
Hai perkenalkan nama saya amira putri umur 17thn , hari ini adalah hari bahagia buat seluruh sekolah kelas 12 karena hari ini adalah hari kelulusan , saya anak kedua dari 4 bersaudara
Mungkin bagi para anak sekolah lain di hari kelulusan mereka akan mencoret-coret baju seragam mereka, beda dengan saya yang tidak suka dengan hal yang membuang-buang waktu
Setelah menerima kabar bahwa seluruh anak SMA putra putri bangsa lulus amira langsung pulang , dia begitu senang mendengar kelulusannya
Sesampainnya di rumah amira langsung memeluk mamanya dengan wajah yang sangat senang
"Ada apa amira ?" Tanya mamanya yang melihat bingung melihat kelakuan anaknya
"Mama aku lulus dengan nilain yang memuaskan" teriak amira sehingga membuat mamany menutup telinganya
"Alhamdulilah nak , tapi bisakah kamu jangan berteriak ? Kuping mama ini masih berfungsi" kata mamanya yang ikut senang
"Maaf ma " sambil melepaskan pelukannya
" baiklah , sekarang bagaimana kedepannya sayang ? Kamu mau lanjut kuliah atau gimana ?" Tanya mamanya yang hanya bisa mengikuti kemauan anaknya
Di sela-sela mereka mengombrol sri anak pertama dari keluarga putra masuk , sri habis pulang dari kuliahnya
"Ada apa ini ? Kenapa mama sama amira seperti sedang senang ?" Tanya sri bingung melihat situasi di dalam rumah
"Ini sayang adik kamu lulus sekolah dengan nilai yang memuaskan " jawab mamanya
"Oh.. biasa saja ma , palingan nilainya doang yang di atas rata-rata dari temannya yang lain " sindir sri lalu masuk menuju kamarnya
"Enggak usah di dengar perkataan kakakmu ya sayang " kata mama fitri ingin menenangkan hati anaknya
"Iya ma , aku masuk kamar dulu yah ma" pamita amira sambil menuju ke kamarnya
Amira sekarang sedang melamun di dalam kamarnya , sejak dulu dia memang tidak terlalu di sukai oleh papa dan kakaknya
__ADS_1
Flashback
"Bagaimana dok keadaan istri dan anak saya ? " tanya putra papanya amira
"Keadaan istri dan anak bapak baik-baik saja
" jawab dokter
"Boleh saya melihat anak dam istri saya dok ?" Tanya putra
Dokter membalas dengan anggukan kepala , tanpa basa basi putra langsung masuk dan melihat istri dan anak keduanya
Putra melihat anaknya begitu senangnya dia melihat anaknya , putra menduga anaknya adalah lelaki karena di lihat dari suara sang bayi
Putra yakin bahwa anak yang sedang berbaring adalah anak lelaki karena suara tangisannya suara laki-laki , fitri yang melihat itu tersenyum melihat itu
Tapi tiba-tiba saja suster masuk dan perkataannya membuat putra terkejut
"Selamat yah bapak , anaknya sangatlah cantik dan badannya bersih " kata suster sambil membereskan sisa-sisa persalinan tadi
"Iya pak , anak bapak perempuan. Kalau begitu saya permisi dulu" jawab suster sambil meninggalkan ruangan itu
Melihat ekpresi wajah suami fitri sudah tau apa yang akan terjadi , memang sudah lama suamimya itu sangat menginginkan anak lelaki , putrapun terdiam dan meninggalkan ruangan itu
Setelah kejadian itu putra tidak terlalu perduli dengan anak kedua bahkan dia selalu memukul anaknya itu
Flashback off
Amira meneteskan air matanya
"Kenapa ya allah aku harus di lahirkan seorang perempuan " keluh kesahnya dia benar-benar sudah tak sanggup lagi hidup keluarga ini
__ADS_1
Amira terus menangis meratapi nasibnya yang selalu tak di anggap oleh papanya dan saudaranya
Beberapa jam kemudian amira bersiap-siap untuk mandi dan akan makan malam
Setelah mandi dan berganti pakaian amira keluar ke kamarnya dan menuju ke ruang makan , semua orang menyantap makanan mereka masing-masing
Tiba-tiba ponsel amira berbunyi bertanda pesan masuk
π©from nita
Ra malam ini kita ngumpul yuk di rumah gue , kan rumah lu sama gue dekat jadi lu jalan kaki aja
Setelah membaca itu amira meletakan kembali ponselnya
"Mama , amira boleh enggak pergi ke rumah nita ?" Tanya amira dengan agak gugup karena masih ada papanya karena sebenarnya amira sangat takut bertanya jika sedang ada papanya
MAAF LAMA UPLOADπππ
MAAF JIKA ADA SALAH KATAπππ
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA NOVEL SAYA πππ
JANGAN LUPA JUGA MEMBACA NOVEL SAYA YANG LAINππ
*CINTA YANG SALAH
*PERNIKAHAN TERSEMBUNYI
JANGAN LUPA
LIKE
__ADS_1
COMENT
VOTE ππ