An Angelic Demon

An Angelic Demon
Bab 11


__ADS_3

WARNING***


ini area Psychopath ☠️💀


Nathan,terus menembus derasnya hujan,menuju ke sebuah gedung kosong yang jauh dari keramaian.


"Tuan muda,gadis itu didalam"ucap seorang laki laki yang berpakaian serba hitam,dan memakai topeng dengan lambang naga.


tak,tak,tak


suara langkah kaki Nathan di kesunyian gedung itu.


klokk


pintu terbuka


Nampak seorang gadis yang sudah diikat diatas kursi,matanya sudah di tutupi dengan kain hingga tidak melihat siapapun yang datang.


"Siapa kamu?"tanya gadis itu,ketika suara langkah Nathan mendekatinya.


Nathan membuka penutup mata gadis itu.


"Nathan!akhirnya kamu datang,lihat mereka,menculik ku dari apartemen"seru gadis itu diiringi air mata.Nathan menatapnya lekat,ekspresi nya yang dingin,membuat siapapun ikut takut.


"Nathan"


"tunggu apa lagi selamatkan aku,ayah pasti kwatir,sudah seharian aky disini!"ucap gadis itu.


"Bahkan bermain diluar sana seminggu,mereka tidak pernah mencarimu"ucap Nathan dengan ekspresi menghina.


"Nathan,kw bicara apa,lepaskan aku cepat,perusahaan masih membutuhkan ku"seru gadis itu meliuk,mencoba melepaskan ikatannya.


"Kau sudah,tidak dibutuhkan lagi!"

__ADS_1


"perusahaan,itu sudah dibawah kendaliku!"Ketus Nathan,mengeluarkan pisau lipat dari saku jeketnya.


Nathan menggarahkan pisaunya di pelipis gadis itu.Gadis itu,mencoba melepaskan ikatannya,namun sia sia,semakin meliuk semakin erat.


Nathan mulai menggores gores pipi mulus gadis itu semakin lama semakin dalam.


"shkkkkkk,lepaskan aku"


"Dasar tidak tau berterimakasih!"


"aku menyesal,mempercayai mu"


gadis itu mengeluarkan berbagai kata penyesalan nya yang telah mempercayai Nathan sebelumnya.


goresan itu semakin lama,semakin merajalela semua wajahnya penuh dengan goresan pisau milik Nathan.


"Ahkkkk,hentikan"seru gadis itu ketika pisau menancap di punggung tangannya.


Nathan membiarkan pisau kecilnya menancap di tangan gadis itu,kemudian mengeluarkan,jarum yang sudah disusun benang.


"akhhhhhhhhh,Aaaaa hhhhhhh hahahah"desis gadis itu ketika jarum melantun indah di kulit paha nya.


"mohon lepaskan aku,agrrrrrrrrhhhhhhhh!"


darah yang keluar pun semakin lama semakin banyak,membuat gadis itu pucat lemah.Nathan melepaskan tali penggikat gadis itu,seketika gadis itu roboh tak Berdaya diatas lantai.


"Aku,menyesal sudah menyiksa melinda,hanya untuk mengejar iblis sepertimu"bisik gadis itu penuh penyesalan.


"aku tidak menyuruhmu,menyiksanya"


"kau seorang Psychopath,dasar iblis,GRUP HUANG,tidak akan jatuh dengan mudah dibawah kendalimu,heh.kau bukan satu satunya yang terkuat,dasar iblis"ucap gadis itu membuat Nathan terkekeh.


"benarkah!kita lihat,siapa selanjutnya yang bernasib sama dengan mu!"bisik Nathan.

__ADS_1


Nathan menarik rambut gadis itu,


"ckkk,ternyata hanya mulutmu saja yang hebat!" kemudian menghempas hingga rahang gadis itu terbentur di lantai.


"ini masih belum selesai"ucap Nathan mengcekram leher gadis itu kuat hingga terbatuk.Nathan mengayunkan pisaunya lagi menguliti lengan mulus gadis itu,


"kau tau venom!,gadis seperti mu tidak pantas hidup"bisik Nathan di telinga gadis itu.pisau semakin ditancapkan membuat daging lengan gadis itu terbelah dua.


"ahhhhhhkkkkkkkkkkrggggggggg"


"dasar ******** enyah lah kau!"berontak gadis itu menampar Nathan meski lemah.


Nathan terkekeh pelan.


Dia menusuk nusuk perut gadis itu melampiaskan kemarahannya,hingga akhirnya gadis itu tewas dengan seluruh luka sayatan di tubuhnya.


"sangat malang!"


"lain kali di dunia baru mu jangan sembarangan mencintai"


°°°


"Ambil bagian terpenting yang bagus sebagai pajangan"Nathan mengerahkan anak buahnya,yang menjaga pintu untuk menjaga keamanan.


"perintah dilaksanakan tuan muda"


kring kring(suara ponsel)


"Kak,Nathan kita mendapatkan pendonor"


"Aku segera kesana"


-------------BERSAMBUNG --------------

__ADS_1


__ADS_2