
" sayang...."
" iya ma..."
" ke ruang baca papa iya ada yang mau di bicarakan " ucap mama renata
" ok ma.." sahut renata dengan berteriak dari ruang tamu " kesayangan bunda yang paling tampan sedunia ini bunda mau ke tempat kakek sama nenek di ruang baca iya sayang kalian sama paman dulu ok " ucap renata sambil mengelus kepala anak kembarnya
" dek kk titip dua bocil ini iya"
" wokeh kk"
__ADS_1
renata beranjak dari tempat ruang tamu ke ruang baca
tok..tok... " ma....pa.... ini rena , rena boleh masuk?"
" iya sayang masuk aja " ucap mama renata dari dalam ruangan " sini sayang duduk samping bunda " merahi tangan renata sambil menuntun ke tempat duduk
" ma....pa... kok muka nya tegang gitu kenapa sih pa? , ada masalah sama perusahan papa? atau ada masalah sama adek?"
" bukan sayang semua nya baik' aja nggak ada yg bermasalah , papa mau bertanya tentang kedua bocah yg kamu bawa itu , mereka tercipta dari kecebong siapa? " ucap papa renata dengan wajah bingung
" Sabar dong ma... namanya jugak papa kan mau tau biar cepet gitu " renata hanya bisa geleng' melihat tingkah kedua orang tuanya
__ADS_1
" sayang ..... mama mau tau siapa ayah dari kedua cucu mama sama papa ? , kami hanya ingin memastikan sesuatu" ucap mama renata sambil memegang tangan renata
air mata renata seketika lurus tampa di rusuh dengan pergumulan hati renta berbicara dengan menahan isakan tangis " ma.... rena nggak tau dia siapa , rena cuman tau dia orang berpengaruh , rena nggak tau siapa namanya, rena jugak nggak tau dia dimana sekarang " air mata renata sudah membasahi pipi manis yg selalu tersenyum itu
" sayang ..... papa tau siapa dia dan papa jugak udah berbicara dengan dia , dia akan datang ke rumah ini minggu depan untuk membicarakan masalah ini " seketika raut wajah renta berubah " pa... rena nggak mau ketemu sama dia , dia aja nggak mau nyarik rentq selama ini " ucap rena dengan isakan tangis
"sayang ..... kamu tau selama ini dia selalu jagain kamu sama anak kalian dari jauh , dari kamu memutuskan pergi dari rumah sampai kamu membesarkan anak kalian di luar negri , kami tau sayang semua yg kamu lalui itu sulit tapi percaya lah bahwa ayah mereka ikut campur tangan di setiap langkah kami dan anak kalian " ucap mama renata sambil memelik anak perempuan nya dengan erat
" tapi ma... kenapa dia nggak pernah mau ketemu sama kami , kenapa dia nggak pernah ada di sisi kami ma... " ucap renta dengan isakan yg membuat kedua orang tuanya ikut menangis
" sayang .... semua itu pasti ada alasannya , berbicara dengan dia dan dengarkan ap alasannya "
__ADS_1
" apa papa tau siapa dia ? "
BERSAMBUNG