Analogi Cinta

Analogi Cinta
Chat


__ADS_3

Desember 2016


Pagi ini, tumben sekali Yola bangun jam 2. Ntah apa yang menyebabkan dia bangun jam segitu. Yola mengecek handphone nya, dan betapa terkejutnya dia, kalau ternyata Anry chat dia!


Dia berusaha membuka matanya sambil menepuk nepuk pipinya berkali kali. Bagaimana tidak, saat dalam status kepanitiaan pun, Anry tidak pernah mau berkomunikasi via online ke Yola. Boro boro online, via offline aja jarang sekali!


Namun dibacanya lagi, ternyata benar. Itu Anry. Abang kelasnya, yang dia sukai dan kagumi.


Chat nya begini:


Anry: "Hi Yola". (00.30)


Yola membalasnya dengan senyum senyum dan bergetar tangannya.


Yola: "Hallo juga bang." (02.20)


Dia tau kalau tidak mungkin Anry akan membalas pesannya jam 2 itu. Dia hanya memikirkan bagaimana bisa, Anry tiba tiba chat dia. Apa yang mau dia omongin ya?, batinnya.

__ADS_1


Sampai akhirnya dia tertidur lagi sambil memeluk handphone nya dan tersenyum.


Saat pagi tiba, seperti biasa, dia bersiap siap menuju sekolah. Namun, bukan lagi pagi yang biasa. Melainkan pagi ini adalah pagi yang luar biasa untuknya. Yola tidak sabar ingin cepat cepat sampai di kelas, dan menceritakan semuanya ke Wanda dan Ejak.


Di kelas


Wanda: "HAH, SERIUSSS???", tanyanya teriak tanda sangat tidak percaya.


Ejak: "Bebebenaran Yol??", tanyanya kaget.


Saat jam istirahat, Yola melirik ke kelasnya Anry. Namun hasilnya nihil. Dia tidak mendapatkan sosok Anry disana. Tiba tiba Ando datang.


Ando: "Yol, ke taman dekat kantor guru yuk, ada yang mau aku omongin."


Yola: "Hm boleh bang, yuk. Jak, Wan, aku kesana dulu ya."


Wanda dan Ejak mengiyakan pamitan temannya itu.

__ADS_1


Di taman,


Ando: "Pasti kamu bingung kan, kenapa waktu rapat kemarin nggak ada satu orang pun yang jemput kamu bahkan nyariin berkas berkasnya kekelas? Padahal ya semua panitia juga tau kalau kamu itu kan sekretaris. Kamu penting saat rapat itu. Kamu bingung kan?"


Yola: "Ya tentu aku bingung bang, tapi aku gak tau mau nanya ke siapa waktu itu. Aku nanya ke kak Rosa, kak Rosa nggak mau jawab. Emang kenapa sih bang kalau aku boleh tau?"


Ando: " Ya itu semua karna Anry yang lagi nggak mau ganggu kamu. Dia ngasih waktu buat kamu tentang kejadian di kantin waktu itu. Bahkan dia benar benar kaget saat kamu datang memberanikan diri untuk mengikuti rapat tersebut."


Yola terdiam, memikirkan sejenak alasan tersebut.


Yola: "Hm makasih ya bang udah ngasih tau aku.", jawabnya sambil tersenyum.


Yola pun kembali ke kelasnya. Dia sangat bingung, bagaimana perasaan Anry yang sebenarnya? Beberapa hari yang lalu dia melihat Fitri dan Anry berduaan. Tertawa. Terlihat sangat serasi. Bukan hanya sekali, namun berkali kali. Yola berusaha berfikir positif tentang ini. Selain dingin, Anry juga orang yang misterius, penuh dengan tanda tanya.


"Seandainya kamu tau Yol, aku udah lama mendam perasaan ke kamu.", batin Ando sambil menatap kepergian Yola.


Haii haiii haii semuanya! Makasih buat yang udah baca. Jangan lupa like, komen dan vote yaaa. Biar authornya tambah semangatttt. Tetap jaga kesehatan💙

__ADS_1


__ADS_2