Anak Muda Kampung Gua

Anak Muda Kampung Gua
Bagian 5


__ADS_3

Di hari kamis yang sudah lumayan gelap waktu menunjukan pukul 15.10. Dewi yang baru saja pulang dari kuliahnya. pulang menaiki kendaraan umum yaitu busway. dewi dan teman sekelasnya yanh bernama ais pulang menaiki kendaraan bus umum bersama.


"wi.. kamu pulangnya naik busway kan?" tanya ais teman sekelas dewi


"iya..." jawab dewi


"yaudah kamu bareng aku aja" ajak ais teman dewi.


"iya" jawab dewi


Ais dan dewi pulang bersama. perjalanan pulang dari kampus dewi harus berjalan ke terminal busway terdekat sekitar 100 meter. setelah busway datang busway akan berhenti di pemberhentian terakhir dewi transit di pemberhentian akhir busway dan menaiki busway ke arah terminal rumahnya. dewi dsn ais masuh menaiki busway bersama hingga pemberhentian di terminal akhir


Ais adalah salah satu teman dewi yang selalu rajin membawa laptop nya untuk mengerjakan tugas. ada beberapa teman dewi dikenal yang selalu membawa laptopnya. ais orang yang menginspirasi dewi untuk memiliki laptop. di dalam busway ais mengobrol ke dewi dan dewi memulai percakapan


"is. kamu setiap hari bawa laptop ya?" tanya dewi ke ais di perjalanan


"iya..." jawab ais "biar kalo ada tugas langsung bisa aku kerjain di laptop" ujar ais pada dewi.


dewi berfikir iya juga yaa... jadi kalo ada tugas bisa langsung di kerjakan di laptop hari itu juga. jadi malamnya bisa istirahat.


perjalanan pulang dari terminal kampus dewi ke terminal rumah dewi sekitar 30 menit. setelah akhirnya sampai di terminal busway rumah dewi. dewi menghubungi ayah untuk menjemput.


"is.. aku nunggu ayah ku jemput" ujar dewi pada ais yang sedang menunggu motor online pesanannya


"ohh gitu.. oke.. aku juga lagi nunggu ojek online nih.." ujar ais pada dewi


"kamu emang dari sini jauh rumahnya?" tanya dewi pada temannya


"mm... lumayan sih.m. sekitar 1 kilo" ujar ais


ais dan dewi duduk bersama menunggu dijemput. dewi memerhatikan ais yang membawa laptop nya. akan sangat mengerikan bila laptopnya di curi atau keringgalan saat naik busway tadi. untung saja ais bisa menyelamatkan laptop nya sampai turun dari busway.


setelah beberapa waktu ojek online pesanan ais datang. sedangkan dewi masih menunggu di jemput.


"wi... aku duluan yaa... aku udah di jemput nih" ujar ais pada dewi


"iya... hati hati yaa...." jawab dewi


beberapa menit ais pergi dengan ojek onlinennya ayah pun datang menjeput dewi. ayah berhenti di depan dewi dan memberikan dewi helm. saat itu yang ada di pikiran dewi dewi ingin sekali punya laptop agar bisa langsung menyelesaikan tugasnya hari itu.

__ADS_1


Di sepanjang perjalanan dewi ingin berkata ke ayah tetapi hati dewi merasa saat ini bukan waktu yang tepat untuk berbicara. sesampainya di rumah


"assalamualaikum..." ujar dewi setelah menyapa pa RT yang sedang berada di teras depan.


"waalaikumsalam" ujar mamah membalas salam dewi


Dewi langsung bergegas ke kamar untuk membersihkan dirinya dan mengganti pakainnya.


Beberapa waktu kemudian selesai dewi membersihkan diri adzan ashar pun berkumandang……


*allahuakbar* *allahuakbar*


Suara adzan dari masjid al huda satu satunya masjid yang berdiri di kampung tersebut. masjid alhuda adalah masjid yang di didirikan oleh masyarakat sekitar kampung dan di renovasi menjadi lebih baik oleh pa RW. yaitu ayahnya dewi.


mamah (ibu dewi) sedang menonton TV acara sore favorit mamah adalah acara kultum pengajian di salah satu channel tv terkenal di indonesia. Sedangkan ayah selesai berbicara dengan pa RT istirahat sebentar di kamarnya dsn saat adzan berkumandang ayah mengganti bajunya bersiap siap untuk sholat ashar di masjid al huda.


“Mah ayah sholat ashar di masjid dulu yaaa” ujar ayah yang segera bergegas menuju masjid al huda.


“Yaa” jawab mamah dari ruang tamu yang sedang mendengar kultum sore di televisi.


Di meja makan mamah sudah menyiapkan makan sore untuk dewi dan ayah. mamah memang sellau menyiapkan makan pagi, siang dan sore untuk keluarganya. kalau malam kadang kadang mamah memasak karena terkadang ayah dan suni tidak terlalu suka makan malam. Makan sore yang mamah siapkan yaitu pecel lele dengan lalapan dan telur dadar di atasnya. juga tersedia sambal tomat terasi yang mencari ciri khas sambel untuk melengkapi rasa masakan pecel lele buatan mamah.


“iyaaa…” jawab dewi yang sedang berganti baju di kamar


Dewi sehabis ganti baju di kamar bergegas menuju meja makan. mamah mematikan televisi dan menuju ruang makan untuk makan bersama dewi. mamah memulai pembicaraan.


“gimaana tadi kuliahnya? lancar?” tanya mamah sambil menyiapkan piring dan menaruh nasi


“lancar…, alhamdulillaah” jawab dewi dan menerima piring nasi yang disiapkan mamah kepadanya.


“Berapa mata kuliah?” tanya mamah penasaran


“dua” jawab dewi singkat sambil menaruh telur di atas tumpukan nasi gorengnya.


mamah dan dewi mulai menikmati hidangan makan sorenya.


“besok masuk pagi juga?” tanya mamah sambil menikmati hidangan makan sore


“Besok dewi masuk jam 10 mah..… " jawab dewi

__ADS_1


"ohh iya mah dewi butuh laptop buat ngerjain tugas..” jelas dewi sambil menikmati makanan


“Laptop ayah kan ada” jawab mamah santai


“emang boleh?” tanya dewi memastikan perkataan mamah


“bolehh… nanti coba bilang ke ayah” jawab mamah tenang


“ayah kemana emangnya?” tanya dewi ke mamah


“sholat di masjid" jawab mamah


“yaudah nanti dewi tanya” ujar dewi


“Temen temen kamu memangnya udah pada punya laptop?" tanya mamah


"beberapa ada yang udah. beberapa ada yang belum.. tapi banyak yang udah.." jelas dewi


"yang belum berapa orang?" tanya mamah penasaran


"sekitaran 3 sampe 4 orang lah.. termasuk dewi" jawab dewi


"satu kelas kamu ada berapa orang?” tanya mamah penasaran


“20 orang” jawab dewi


“dikit yah kalo di kuliah mah beda sama waktu kamu di SMA. satu kelas bisa 45 orang. udah gitu gurunya juga jarang masuk lagi” ujar mamah


"kok mamah tau kalo guru dewi dulu jarang masuk?" tanya dewi penasaran


"taulahh... kamu kan pernah cerita dulu... suka kesel kalo guru ga masuk" ujar mamah jujur


“Iyalah... beda banget SMA sama kuliah.. kalo kuliah lebih tenang belajarnya. supaya bisa jelass ngajarnya kan orangnya dikit jadi lebih cepet paham kalo mau nanya nanya” jawab dewi menjelaskan


“Ohh gitu yaa" jawab mamah sambil menikmati hidangan masakannya


"Mamah dulu pernah kuliah, tetapi hanya 2 tahun saja. saat itu jurusan kuliah hanyalah tata boga, tata busana dan tata rias yang di wajibkan untuk perempuan." cerita mamah ke dewi


"iya beda lah mahh.. jaman dulu belum ada pekeejaan jadi wartawan kan... palingan kerjaanmya buka warung atau ga buat baju" ujar dewi

__ADS_1


__ADS_2