Analogi Cinta

Analogi Cinta
Mencoba


__ADS_3

Matahari pun bersinar, tanda fajar telah tiba. Setelah minum obat semalam, kepala Yola sudah tidak pusing lagi. Dia pun bersiap siap untuk berangkat ke sekolah. Dia berusaha melupakan semuanya, namun ketika masuk kelas, dia melihat raut wajah Ejak dan Wanda seperti mengkhawatirkannya. Dan ternyata benar saja.


"Aku chat, aku telpon nggak diangkat? Kemana aja kamuuuuu?", tanya Wanda memulai percakapan.


"Ooh, iya kemarin siang HP aku lowbat. Kenapa?", tanya Yola.


Wanda tiba tiba memeluk Yola.


"Sabar ya Yol, kami udah tau semuanya kok", kata Wanda masih sambil memeluknya.


"Kok bisa Wan? Aku kan belum cerita", tanya Yola bingung.


"Yaela gitu doang, kamu ngga tau kan kalau Kak Rosa tiba tiba nelpon Wanda cuma buat nanyain keadaan kamu. Terus Wanda chat aku nanyain kamu juga. Ya mana kami tau dong, nggak serumah juga.


Eh btw, sabar yaa. Perasaan kamu pasti bingung mau senang atau sedih dengan pernyataan bang Anry kemarin kan ya.", penjelasan Ejak.


"Iih iyaa nih, eeh kann, berair lagi nih mata huhuhu", kata Yola menahan air matanya.

__ADS_1


Saat istirahat, kak Rosa datang ke kelas Yola memberitahu bahwa Anry ingin ngajak Yola ke kantin bareng.


Yola menduga kalau ini pasti ada kaitannya dengan kemarin.


Di kantin


"Kamu mau makan apa?", tanyanya memulai kecanggungan.


"Mie instan aja", jawab Yola sambil menunduk.


"Okey, mie instan lagi.", kata Anry sambil menganggukkan kepala.


Mereka telah duduk di meja kantin dan didepan mereka telah tersedia hidangannya masing masing.


"So, sampai sejauh ini, are you okay, Yol?", tanya Anry serius sambil melihat Yola.


"Yeah.", jawab Yola simpel yang masih enggan melihat muka Anry.

__ADS_1


Anry paham dengan keadaannya. Bukan hanya dia yang sedih, tetapi didepan dia juga sedang merasakan hal yang sama.


"Yola, aku mau ngomong serius", kata Anry.


"Ngomong apa?", tanya Yola.


"Ayo kita lupakan perasaan ini. Beri masing masing kita waktu 1 bulan untuk melupakannya. Perasaan ini salah, selagi belum terlalu dalam, ayo kita benah. Ini hanya cinta monyet. Bagaimana menurutmu?", tanya Anry.


Yola terdiam, mengangkat kepalanya dan menatap Anry. Yola menarik napas nya, dan tersenyum.


"Hm okey, aku setuju bang. Aku juga tau, kalau perasaan ini baru saja datang dan sangat mudah untuk menghapusnya, bukan? Inilah hanyalah cinta monyet. Setidaknya dari sini aku tidak akan menganggap remeh tentang partuturan.", ucapnya sambil tersenyum.


Anry yang mendengarnya tidak menyangka kalau perempuan yang didepannya ini akan menjawab sebijak itu dan sambil tersenyum pula. Anry tersenyum dan meletakkan tangan kanan nya ke kepala Yola dan mengacak acak rambut Yola dan berkata, "Huh adik kuu".


Keduanya tertawa, sambil menutup kesedihan di dalam hati mereka. Mereka masih enggan menunjukkannya. Dan mereka berharap, waktu sebulan percobaan move on ini akan berhasil.


Dari kejauhan, seseorang menatap mereka dengan raut sedih. Sedih memendam nya terlalu lama. Namun dia tidak berani untuk mengatakannya.

__ADS_1


Kira kira itu siapa yaaa? Ayo tebakkk.


Hai hai haiii, terimakasih buat semuanya. Maaf kalo masih ada typo yaa. Jangan lupa like, komen dan vote terus. Sehat sehat ya semua di tengah pandemi ini💙


__ADS_2