Amira Love Story

Amira Love Story
eps 9


__ADS_3

Setelah pengakuan cinta steven, teman-teman mereka berdua selalu mengledek mereka berdua berbeda dengan nita yang hanya biasa saja mendengar pengakuan steven.


Jam sudah menunjukan 17:00 merekapun siap-siap pulang hanya butuh 1 jam setengah perjalanan untuk sampai ke rumah amira , setelah sampai steven berpamitan kepada amira


Amirapun masuk kamar sambil tersenyum senang karena akhirnya pria yang sangat dia cintai akhirnya bersamanya , tak berapa lama bunyi ponsel amira berdering dan ternyata yang menelfonnya adalah steven


Kring...Kring...!!📱


📱Steven : assalamualaikum ...!! kamu lagi apa ?


📱Amira : walaikumsalam ..!! aku hanya lagi main ponsel saja


📱Steven : kamu udah makan ?


📱Amira : belum , kamu sendiri udah makan ?


📱Steven : udah


📱Amira : kamu lagi di mana ? halo...haloo


Tiba-tiba telfon terputus tetapi sempat terdengar suara cewek yang familiar , Amira bingung dan khawatir jika terjadi sesuatu kepada steven tapi tak berapa lama steven mengirm pesan


📩Steven


Aku baik-baik saja


Amirapun langsung menelfon steven akan tetapi nomornya sudah tidak aktif lagi .


Di lain steven sedang berbicara serius dengan seorang wanita


"Sampai kapan aku harus berpura-pura ?" tanya steven sambil agak emosi , memegang bahu sang wanita tersebut


" Aku mohon bertahan sedikit lagi stev , aku enggak mau amira tau semuanya" jawab wanita misterius itu sambil bermuka sedih dan juga memeluk steven

__ADS_1


"Tapi aku tidak mencintai amira , yang aku cintai kamu bukan dia " tegas steen kepada wanitatersebut


"Aku juga mencintaimu stev , tapi aku memberi amira kesempatan supaya bisa merasakan bersama dirimu , ini juga demi kita berdua kedepannya"kata wanita tersebut memberi penjelasan sambil melepaskan pelukan mereka berdua.


Stevenpun menuruti keinginan wanita yang dia cintai itu tetapi sejujurnya di dalam hati steven dia merasa bersalah kepada amira karena mempermainkan hati amira.


Di rumah amira sselalu saja menghubungi steven pacar barunya itu tetapi tetap sama ponselnya tidak aktif , amirapun menyerah diapun bersiap-siap mandi karena sebentar lagi magrib , hanya butuh 30 menit dia sudah selesai berpakain.


Tidak terasa waktu berjalan cepat sekarang sudah pukul 23:00 malam amirapun berhenti dengan aktivitasnya yaitu membuat novel, amirapun bersiap-siap tidur.


ZzzZZZzz


"Tidak...!!!kenapa kalian tega" ngigau amira sambil mengeluarkan air mata


Amirapun bangun dari tidurnya , dia bingung dengan mimpi buruknya itu karena dia bermimpi steven sedang berjalan dengan wanita lain tetapi muka wanita tersebut seperti dikenalnya , diapun mengingat ingat wajah tetapi tetap saja blur, diapun melanjutkan tidurnya wallau masih dengan fikiran yang kacau.


Ke esokan harinya


Hari ini adalah ari senin di mana amira harus masuk kerja dengan sift pagi , diapun bangun dan bersiap-siap mandi dan masuk kerja.


"Kamu kenapa mir ?" tanya aldo sambil duduk menghampiri amira dan melihat muka amira


"Gue baik-bik saja " jawab amira seperti biasa dengan muka tanpa senyum


" Cerita aja mir , aku siap mendengarkan" kata aldo penasaran dengan yang terjadi dengan wanita yang di sukai itu


''Tidak perlu , sebaiknya lu kembali ke tempat lu saja "kata amira mengusir aldo dengan cara halus


Aldopun kembali ke tempatnya tetapi dari kejauhan fina melihat tidak suka dengan amira, diapun menghampirinya


"Jangan sok sedih deh lu" sindir fina


"..." amira hanya diam tidak mengubris perkataan fina

__ADS_1


"Sok budek lu , sok sedih untuk menarik perhatian aldo emang lu belum puas dengan cowok baru lu itu" sindir fina lagi


"Lu bisa diam enggak ?" tanya amira geram dengan ocehan fina


"Lu itu hanya anak kemarin sore hanya mengandalkan orang lain saja supaya bisa kerja di sini" kata fina agak dengan suara keras' supaya bisa di dengar semua orang


"Jangan memancing emosi gue" kata amira aga emosi walaupun sebenarnya ingin sekali memukul wajah cewek yang berada di mukanya ini


"Dasar pelakor , beraninya mengambil cowok orang " sindir fina lagi ingin menarik perhatian orang lain


"Maksud lu apa ? tolong di saring kembali jika ingin berkata" kata amira yang hanya menjawab santai dan cuek


"Lu ngerebut aldo dari gue sehingga dia menjauhi gue " kata fina tetapi ekspresi wajah beubah sedih


"Ha..ha..ha, gue enggak salah dengar ? sejak kapan si aldo mengakui lu jadi pacarnya , emang lu aja yang halu" kata amira sambil tertawa mengejek


Mendengar itu fina langsung pergi meninggalkan amira karena semua orang menatapnya dengan tatapan mengejek.


MAAF LAMA UPLOAD🙏🙏😘


MAAF JIKA ADA SALAH KATA🙏🙏😘


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA NOVEL SAYA 🙏🙏😘


JANGAN LUPA JUGA MEMBACA NOVEL SAYA YANG LAIN🙏😘


*CINTA YANG SALAH


*PERNIKAHAN TERSEMBUNYI


JANGAN LUPA


LIKE

__ADS_1


COMENT


VOTE 😘😘


__ADS_2