
"em..... gima iya....... "
" lah... malah mikir panjang lagi ... , kamu mau ikut atau nggak kalok iya harus nurut sama suami kalok nggak ikut kamu jangan ikut campur ?!!"
" kok gitu....... kamu nggak sayang lagi sama aku iya ... " mulai lah drama mereka berdua dengan wajah ana yang sudah menahan tangis
" kalok kamu memang nggak sayang sama aku bilang mas... hiks....hiks...."
" loh.....loh....loh.. ini kok nyamber ke hal yang nggak masuk naskah sih kan tadi kita bahas balas dendam kok ke yang lain ???" albrian sangat kesal dengan tingkah istri nya yang banyak derama
" kan ..... kamu gitu lagi ..... hiks...hiks..." ana memperdalam peranya agar bayang nya bisa ikut dalam misi balas dendam mereka
" nah..... kan... dah makin menjalar entah kemana ...." albrian tidak tau lagi harus berkata apa dengan sikap istri yang menambah api dalam percakapan mereka " sekarang gini aja ... kamu mau ikut atau nggak ?" ucap albrian beranjak meninggalkan ana dengan wajah kesalnya
" yah..... malah di tinggal... kan aku dah capek pakek drama nangis tapi tetep di tinggal. sayang tunggu ......" ana berjalan mengejar albrian yang ingin menjalankan misi mereka
" gitu kek dari tadi .... nggak usah pakek drama nangis "
__ADS_1
" iya ..iya ...iya .. terus gima rencananya "
" jadi gini kita itu.........." begitulah merek berdiskusi tentang rencana mereka sambil berjalan ke tempat para anak buah albrian berada
sedangkan di kamar renata , renata yang sudah selesai membersihkan diri duduk di pinggil tempat tidur sambil merenungi semua kejadian yang sudah menimpanya
" aku.... tidak pernah mengganggu siapapun knp mereka tega menjebak aku ...." renata yang sudah tau siapa yang membuatnya harus tidur dengan peria yg tidak dia kenal dan renata sangat tidak menyangka bahwa sepupunya yang menjebak dia di acara malam itu
hari sudah larut malam renata masih tidak bisa tidur karna memikirkan kejadian yang menimpanya
" sudah hampir jam 2 knp aku tidak mengantuk iya ?"
renata merahi hp nya dan menyalakan musik , sampai lagu ke 7 renata tetap tidak mengantuk hingga ke lagu ke 14 renata sudah terlelap.
di kamar aris, aris sangat khawatir dengan keadaan kkknya sampai dia sudah membayangkan cacian yang akan di terima kkknya
" kak..... aris harus apa agar kakak nggak di hina nanti ??.."
__ADS_1
" aris cuman mau kkk tenang aris nggak mau kakak sedih ...." ucap aris sambil menangis mengingat kejadian yang menimpa kakaknya
aris yang menangis sambil terlentang tan menutup matanya dengan tanganya tak berselang lama dia terlelap
--------------------------
" apa menurutmu dia akan membenciku ? dan knp dia menulis surat seperti ini ? apa karna aku tidak tampan atau kurang kaya ? " andre bertanya kepada gihon tentang apa yang terjadi kepadanya
" aish..... dasar boss gila ... mana ada orang yang menolakmu kau itu kaya ,tampan kurang apa cobak salahnya cuman kurang pakek perasaannya " gihon bersuara dalam pikirannya karna dia takut jika atasan sekaligus sahabatnya mengetahuinya isi otaknya bisa habis dia malam ini .
" knp kau diam?!......"
" kau tidak kekurangan apapun hanya ...." gihon menjeda ucapanya
" hanya apa...... ?
" hanya .... kurang memperlihatkan rasa suka mu ke dia. sebaiknya temui dia dan minta tanggung jawab "
__ADS_1
" lah... kok aku yang minta tanggung jawab bukanya seharusnya dia ?......"
BERSAMBUNG..........