
Tak terasa waktu berjalan begitu cepat sudah sebulan amira kerja di mini market , selain itu dia juga semakin dekat dengan steven , amira senang karena sudah dekat dengan steven dia berharap akan dekat lebih dari sahabat , hari ini amira mendapatkan sift malam sama dengan fina dan aldo
Jam sudah menunjukan jam 7 malam dan mini market masih sepi , karena itu amira yang lain istirahat sejenak , seperti biasa aldo selalu mendekati amira
"Amira boleh enggak aku duduk di sini ?" tanya aldo langsung duduk di samping amira
"Boleh....!!" jawab amira sambil melirik ke arah fina
Dari kejauhan fina berjalan menuju tempat amira dengan muka kesalnya
"Gue boleh ngomong berdua sama lu ? " tanya fina sambil menatap amira dengan penuh amara
"Hmm..!!" jawab amira tanda setuju sejujurnya dia malas berkelahi dengan fina
Amirapun mengikuti langkah fina dari belakang , sedangkan aldo yang tidak tau bahwa fina menyukainya hanya diam dan bingung , dia kembali ke tempat dduknya
Fina dan amira pun sudah sampai di depan gudang , finapun mulai berbicara dengan nada mengancam
" Jauhi aldo ..!! jika lu masih pengen kerja di sini" ancam fina sedikit mendorong bahu amira
"Oh..!!" jawab cuek amira ta takut dengan ancaman fina
"Lu dengar enggak yang gue omongin ? ha..!! " kesal fina melihat seperti amita tak takut dengan ancamannya
"Gue dengar dan gue enggak peduli" jawab amira dengan santai sambil berbalik belakang ingin meninggalkan fina
"Lu mau kemana ? gue belum selesai " kata fina agak berteriak sambil menahan tangan amira
"Lepasin, ..!!" kata amira dingin sambil memperlihatkan mukanya yang sedang marah
Mendengar itu fina langsung melepaskan genggaman tangannya , fina agak takut dengan muka marah amira
"Jangan lu kira gue takut sama muka marah lu " kata fina agak gugup
"Jauhi gue jika lu masih sayang sama muka lu itu" ancam amira tak main-main
fina sangat ketakutan mendengar tu , diapun pergi menjauhi pergi dari amira meninggalkan gudang , sedangkan amira mengelus-mengelus dadanya dan selalu mengucapkan kata "sabar..sabar..sabar"
__ADS_1
Amirapun meninggalkan gudang dan kembali bekerja , sedangkan aldo yang melihat muka takut fina merasa bingung dan bertanya-tanya apa yang terjadi
Tak terasa jam sudah menunjukan jam 10 malam , semua karyawan bersiap untuk menutup mini market
Semua orang sudah meninggalkan mini market sedangkan amira lagi menunggu jemputan , aldo yang melihat amira belum pulang
"Kamu belum pulang amira ?" tanya aldo mendekat ke arah amia
"Gue lagi tunggu jemputan "jawab amira agak menjauh sedikit dari aldo
Tingg..!!! pesan masuk
π©Tuan takur
Papa enggak bisa jemput kamu
Amira melihat pesan itu langsung bingung dia harus pulang dengan siapa lagi , tak berapa lama pesan dari steven masuk
Tingg..!! pesan masuk
Kamu pulang sama siapa ?π
mau enggak aku jempu ?
π©Amira
Iya , aku sharelok π
Setelah mengirim lokasi amira langsung tersenyum membaca pesan dari steven , aldo memerhatikan wajah amira yang senang dia penasaran siapa yang bisa membuat amira tersenyum
"Amira kamu jadinya pulang sama siapa ?" tanya aldo ingin sekali mengantar amira pulang
"Teman gue udah di jalan" jawab amira
"Baiklah ..!! gue balik duluan" pamit aldo sambil menyalakan mesin motornya
Tak berapa menit kemudian steven sudah tiba degan motor sportnya , melihat steven amira langsung menghampiri dengan senyum lebarnya , tak lama steven langsung megajak amira naik , di atas motor amira terus tersenyum karena akhirya dia bisa boncengan dengan steven , amira sesekali ingin memeluk steven dari belakang tapi dia urungkan karena takut steven marah , tapi tiba-tiba saja steve ngerem dan amira tidak sengaja memeluk steven dari belakang
__ADS_1
"Maaf , aku enggak sengaja meluk kamu " kata amira gugup takut steven marah
"enggak papa , kamu pegangan aja nanti jatuh" kata steven dengan lembut penuh perhatian
Amira sangat senang mendengar suara lembut steven , tanp ragu amira memeluk belakang steven, tak berapa menit mereka sudah sampai di depan rumah amira , steven selalu memanggil nama amira tapi nhil amira ternyata trtidur di belakangnya
"Amira , bangun sudah sampai " kata steven sambil membangunkan amira dengan lembut
Amira terbangun dan terkejut ternyata dia tertidur di punggung steven saking senangnya dia , amirapun bangun dan turun dari motot steven
"Makasih udah anterin aku " kata amira sambil tersenyum
" Sama-sama , jika kamu perlu di jemput aku siap " kata steven siap menjadi ojek amira
"Nanti aku kabarin lagi, aku masuk dulu ..!! kamu hati-hati di jalan " kata amira senang
Stevenpun berpamitan kepada mira
MAAF LAMA UPLOADπππ
MAAF JIKA ADA SALAH KATAπππ
TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA NOVEL SAYA πππ
JANGAN LUPA JUGA MEMBACA NOVEL SAYA YANG LAINππ
*CINTA YANG SALAH
*PERNIKAHAN TERSEMBUNYI
JANGAN LUPA
LIKE
COMENT
VOTE ππ
__ADS_1