ANAK KEMBAR ALRIKO DAN ALZIO

ANAK KEMBAR ALRIKO DAN ALZIO
MASA LALU 7


__ADS_3

di kamar yang lain aris sudah terbangun di pagi hari yang cerah namun dia kebingungan karna dia berasa di tempat yang asing .


setelah beberapa menit dia mengingat semua kejadian yang menimba dirinya dan kakaknya


" kakak........!!!" aris langsung keluar dari kamar itu dan mencari kakaknya yang hilang dari pandangannya sejak dia di sekap.


pereman yang menjajaga aris tadi malam sudah pergi karna tidak mendapat perintah dari agita lagi


tut......tut.....tut... suara bunyi hp aris yang menelepon hp kkk nya " kakak dima sih aris cemas kakak..." mata aris kini sudah berair karna dia sangat menyesal tidak bisa menjaga kkk nya dengan baik


aris yang panik dan gelisah menelepon papa dan mama nya dia menjelaskan semua yang terjadi pada dirinya dan renata


" apa......!!! siapa yang berani mengganggu keluarga kita !!!, akan papa pastikan keluarga mereka hancur " ucap papa renata dengan emosi yang meluapa " ris... kamu tunggu di situ anak buah papa dan papa akan ke sana untuk mencari kakak ku"

__ADS_1


" sayang.... jangan menangis kakak kamu pasti baik" aja dia kan pintar sayang " ucap mama aris untuk menenangkan anak nya yang saat ini sudah menangis


waktu terus berjalan dan sekarang sudah


pukul 10 :00 wib . di kamar yang di huni oleh dua insan yang sangat kelelahan akibat kerja malam yang beronde' membuat mereka tidur hingga saat ini , tak berapa lama salah satu insan itu terbangun karna merasakan perih di bagian kewanitaanya


" auh ...... kenapa sakit sekali " renata merasakan sakit yang mendalam dan dia melihat tubuhnya tampa apapun " apa..... knp aku tidak memakai baju apa tadi malam aku tidur yang pakek baju ya ??"


ucap renata yang masih setengah sadar dan bersuara kecil sampai akhirnya kesadaranya penuh dan dia mengedarankan pandangannya ke segala sudut kamar dan matanya berhenti di wajah seorang peria tampan yang tidur di sebelah nya dengan nyaman


" renata bodoh.... kok bisa sih ngelakuin hal bodoh gini " renaa terus mengumpat dirinya dengan banyak cemohan


" sekarang sudah hampir siang lebih baik aku pergi sebelum dia minta pertanggungjawaban dari ku bisa bahaya nanti " renata mengambil baju dan memakainya kembali setelah selesai akan semuanya dia juga tak lupa menulis surat untuk Andrea

__ADS_1


" maaf sudah melibatkan anda ... saya juga tidak mermaksud untuk tidur dengan anda . saya harap kita tidak bertemu kembali dan saya juga berharap anda tidak mencari saya . saya sangat menyesal sudah melibatkan anda . sebaiknya kita melupakan apa yang seharusnya kita lupakan karna kita tidak saling mengenal atau saling kenal .


Terimakasih


dari saya sendiri renata "


isi sutar yang di letakkan renata di atas meja dekat kasur mereka tadi malam


dan renata pergi dengan mengendap - endap sesampainya di rumah dia sangat bingung dengan keadaan rumah yang banyak pengawal dan mama renata yang menangis bersama aris di pelukan


sedangkan papanya terlihat panik


" ma.....pa......aris...... ada papa ??"

__ADS_1


BERSAMBUNG................


__ADS_2