
(Note: Karena kerenan jurus make bahasa Inggris, jadi saya ubah lagi make bahasa Inggris aja)
"Bommm"
"Suara ledakan terdengar dari hantaman kedua pedang Fengying dan Naura, itu begitu kuat sampai membuat arena hancur di mana-mana."
Fengying dan Naura yang terpental sejauh 15 meter saling memandang dengan mata marahnya.
Para penonton yang melihat pertandingan ini merasa takjub sebab mereka berdua sama-sama imbang dan tidak ada yang ingin mengalah.
Tiba-tiba saja pedang yang sedang berada di tangan Fengying pun mengeluarkan cahaya yang begitu terang.
Teknik ke 4 Pedang cahaya,"Octane month."
Pedang yang sedang di genggam oleh Fengying pun melesat dan menuju ke arah Naura.
Setelah melihat serangan dari Fengying, Naura pun membuat ekspresi wajah yang sangat terkejut, sebab kecepatan terbang pedang itu sangat cepat, dan tidak ada waktu untuk menghindarinya.
Sebab tidak dapat menghindarinya Naura pun langsung menahan serangan itu dengan kekuatan penuhnya, tetapi itu percuma sebab kekuatan itu terlalu kuat untuk di tahan dengan pedang.
"Bommm."
Suara ledakan terdengar di telinga semua orang.
Arghhh,Arghh, apa-apaan ini telinga ku sakit sekali aku tidak dapat menahannya.
Melihat seluruh murid mereka kesakitan para Tetua mulai menghilangkan rasa sakit di seluruh telinga muridnya.
Hoss,hoss,hoss, sungguh melelahkan sekali, ucap Fengying dengan nada seorang yang tidak seperti kelelahan.
Uhukk,Uhukk,Uhukk, melihat Naura yang masih belum kalah membuat Fengying tersenyum, dan bergumam di hatinya, itu bagus jangan sampai kalah terlebih dahulu aku belum puas untuk memukuli mu.
Itu sungguh sangat sakit sekali, serangan itu membuat 4 tulang rusukku patah, jika tadi aku tidak mengunakan teknik Wind Spirit mungkin aku akan sangat terluka parah.
Naura yang awalnya meremehkan Fengying akhirnya mengakuinya sebagai lawan terkuatnya.
"Tiba-tiba Naura berbicara dengan suara yang kuat kepada Fengying, Karena kamu berhasil membuat diriku ini sedikit terluka, aku tidak akan meremehkan mu sekarang, sebagai gantinya aku akan membuat dirimu itu sadar jarak antara kekuatan kita."
Tiba-tiba saja energi spiritual yang begitu kuat berkumpul di depan Naura, dan membentuk sebuah bola bola angin yang sangat kecil dan seukuran dengan kelereng.
Fengying mengerutkan keningnya dan bertanya di dalam hatinya, apa yang sedang di lakukan wanita ****** ini, tiba-tiba saja dia membuat Ribuan bola angin yang sangat kecil di belakangnya.
Setelah Naura membuat ribuan bola angin yang begitu kecil tiba-tiba saja bola itu langsung melesat dan menghantam Fengying.
Fengying yang merasakan bahaya yang berasal dari bola angin itu pun menghindarinya.
__ADS_1
Fengying pun berhasil menghindari 100 bola angin itu dengan sangat Cepat, tetapi yang Fengying tidak tahu adalah bola angin itu dapat menghancurkan arena dengan sangat mudah.
Ketika Fengying menoleh ke arah belakang dia melihat arena yang hancur tanpa sisa.
Apa sebenarnya itu, bola angin itu bisa berubah menjadi seperti bilah pemotong yang dapat memotong apapun.
Aku tidak pernah berpikir bahwa bola angin itu sungguh mengerikan, jika saja tadi Aku tidak menghindarinya mungkin tubuhku sudah terbelah-belah menjadi 100 potongan.
Tiba-tiba saja sebuah suara tawa terdengar dari arah arena, hahahahaha, apakah kamu menikmati hidangan pembukaan ku, ucap Naura.
Jangan khawatir lain kali serangan ku tidak akan meleset, dan akan menghantam tubuhmu yang cantik itu.
Melihat Naura yang tertawa terbahak-bahak membuat Fengying mengerutkan keningnya.
"Wanita ini sungguh masih mempunyai kekuatan yang begitu besar, apakah memang ada jarak perbedaan di antara 1 tingkatan saja."
Pukk, tiba-tiba saja Fengying memukul wajah nya dengan sangat kuat dan bergumam di dalam hatinya, apa masalahnya jika cuman beda 1 tingkat saja, mereka juga bisa kalah,
Setelah itu Fengying pun kembali tenang, dan mulai menyerangnya dengan serangan jarak jauhnya.
Pedang Fengying menyala dengan sangat kuat dan memancarkan aura panah di sekitar pedangnya.
Fengying pun mengayunkan pedangnya secara horizontal untuk membuat serangan tipuan.
Melihat serangan tipuannya berhasil Fengying pun mengunakan teknik yang sama seperti sebelumnya, "Octane month."
Serangan Fengying sangat cepat sampai tidak bisa terlihat oleh mata telanjang Naura, tetapi karena insting Naura telah meningkat akhirnya Naura dapat menghadang Octane month.
Naura pun membuat sebuah Tangan angin dengan begitu besar, dan dengan mengunakan bola-bola angin kecil itu.
Tangan angin itu pun mengepalkan tinjunya dan menghancurkan serangan Fengying menjadi berkeping-keping,tetapi tangan angin itu juga akhirnya hancur.
Fengying dan Naura pun terpental sebab ledakan dari kedua serangan mereka begitu besar, sampai membuat mereka menghantam ujung arena.
Tiba-tiba saja Fengying dan Naura berpikir bahwa mereka tidak akan bisa menang jika tidak mengunakan teknik terkuat mereka.
Aku tidak akan bisa menang jika tidak menggunakan semua kekuatan yang aku punyaku saat ini, ucap Fengying dan Naura.
Naura >Teknik ke 9 "Rebellious Spirit Whale,"
roh paus terbentuk dan sedang menatap kearah Fengying, dan ingin menghancurkan keberadaan Fengying.
Fengying >Teknik ke 8 "Crimson moon," Pedang yang di penuhi oleh bentuk bulan merah terbentuk, dan sangat cantik, tetapi di dalam keindahannya terdapat keinginan untuk menghancurkan semua lawannya.
Ketika seluruh penonton melihat kekuatan mereka, semua sangat takjub, dan tidak ingin memalingkan sedikitpun wajah mereka dari pertarungan ini, meskipun mereka tahu dampak apa yang akan mereka dapatkan ketika tidak pergi sesegera mungkin.
__ADS_1
Setelah kedua teknik mereka terbentuk mereka berdua mulai menyerang dengan kekuatan penuh.
Roh Paus itu memutari arena, dan akhirnya turun untuk menghancurkan Fengying.
Fengying yang sudah menunggu kesempatan ini akhirnya menyerangnya dengan segenap kekuatannya, "Crimson moonnnnnnnn."
Kedua serangan itu saling berbenturan dan menghasilkan gelombang energi yang begitu kuat, dan tiba-tiba saja perlindungan arena mulai retak sebab kekuatan Fengying dan Naura terlalu kuat.
Melihat arena perlindungan mulai retak Tetua Sekte Holy Spirit mulai memperbaikinya dengan energi spiritual mereka.
Setelah itu tiba-tiba saja Roh paus mulai terbelah menjadi dua.
Naura pun tercengang, apa....ini tidak mungkin aku tidak mungkin kalah dengan dirinya.
"Tidak ada kemenangan yang ditentukan oleh ranah, kemenangan itu didapatkan dengan kekuatan dan usaha mu sendiri."
"Bommm."
Ledakan besar pun terjadi tetapi kali ini tidak ada yang terlihat lagi.
Para penonton yang masih bingung berkata, siapa yang menjadi pemenangnya?
Ketika mereka semua masih bingung tiba-tiba saja ada pergerakan diantara asap itu.
Lihat ada seseorang yang masih berdiri di arena itu.
Setelah mendengar perkataan penonton itu seluruh penonton memfokuskan mata mereka untuk melihat siapa yang menang di antara mereka berdua.
Itu..itu..itu, adalah murid dari sekte Heavenly Black Sword yang masih berdiri, dan salah satunya pingsan tidak sadarkan diri.
Seluruh penonton yang mendengar itu pun terkejut, dan tidak percaya dengan apa yang mereka dengar, apalagi Sekte Heavenly Hand yang mendengar perkataan itu, bahwa murid dari sekte Heavenly Black Sword lah yang masih berdiri.
Master Naura Xiao Mei yang mendengar itu tidak percaya apa yang di dengarnya.
Apa, tidak mungkin bagaimana Naura bisa di kalahkan oleh wanita itu, wanita dari Sekte Heavenly Black Sword itu pasti mengunakan cara yang curang, aku sebagai master Naura akan membuat pengadilan untuk murid ku yang sudah dicurangi.
Ketika master Naura ingin menghabisi Fengying tiba-tiba saja suara juri terdengar dan menekan master Naura.
"Apa yang ingin kamu lakukan Master Sekte Heavenly Hand? murid dari sekte Heavenly Black Sword, sama sekali tidak mengunakan cara curang sama sekali, jika dia mengunakan cara curang dia akan langsung di keluarkan dari arena secara paksa oleh kekuatan spiritual ku ini."
Mendengar perkataan dari juri itu, Master Naura tidak percaya, bahwa muridnya kalah dengan Fengying.
....
"Setelah itu kemenangan sekte Heavenly Black Sword di umumkan, pemenang di ronde kali ini adalah Sekte Heavenly Black Sword."
__ADS_1