Aku Yang Terkuat Di Semesta

Aku Yang Terkuat Di Semesta
4. Chapter 04 - Kegiatan Berburu


__ADS_3

*****


Tiga Belas Tahun kemudian.


Chen fan sekarang sudah berumur 13 tahun dan sekarang Chen Fan sedang bermain di tepi sungai tetapi tiba-tiba Chen Fan di kejutkan oleh kedatangan saudari seniornya.


Chen fan apa yang sedang kau lakukan disini di tepi sungai?


Kakak senior Fengying di sini begitu sejuk dan dingin hembusan angin yang begitu kencang dan mendinginkan suasana itu menyenangkan.


Ah apa yang kau bicarakan sih adik junior, pusing dengan yang dikatakan Chen Fan Fengying pun langsung membawanya terbang, lebih baik kau ikut saudari senior ini berburu monster.


Dengan suara kikuk dan merindingnya dia menjawab Fengying.


Apa berburu Monster; tapi kakak senior Fengying aku tidak bisa berkultivasi bagaimana aku bisa berburu monster.


"Hmmmm tenang saja Kakak senior mu ini akan melindungi mu."


Dengan wajah datar Chen Fan berkata di hatinya Huh bukannya kau juga sering kabur dari serangan monster jadi bagaimana kau bisa melindungi ku.


Wajah Chen Fan yang sudah pasrah memikirkan sesuatu.


"Ya semoga aku bisa dilahirkan kembali menjadi seorang karakter utama dan mempunyai kekuatan yang kuat."


Selamat tinggal kehidupan ku yang sekarang.


Dengan meneteskan air mata Chen Fan pun pasrah untuk kehidupannya sekarang.


Tidak, tidak, tidak, aku belum mau mati ucap Chen Fan dan bergegas untuk turun dari pedang Fengying.


Kakak senior Fengying turunkan aku, aku tidak mau mati!


Hahhh apa sih yang kau bicarakan adik junior tenang saja Kakak senior ini akan melindungi mu karena kakak senior baru saja menerobos Ranah Golden Core Tingkat pertama.


Apakah hidupku sekarang aman karena kakak senior sudah mencapai tingkat ranah Golden Core Tahap pertama.


Ehemm ehem ehem dengan suara canggung nya Chen Fan berpura-pura tenang lagi.


"Baiklah jika kakak senior memaksa ku untuk mengikuti mu berburu."


Suara Fengying terdengar mendesah karena adik junior laki-lakinya ini mudah sekali berubah pikiran dan juga berpura-pura tenang.


**


Di hutan dekat dengan sekte Heavenly Black Sword, suara pedang terbang yang terdengar di atas langit turun menuju hutan yang penuh dengan hewan buas.


Adik laki-laki junior Chen Fan kita telah sampai mari kita turun dan segera memasuki hutan itu.


Setelah turun Chen Fan melihat kearah kanan atau kirinya siapa tahu mungkin akan ada hewan buas yang akan menyerangnya secara diam-diam.


Kakak senior Fengying apa yang akan kita buru hari ini?


Fengying berpikir sejenak dan akhirnya memutuskan untuk berburu Elang petir ungu.


Adik laki-laki junior mari kita berburu monster Elang petir ungu, what, Nani, apa, kakak senior apa kita akan memburu Elang petir ungu.


Betul sekali memang ada masalah apa adik junior Chen Fan?

__ADS_1


Tidak ada, Tidak ada, hemm baikan kalo begitu mari kita lanjutkan pemburuan nya.


**


Di langit yang cerah dan biru Suara Elang petir ungu terdengar, suara mengcekram itu memenuhi seluruh hutan dan membuat pendengar seseorang menjadi hancur dan organ dalam seseorang mungkin akan hancur juga.


Seseorang yang belum berada di ranah Golden Core Tingkat mungkin bisa bertahan dari suara yang mencekik itu.


Tapi bagaimana dengan Chen Fan yang tidak bisa berkultivasi, bagaimana cara nya bisa tidak terluka mendengar suara elang petir ungu.


Fiuh untung saja aku mempunyai jimat pelindung yang kudapatkan dari guruku jika tidak mungkin aku sudah terluka parah oleh suara elang petir ungu itu.


Fengying pun bertanya kepada adik junior nya, adik junior apa kau tidak apa-apa, apa ada yang terluka?


Fengying pun dengan gelisah memutar-mutar adik junior nya takut ada yang terluka di salah satu tubuhnya.


Woa, woa woo, kakak senior Fengying aku tidak apa-apa, dan juga aku mempunyai jimat pelindung dari guru, jadi aku tidak akan bisa di lukai oleh burung elang petir ungu itu.


"Hemmm baiklah."


Kau dasar burung panggang sialan, beraninya kau berteriak di depan adik junior ku, jika tadi terjadi apa-apa kepada adik junior saya, Saya akan membunuhmu dengan seribu sayatan pedang saya ini.


"Adik junior kau tunggu lah sebentar disini dan lihat saja kakak senior mu ini membunuh elang petir ungu ini."


"Baiklah kakak senior aku akan menunggu di sini."


Setelah itu Fengying pun bergegas maju untuk mengalahkan Elang petir ungu itu.


Fengying pun mengeluarkan pedang yang ada di sampingnya dan melancarkan serangan-serangan ke arah elang petir ungu itu.


Hyatt, Hyatt, tetapi elang petir ungu itu tidak hanya berdiam diri saja dan menerima serangan-serangan dari Fengying.


Merasa bahaya dengan serangan elang petir ungu itu Fengying pun menghindari serangannya.


Serangan elang petir ungu itu melesat melewati Fengying dan menghantam bukit yang berada di belakangnya.


Melihat kebelakang Fengying tidak percaya kekuatan yang di hasilkan oleh suara elang petir ungu itu dapat menghancurkan bukit yang berada di belakangnya.


Jika Saja aku memilih tidak menghindari serangan itu mungkin aku sudah terluka parah oleh elang petir ungu.


Chen Fan yang melihat pertarungan itu dari bawah memiliki pandangan yang menakjubkan, Chen Fan berpikir di dalam hatinya, Woah menakjubkan apa seperti itu pertarungan seorang cultivator.


Melihat kekuatan yang di hasilkan oleh Elang petir ungu itu kemungkinan besar Ranah kultivasinya berada di tingkat Golden Core Tahap ketiga.


"Kesenjangan kultivasi yang begitu besar."


Aku harus segera mengakhiri pertarungan ini sesegera mungkin, jika tidak mungkin akan memancing lebih banyak monster yang lebih kuat datang menuju kesini.


Fengying pun menjadi lebih serius dan waspada.


Fengying pun maju dan ingin melancarkan serangannya lagi.


"Fiery Rose Thorns."


Ratusan Duri mawar berapi melesat menuju kearah tempat Elang petir ungu itu berada kecepatan Duri mawar berapi itu sangat cepat sampai tidak terlihat oleh Mata Elang petir ungu itu.


Duar,Duar,Duaar,Duaar, Suara dari serangan Duri mawar berapi milik Fengying itu meledak ketika menyentuh tubuh Elang petir ungu itu.

__ADS_1


Setelah terkena serangan mematikan dari Fengying, elang petir ungu itu menjadi terluka parah karena tidak dapat menghindari serangan itu.


Dan akhirnya elang petir ungu itu memutuskan mengeluarkan jurus pamungkas nya untuk membunuh Fengying.


Elang petir ungu itu mengumpulkan semacam petir ungu yang berada di mulutnya dan terus memancarkan aura mematikan.


Fengying berpikir di dalam hatinya, Sungguh mengerikan petir yang sudah terkumpul menjadi energi bulat dan padat terus menghantam hutan dan menghancurkan pepohonan yang ada di dalamnya.


Energi dari Elang petir ungu itu meskipun belum dikeluarkan dapat menghancurkan hutan dengan auranya saja.


"Fengying pun juga tanpa ragu-ragu menyiapkan serangannya untuk membunuh Elang petir ungu itu."


"Crimson moon."


Pedang yang di pegang oleh Fengying memancarkan sinar cerah yang berbentuk seperti Bulan Merah Tua, aura dari pedang nya begitu padat dan mengerikan.


"Fengying dan juga Elang petir ungu siap untuk melancarkan serangan terkuat mereka."


Matilah, Kwakk.


Mereka berdua sama-sama melancarkan serangan Terkuat mereka, dan saling berbenturan.


Terjadilah benturan yang begitu dahsyat dan mematikan yang menghancurkan setengah dari hutan.


Tetapi serangan dari elang petir ungu hancur dan menembus tubuh dari elang petir ungu.


"Duarrrrr."


Serangan Crimson moon membunuh monster Elang petir ungu dan menjadi Elang petir panggang.


Fiuh akhirnya selesai, setelah selesai membunuh elang petir ungu Fengying pun memasukkan elang petir ungu itu ke dalam cincin penyimpanan yang di berikan oleh masternya Dan setelah itu Fengying pun terbang mendekati adik junior nya Chen Fan.


Adik junior mari kita kembali ke sekte Heavenly Black Sword!


Ahh, Chen Fan pun kaget ketika kakak seniornya mendatanginya, Chen Fan masih membayangkan soal pertarungan kakak seniornya tadi jadi dia sempat tidak terlalu mendengarkan apa yang di katakan senior nya tadi.


"Baiklah kakak senior Fengying mari kita kembali ke sekte Heavenly Black Sword."


Fengying pun akhirnya terbang lagi bersama adik juniornya menuju tempat sekte mereka.


**


Earth cultivation stage


1 Qi refining


2 foundation establishment


3 golden core


4 nascent soul


5 soul formation


6 body integration


7 great ascension

__ADS_1


8 crossing tribulation


__ADS_2