Amira Love Story

Amira Love Story
eps 16


__ADS_3

Setelah sampai ke rumah amirapun tidak lupa menyapa mamanya yang sedang duduk santai bersama papanya, amirapun masu ke kamarnya dan tidak lupa membersihkan diri setelah itu dia bersiap tidur karena lelah dan mengantuk.


Jam sudah menunjukan jam 18:45


Ponsel amira berdering tanda panggilan masuk, amira yang sedang tidur nyenyakpun terganggu akan bunyi ponselnya diapun mengangkatnya dengan malas.


📲Mei


Halo , ra lu lagi di mana ?


📱Amira


Di kamar


📲Mei


Gue sama yan lain lagi ngumpul di tempat biasa , lu  enggak mau gabung ?


📱Amira


Hmmmm, gue ganti baju dulu mungkin agak terlambat gue kesana


📲Mei


Baiklah , kita tunggu lu

__ADS_1


Amirapun menutup pangggilan itu dan bersiap-siap


Di tempat cafe mei dan yang lainnya sedang berbincang-bincang dengan akrab sambil menunggu amira datang tanpa sepengetahuan amira ternyata mei merencanakan untuk mengenalkan seseorang cowok yang berharapnya bisa membuat amira melupakan cintanya kepada steven, cowok ini adalah teman mei sekaligus tetangga steven.


Di rumah amira dia sudah selesai bersiap setelah itu tidak lupa dia berpamitan kepada mamanya dan  syukurnya papanya sedang keluar jaid tak perlulagi amira beradu argumen lagi dengan papanya jika bertanya keluar, stelah selesai berpamitan amirapun mengeluarkan motornya dan membawanya menuju ke cafe bintang.


Hanya butuh sekitar 20 menit amrapun sampai di depan cafe diapun memakirkan motornya setelah itu dia masuk , sekarang amira berada di depan pintu cafe sambil mencari-cari keberadaan teman-temannya tak berapa lama mei yang melihat keberadaan amirapun melambaikan tangan sambil memanggilnya, amira yang mendengar suara meipun,dia  langsung menoleh dan terdiam karena dari kejauhan dia sudah melihat nita dan steven sedang duduk berdekatan , Amira terdiam karena gugup untuk pertama kalinya ngumpul dengan pria yang dulu dia cintai dan di tunggu bertahun-tahun tapi semua berubah hanya dengan beberapa hari saja, amira mencoba mengotrol perasaanya saat ini walaupun sekarang dia ingin menangis , dengan muka santaiya amirapun berjalan menuju meja mei dan yang lainya.


"Maaf gue lama" kata amira sambil duduk di tempat yang kosong yaitu di samping mei


"Enggak papa ra ,lu mau pesan apa ? " tanya nita dengan nada seperti biasa dia sedang berbicara dengan teman dekatnya


"Gue pesan cappucino aja " jawab amira sambil memandang layar ponselnya


" Bdw , ra kenalin dia teman gue sekaligus tetangganya steven" kata mei yang memulai rencananya  untuk memperkenalkan amira dengan rendy


"amira , salam kenal " balas amira masih dengan memainkan ponselnya tanpa menjabat tangan rendy


Setelah perkenalan itu rendy masih berusaha mendekati amira dengan menanyakan hobinya dan segala tentangnya sedangkan amira yang menjawab dengan seadanya tanpa ekspresi, yah begitulah amira jika dengan orang yang baru dia kenal sikap cueknya akan keluar sebenarnya amira merasa risih dengan semua pertanyaan yang selalu di ajukan rendy , amira yang masih mengobrol dengan rendy tiba-tiba mendengar suara  yang familiar menyebut nama dan sialnya itu adalah fina.


"Amira kebetulan banget kita ketemu , pacar baru lu ya, hebat yah lu paginya sama bos eh malam sama cowok lain " sindr fina sambil menatap kagum rendy yang jau lebih tampan dari aldo


"Hello , lu siapa ? datang-datang langsung mengatai teman gue " tanya loli yang memandang tidak suka ke fina


"Gue salah karyawan di tempat kerja amira , dan lu cowok jangan tertipu dengan muka polosnya sih amira dia itu playgirls semuanya cowok di embat olehnya contohnya cowok gue " kata fina menjelekan amira di depan semua teman-temannya dan rendy  sambil menambah-nambahkan cerita

__ADS_1


"Woy , lu itu iri yah, dengan amira seenaknya menuduh amira yang tidak-tidak" teriak arya yang sudah tidak tahan dengan perkataan fina


" Ngapain gue iri ? itu memang kenyataannya ko" kata fina dengan percaya diri


" Benarkah ? siapa cowok lu yang gue ambil ? sebut namanya " kali ini amira yang berbicara karena sudah kesal dengan sikap fina


"Aa..ldo " jawab fina dengan nada gugup


Stelah mendengar nama itu amira hanya tertawa karena sampai sekarang fina selalu mengaku bahwa aldo cowoknya sedag aldo sendiri tak pernah merasa pernah jadian dengan fina , amirapun menelfon aldo untuk membuktikan perkataan fina dan ternyata benar saja aldo berkata bahwa dia tidak pernah berpacaran dengan fina, dengan muka malu dan emosi finapun meninggalkan cafe itu, setelah itu amira juga berpamitan karena jam sudh menunjukan jam 10 malam lewat .


MAAF LAMA UPLOAD🙏🙏😘


MAAF JIKA ADA SALAH KATA🙏🙏😘


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA NOVEL SAYA 🙏🙏😘


JANGAN LUPA JUGA MEMBACA NOVEL SAYA YANG LAIN🙏😘


*CINTA YANG SALAH


*PERNIKAHAN TERSEMBUNYI


JANGAN LUPA


LIKE

__ADS_1


COMENT


VOTE 😘😘


__ADS_2