Anak Muda Kampung Gua

Anak Muda Kampung Gua
SI PEKERJA KERAS


__ADS_3

Suatu pagi menjelang siang di hari jumat yang cerah suni pergi bersiap siap untuk bekerja meenjual es kepal milo di depan sekolah Menengah Pertama (SMP IT) rumah sederhana di kampung yang menjadi tempat tinggal suni sampai saat ini. suni menggunakan waktu longgarnya sehabis selesai SMA untuk bekerja. Pagi itu suni bersiap siap untuk berangkat kerja.


“bu.. suni berangkat kerja yaa" ujar suni kepada ibu yang sedang membuat adonan kue diri di depan televisi


“Iyaa.. ati ati sun” jawab ibu sambil mengadoni bahan kue


“yaa... mlikum" ujar suni bergegas keluar rumah


“Sun…”menghampiri suni yang ingin naik motor.


“Kenapa bu?” tanya suni kaget


“naanti pulang ibu nitip belanjaan yaa” ujar ibu


“Belanjaan apa?” tanya suni


“Nih daftar belanjaannya..” ujar ibu sambil memberikan daftar belanjaannya ke suni


“iyaa… yaudah suni berangkat dulu ya bu.. milkum” jawab suni sambil salim dan meenyalakan motor lalu bergegas pergi


“Waalaikumsalam Wr. Wb.” jawab salam suni


Suni berangkat menuju tokonya. Di perjalanan suni di sapa oleh seorang akas teman seangkatannya saat sekolah dulu. Dan tetangganya di kampung dodong.


“Woy sun” sapa akas yang sedang mengendarai motor juga


Suni terkejut dan menoleh ke arah motor yang memanggilnya. suni berhenti dan melihat ternyata itu akas.


“woy.. akas.” Suni berhenti sebentar, begitu pula dengan akas


“Lu ke toko?” tanya akas sambil membuka kaca helmnya


“Iyaa.. ini mau ke ruko.. lu sendiri ga nganter baraang?” tanya suni ke akas


“Ini lagi nganter..” ujar akas sambil memberi tau barang pesanan yang ditaruh di depan motor.


“Ko ga make jaketnya?” tanya suni penasaran karena tidak melihat akas memakai jaketnya.


“Ada gerah cuy. Nanti gua pake pas mau nganter” ujar akas dengan santai


“yodaah gua duluan ye” ujar suni sambil bersiap siap berlalu


“Iye” jawab akas sambil berlalu peegi


Suni dan akas kembali berangkat menuju tujuannya masing masing. jarak rumah suni ke toko hanya sekitar 800 meter. karena lokasi SMPITnya masih di kampung. suni tidak terlalu keberatan untuk berjualan. Sesampainya di toko. Suni membereskan dan bersiap siap berjualan. suni memarkirkan motor dan menaruhnya di depan toko.


“Cek barang dulu ahh… milo… ada, es batu …….ada, alat….. kaga rusak…, " ujar suni sambil mengecek bahan dan barang. saat bahan tersedia ternyata ada satu bahan yang tidak tersedia.


"lah aer abis.. “ ujar suni pada dirinya sendiri “aer aja nih yang abis.”


Melihat aer di toko sudah habis suni bergegas membawa galon untuk dibawa mengisi ulang di toko galon terdekat. Karena galon habis suni tidak bisa berjualan hari itu. Suni menaruh galon kosongnya di motor. Saat menaruh galon di motornya teman suni di samping toko yang bernama jable menyapanya.


“Woy sun tumbenan lu siang bener gawenya” ujar jable yang sedang melayani pembeli.


Jable membuka ruko mie mulai di pagi hari pukul 08.00


“gua beres beres rumah dulu.. tadi.." ujar suni pada jable


“Galon lu abis?” ujar jable sambil melihat suni membawa galon air


“Abis nihhh” jawab suni sambil menaruh galon air di motornya


“Yailaa balik lagi dong lu ngisi aer” ujar jable


“Iye nih" jawab


Di perjalanan menuju toko isi ulang aer. Suni bertemu akas lagi. yang lewat di sampingnya


“WOY SUNI!" panggil akas sambil memberhentikan motornya


“Oy!! ketemu lagi ye” ujar suni sambil memberhentikan motornya


“Mau kemana lagi lu?” tanya akas penasara


“Mau ngisi aer nih" ujar suni sambil melihatkan galon di depan motornya


Suni dan akas menyapa di motor. di pinggir jalan . lalu bergegas kembali berangkat.


"yodah ati ati.. mangat yeee" ujar akas sambil berlalu pergi


Suni bergegas kembali mengantar galon kosongnya ke toko galon terdekat. Sesampainya di toko aer suni mengisi ulang galon airnya yang kosong


“Mas ini 1 galon kosong" ujar suni pada petugas aqua yang sedang bekerja


“baik... di tunggu yaa mba” ujar abang galon sambil memberikan kursi untuk suni duduk


Sambil menunggu mengisi aer suni lupa bahwa ibunya memesan belanjaan.


“Lah ini pesenan ibu ya uangnya kepake buat ngisi galon lagi. “ ujar suni sambil melihat pesenannya di kantong celana


Beberapa menit kemudian aer galon telah di isi. petugas galon memberikan galon yang berisi air ke suni.


“Berapa mas?” tanya suni pada petugas galon


“tujuh rebu” jawab petugas galon


“ini” jawab suni sambil memberikan uang 20 rban


Abang galon menerima uangnya dan mengambil kembaliannya di laci tempat uang disimpan.


“Kembalinya” ujar sang penjual saambil memberi kembalian.


Suni bergegas kembali lagi ke toko. galon di taruh di depan bawah dekat stang motor. posisi galon di taruh di sebelah kiri agar lebih berat ke kiri.


Sesampainya di toko. suni membawa galonnya dan mengangkatnya dan menaruhnya di tempat galon yang sudah tersedia.

__ADS_1


“Nah udah semua nih. 15 menit lagi istirahat nih bocah bocah” ujar suni pada dirinya sendiri sambil selesai membereskan barang.


15 menit kemudian bel sekolah pun berbunyi


*kringgg* waktu istirahat pun mulai seluruh murid SMP IT tersebut mulai keluar dan jajan.


“Ka.... belii.....” ujar salah satu dari tiga bocah SMP


“beli berapa?” tanya suni kepada bocah SMP memastikan


“tiga” jawab salah satu bocah SMP


“Tunggu yaa” ujar suni


“Iyaa” Salah satu bocah SMP yang duduk sambil nunggu esnya jadi.


Suni membuaatkan pesanan ke 3 anak SMP terseebut. Butuh waktu sekitar 5 menit


“Nihh” ujar suni sambil memberikan es kepal milonya


“Berapa ka?” tanya salah satu bocah SMP


“gocengan” jawab suni


“nih pas ya” *sambil memberi uaangnya*


Di hari itu cukup ramai anak anak membeli es kepal milo saat isirahat. Sampai akhirnya waktu istirahat pun selesai. Suni mengobrol dengan tetangganya rukonya itu.


“sun besok lu jualan ga?”


“Ngga ble…besok kan sabtu gua jualan kue basah pagi pagi di depan perapatan”


“banyak juga kerjaan lu ya sun”


“Ya namanya juga nyari duit buat hidup” ujar suni jujur


“Iye si.. gua juga.. tapi lu tiap hari gitu kaga cape apa?” tanya jable penasaran


“Kalo dibawa seeneng aja mah kaga ble… di jalanin aja udeh” jawab suni jujur


“Mantep juga tuh kata kata” ujar jable kagum


“Yoi… kutip kata kata gua noh buat jadi semangat idup” ujar suni pada jable


“Iye”


“Lu nunggu ampe bocah pada balik?” tanya jable lagi


“Iya”


“Yodah gua juga dah” ujar jable mengikuti langkah jable


Suni akhirnya memutuskan untuk menunggu hingga anak anak SMPIT pulang. Tapi dia ingin berbelanja pesenan ibunya karena uang yang taddi suni pake buat bayar air isi ulang galon udah ada gantinya.


“Ble gua mau beli pesenan ema gua dulu ye.. titip toko.” ujar suni pada jable


Suni segera bergegas membeli keperluan ibunya di warung sayur terdekat. Dengan berjalan kaki. Jarak sekitar 200 meter dari ruko suni berada. Sesampainya di warung sayur. sudah ada ibu warung yang selalu stand di depan warung untuk menjaga warungnya.


“Misi… “ ujar suni di depan warung belanjaan


“Ya neng beli apa?” jawab sang ibu penjaga warung di dalam


“Beli gula seeperapat sama tepung terigu satu”


Ibu penjaga warung menjaga warung dan mengambil barang belanjaan yang suni minta


“Ini aja?” sambil mengambil pesanannya dan menaruhnya di plastik


“Iya”


“tiga belas ribu” jelas ibu warung memberi tau total harga


“Ini” ujar suni sambil memberi uang sepeuluh ribuan dan lima ribuan.


“Kembali dua ribu ya” sambil memberi kembalian ke suni


“Iya”


*sambil memberikan kembalian tiga ribu nya*


“Makasih ya bu” ujar suni


“Yaaa”


Suni kembali jalan pulang ke toko nya sambil membawa pesanan ibunya . saat sampai di tokonya ternyata banyak pembeli yang sudah mengantri. Pembeli tersebut yaitu anak anak SD yang baru pulang dari sekolahnya. anak anak SD tersebut mengobrol dengan jable.


“Bang ini yaang jual mana ya orangnya?” tanya bocah SD yaang sedang menunggu beli


“Noh lagi jalan kesini” ujar jable sambil menunjuk suni yang sedang berjalan ke arah toko.


Suni bergegas menuju rukonya.


“Beli berapa nih??” tanya suni sesampainya di toko sambil bersiap siap membuat es kepal milonya


“lima..” jawab salah satu bocah SD


“Tunggu bentar yaa” jawab suni sambil membuatkan es kepal milonya.


Suni membuatkan 5 es kepal milo pesenan bocah bocah Sekolah Dasar. pertama tama suni mengambil es serut yang sudah di sediakan di tempat es. lalu suni mengambil beberapa es dengan menggunakan sendok sekop di wadah yang telah tersedia. lalu suni menaruh milo di gelas dan mencampurnya dengan air panas. lalu di aduk rata dan di siram ke es serut yang tadi sudah diserut. Beberapa menit kemudian.


“Nih lima… jadi duapuluh lima ribu” ujar suni


“Ehh duit gua kurang neh” celetuk salah satu anak SD kepada temannya


“Lah duit gua pass neh”jawab temannya.

__ADS_1


"gua juga” jawab teman lainnya


“Yah terus gimana dong?” Tanya bocah SD yang ga punya duit itu


“uang kamu kurang berapa?”tanya suni ke anak SD yang uangnya kurang


“dua rebu” jawab bocah SD yang kurang duit


“Yaudah kalo gitu ini esnya dikurangin yaa.. jadi harganya 3rebu” ujar suni memberinkan keringanan


“Yahhh.. kalo ngutang boleh kaga?” ujarnya memohon


“besok ya bayar kurangnya”


“Iya ka”


Suni memberikan 5 esnya secara utuh kepada salah satu anak SD tersebut. karena merasa kasihan kepada anak SD tersebut.


"ini 5 esnya nih.." ujar suni ke seluruh bocah SD yang menunggu


"yeayy...." ujar ke empat bocah SD tersebut.


Bocah SD yang tidak memikiki uang pas awalnya merasa cemberut. karena teman temannya mendapat es yang lebih banyak. tetapi ketika dia lihat esnya sama seperti teman temannya dia tersenyum.


"yeayy.. es aku full" ujar salah satu bocah SD


"iya... itu bonus dari kaka... kamu gausah bayar gapapa... tapi lain kali bawa uang pas yaa..." ujarnya pada anak kecil yang memiliku uanh pas.


Sampai akhirnya sore pun tiba. Anak SMPIT mulai pulang sekolah dan mulai banyak lagi yang beli. Suni cukup sibuk dengan banyaaknya pembeli yang ada. Sampai akhirnya toko pun tutup dan suni berssiap siap untuk pulang.


“Ble. Balik ble” ujar suni kepada tetangga rukonya


“Iya.,” jawab jable


“Hadeehhh pegel bat pinggang gua… eh gua balik duluan ya..” ujar suni ke jable


“Iye ti ati” jawab jable


Suni membereskan barang barang. menutup rukonya dan bergegas pulang dengan motor dekilnya dan pesanaan ibunya. Sesampainya di rumah.


“Assalamualaikum “ ujar suni memberi salam sembari masuk ke dalam rumah


“Waalaikumsalam… mana pesenan ibu?" tanya ibu sudah menunggu


“Ini”. jawab suni sambil memberikan pesanannya


“makan dulu sun.. ibu udah masakin tempe ama sayur” ajak ibu


“Iya bu tar dulu ini badan pegel pisan” ujar suni sambil merebahkan tubuhnya di kasur depan tv


“Tumbenan ampe pegel gini ngapa emangnya?” tanya ibu penasaran


“Tadi beli galon dulu” ujar suni mejelaskan


“Ohhh abis galonnya?” tanya ibu lagi


“Iya.. rame juga tadi bocah pada beli”. jelas suni


“Ya alhamdulillah kalo gitu” ujar ibu


“Iya” jawab suni


“Yaudah sini ibu pijitin” ujar ibu iba


“Iya nih di punggung nih bu”


“Disini?” tanya ibu sambil memegang bagian atas punggung suni


“Nah iya itu …. Aahh enak bat dah” ujar suni menukmati pijitan ibu


Ibu mengurut suni dengan penuh tenaga.


“ibu pelan pelan. Sakit disitu” ujar suni kesakitan


“Ini juga pelan” ujar ibu tenang


“Kurang pelan bu" kesal suni


“Segini?” tanya ibu


“Nah iya itu lumayan”. ujar suni


“Sun besok keknya ibu ga buat kue dulu dah”. ujar ibu


“lah ngapa emangnya?” tanya suni kaget


“ibu mau ngikut pengajian di masjid al huda depan bareng ibu ibu kampung” jelas ibu


“Ohh emang besok hari apaan?” tanya suni


“Hari jomat.” jawab ibu polos


“iya maksudnya hari raya apaan? Isra mi’raj apa apaan?” tanya suni kesal


“Kaga tau dah. Tadi ibu sebelah bilang mau ada pengajian disana ada ustad sapa gitu yang terkenal mao dateng” jelas ibu


“Ohh gitu… yaudah besok suni istirahat aja ya berarti kaga jualan” ujar suni


“Iya udah istirahat dulu aja.. Eh udah sholat belum?” tanya ibu sambil melihat ke arah jarum jam yang menunjukan sudah menuju waktu maghrib


“Oh iya astagfirullahaladzim”


“sholat dulu gih udah mau asar noh” suruh ibu


“iya…”

__ADS_1


Suni bergegas ke kamar sementara ibu menonton TV di ruang tamu.


---


__ADS_2