-tiba ketika di bawa oleh portal yang tidak diketahuinya, Xiau Bai pun ikut terseret dengannya.
Xiau Bai, bagaimana bisa kamu berada di situ?
Sebelum Xiau Bai menjawab, Xiau Bai langsung membawa Yanzhi untuk mengikuti nya dari belakang.
Nyauuu,Nyauuu, Xiau Bai menarik narik pakaian Yanzhi terus menerus untuk membawanya ke suatu tempat.
Setelah lebih dari 15 menit mereka berlari akhirnya, mereka sampai di tempat tujuan, dan melihat Chen Fan terbaring pingsan.
Yanzhi yang melihat Chen Fan terbaring melihat bekas pukulan yang begitu mematikan di tubuh Chen Fan, dan dia bertanya-tanya, apa yang terjadi Chen Fan masih hidup, dan juga ada bekas pukulan di tubuh Chen Fan.
Melihat Chen Fan masih hidup, Yanzhi tiba-tiba merasa bahagia, akan tetapi bagaimana dia mendapatkan pukulan yang begitu mematikan ini.
"Melihat Chen Fan yang terluka parah, dan hampir saja mati, aura Yanzhi tiba-tiba saja meningkat dan memancarkan niat membunuh yang begitu kuat."
Siapa yang berani melakukan ini, aku bersumpah akan membunuhnya.
Yanzhi tidak tahu bahwa yang melakukan ini adalah Wun Tianzi yang ia segel 1000 tahun yang lalu.
Tiba-tiba saja, nyauu, Nyau, Xiau Bai menyadarkan Yanzhi dari niat membunuhnya, dan menyuruhnya untuk membawa Chen Fan kembali.
Setelah itu Yanzhi tiba-tiba sadar dan dengan cepat membawa Chen Fan kembali ke rumah mereka.
**
Keesokan pagi harinya di halaman puncak Sekte Holy Spirit, seorang tetua dan juga orang berbaju hitam yang misterius berbicara.
Siapkan rencana kita dalam 6 hari kedepan, mengerti!
Baik aku mengerti.
Setelah itu pria misterius itu pergi dan meninggalkan Tetua itu dengan kesunyian.
__ADS_1
Akhirnya...,akhirnya, hari itu semakin mendekat, dan Kejayaan ku, Liu Si semakin tercapai.
Raja iblis akan keluar dan kami semua akan menyambutnya, aku Liu Si; pengikut setia Raja Iblis dari kubu manusia akan mendapatkan kekayaan, kekuasaan, dan kekuatan yang tiada Tara nya, hahahahaha.
Bersiaplah manusia, kalian semua akan tunduk dengan Raja Iblis, dan aku akan mendapatkan penghargaan karena prestasi ku untuk membangkitkan Raja iblis, dan juga sudah dijanjikan menjadi komandan pasukan khusus iblis divisi Keempat, hahahahaha.
Kehidupan ini sungguh menyenangkan sekali.
Tapp,tapp,tapp, suara sepatu terdengar, dan Liu Si kembali ke keadaan semula.
Tetua Liu Si acara kompetisi akan segera di mulai, mohon Tetua untuk bersiap-siap menghadiri nya!
Baik aku mengerti kamu bisa kembali lagi.
Cihh, kompetisi yang tidak berguna, mereka terlalu asik merayakan sampai tidak merasakan segel untuk menyegel Raja Iblis hampir hancur.
Ya terserah saja, mereka juga yang akan mati sebentar lagi, dan bukan diriku.
Setelah itu, Liu Si pun menuju ke tempat kompetisi itu dilaksanakan, dan melihat sekeliling penuh dengan penonton.
Sungguh manusia yang sangat bodoh sekali.
...
Ketika Chen Fan hendak ingin bangun luka dari pertarungannya dengan Wun Tianzi masih terasa sangat sakit sekali.
Urghh, sial ini sungguh sangat sakit sekali, "Wun Tianzi." jika segel itu hancur maka Yanzhi mungkin akan ada dalam bahaya.
Tiba-tiba saja langkah kaki terdengar dari luar pintu menuju kamar Chen Fan, pintu itu terbuka dan memperlihatkan seseorang yang sangat dikenali oleh Chen Fan, tidak lain adalah Yanzhi.
Yanzhi yang sedang memasak di dapur tiba-tiba saja merasakan energi dari Chen Fan yang sudah terbangun.
Setelah itu Yanzhi langsung menyelesaikan masakannya, dan langsung menuju tempat kamar Chen Fan berada sekarang, dan membuka pintunya.
Setelah melihat Chen Fan sadar Yanzhi tanpa basa-basi langsung berlari menuju Chen Fan dan memeluknya dengan erat.
"Hiks,hiks,hiks,hiks,hiks, bodoh jangan lakukan itu seperti itu lagi.
Baik ibu negara aku mengerti.
"Melihat Yanzhi yang menangis dengan keras Chen Fan tidak tega, dan tiba-tiba saja Chen Fan mengelus rambut Yanzhi."
Tidak apa-apa jangan menangis aku tidak terluka parah, dan juga tidak ada yang bisa menyakiti ku di dunia ini jadi jangan khawatir.
__ADS_1
Apa yang terjadi kepada mu bagaimana kamu bisa mendapatkan luka yang begitu besar di tubuh mu?
Melihat Yanzhi yang bertanya tiba-tiba saja Chen Fan teringat dengan perkataan Wun Tianzi.
Akan kucari dia, Yanzhi ketua sekte Holy Spirit, dan akan kubunuh dia untuk menjadikan simbol kebangkitan ku.
Aku tidak boleh memberi tahu jika iblis yang telah di segel selama ribuan tahun lah yang melukai ku.
Aku juga tidak mengingatnya bagaimana caranya aku mendapatkan luka di tubuhku ini, seperti memang sudah ada dari lama.
Jangan berbohong dengan ekspresi serius di muka Yanzhi.
"Aku tidak berbohong, ketika aku memindahkan Sutra Es Tulang Penghancur Iblis ke tubuhku aku pingsan dan tidak mengingat apa yang terjadi setelah itu."
Apakah Kamu benar-benar tidak berbohong kepada ku?
Aku tidak akan berbohong kepada mu, Urghhhhhh.
Ketika Chen Fan masih berbicara rasa sakitnya muncul lagi secara tiba-tiba.
Urghhhhhh,Urghhhhhh.
Melihat Chen Fan yang sedang kesakitan Yanzhi pun langsung mengoleskan obat untuk menghilangkan rasa sakit yang muncul di tubuhnya.
Setelah beberapa saat rasa sakit yang Chen Fan rasakan tiba-tiba menghilang, dan setelah itu juga Chen Fan kembali pingsan.
Huanran dengan adik-adik junior nya sedang melihat pertarungan antar sekte, tapi dia tiba-tiba berbicara, Adik junior Chen Fan apa yang sedang dilakukannya sekarang, sudah lebih dari 1 Minggu dan dia belum kembali, ucap Huanran.
Kakak senior Ran apa yang sedang kamu pikirkan? ucap Fengying.
Ah, tidak aku hanya memikirkan sesuatu tentang pertarungan ini, mereka berdua tidak imbang sama sekali, Salah satunya sudah berada di ranah Foundation Establishment Tingkat ke 7 dan satunya Ranah Foundation Establishment Tingkat ke 8.
Kakak senior memikirkan pikiran yang tidak perlu sama sekali, salahkan saja mereka karena tidak bergiat berkultivasi sama sekali.
Fuhhh, adik junior jangan berkata seperti itu, kita semua sama dengan mereka juga, ucap Huanran.
...
Pertarungan berikutnya, Liangyi dari Sekte Heavenly Black Sword VS Jun Lun dari Sekte Kunlun.
"Seluruh murid puncak Sunrise memberikan semangat kepada Liangyi, adik/kakak junior semangat jangan sampai kalah."
Melihat dukungan dari kakak dan adik juniornya, Liangyi menjadi semakin semangat dan percaya diri.
__ADS_1
Liangyi tersenyum dan berkata, tenang saja adik junior, kakak senior, aku tidak akan kalah.