ANAK KEMBAR ALRIKO DAN ALZIO

ANAK KEMBAR ALRIKO DAN ALZIO
MASA LALU 8


__ADS_3

" ma.....pa......aris...... ada papa ??"


mereka bertiga sangat kaget dan syok karna kedatangan renata yang di cari' sejak tadi muncul secara tiba"


" sayang.....kkk ....." ucap aris,ana dan albrian


aris berlari ke pelukan kkk nya yang sangat dia sayangi dengan air mata yang terus mengalir dan ucapan maaf yg terus dia ucapkan


" maafin aris kkk......hiks.....hiks..." aris terus menangis di pelukan kkk tercintanya


" udah nggak papa kkk kan udah pulang aris nggak harus nangis lagi kan nanti para ciwi' nggak demen lagi loh kalok masih nangis" bujuk renata sambil menggoda adiknya , sebenarnya renata sangat terharu akan perlakuan adiknya yang selalu menjaga nya dan selalu ada di samping nya walau kadang banyak maunya .


" sayang kamu dari mana aja ?? mama sama papa kawir sama kamu . sampai mama nggak bisa makan karna kamu hilang entah kemana ?" ucap ana dengan linangan airmata " sayang ... duduk dulu " ucap papa albrian untuk menyuruh mereka duduk dulu.


" sebenarnya apa yang terjadi tadi malam ? " ucap albrian membuka suara


" sebenarnya ........." renata sangat takut kepada keluarganya jika mereka tau apa yang terjadinya padanya tadi malam

__ADS_1


" kkk ...... kakak jangan takut kan ada aris "


" sayang.... nggak apapa " ucap ana


renata memberanikan dirinya untuk menceritakan kejadian tadi malam


" sebenernya tadi malam waktu rena dan aris di tawari minuman oleh salah satu pelayan tak berserang lama rena merasa badan rena panas dan nggak nyaman terus....." renata menceritakan apa yang terjadi malam itu dari mereka di tuntun ke kamar sampai renata terbangun tanpa memakai apapun dan di sampingnya ada seorang peria yang nasibnya nya sama .


renata yang bercerita panjang lebar sambil menangis kini sudah ada di pelukan mamanya


" sudah sayang ....... semua ini bukan kamu yang salah , sebenarnya papa dan mama sudah tau kejadian yang kamu alami karna papa tadi sudah menyelidikisemuanya dan pelaku yang menjebak kamu masih keluarga kita " ucap ana dengan lembut kepada anaknya , " dasar be****k berani sekali mereka menghancurkan anakku !!!! akan ku balas ....kau tunggu aja kehancuran keluargamu!!!" ucap ana menggebu' di dalam hatinya


" nggak papa sayang.... kkk baik-baik aja "


" sudah.... sudah... lebih baik kamu istirahat di kamar biar nggak sakit iya sayang nanti bibi yang mengantarkan bubur ke kamar kamu " ucap albrian sambil mengusap pucuk kepala renata dengan penuh kasih sayang


" baik pa.."

__ADS_1


" aris mau ke kamar juga papa mama "


mereka pergi meninggalkan kedua orang tua mereka di ruang keluarga


" gima pa... ini mama mau membuat mereka langsing mati atau nyiksa mereka sampai serasa di neraka " ucap ana yang menggebu" karna rasa bencinya


" Sabar ma ... papa akan urus semuanya " albrian sangat ngeri melihat ana yang marah , bisa habis semua orang yang ikut membuat anaknya menangis apalagi sampai nggak pulang bisa tinggal nama aja mereka " mama diam aja papa yang urus iya " ucap albrian membujuk istri nya


" enak aja ... mama mau ikut kalau papa nggak bolehin mama ikut mama bisa sendiri " ana sangat ingin membuat semua yang ikut campur mati di tanganya


" bahaya ini kalau ratu turun tangan bisa' satu negara di bantai " ucap albrian dalam hati " ma... jangan membuat papa repot kalau mama mau ikut jangan bawa' bayangan mama ok !" tawar albrian


" nggak bisa... mereka juga harus ikut !!


" sayang ... kamu mau identitas kamu terungkap jadi lebih baik kita membereskanya dengan santai ok " albrian sangat takut dengan isteri yang keras kepala ini , bisa" semua orang tau siapa mereka sebenarnya


" em..... gima iya.......

__ADS_1


BERSAMBUNG........


__ADS_2