Analogi Cinta

Analogi Cinta
Suku Batak


__ADS_3

Anry pun membalas pesan tersebut, setelah memikirkan darimana dia akan memulai.


"Jadi seperti yang udah aku jelasin sebelumnya. Kalau di Batak itu ada marga marga yang ditentang karna suatu hubungan. Misalnya Tarito, Tartulang, dan Parna. Nah sekarang aku akan jelasin tentang Tarito. Kenapa harus yang Tarito? Karena marga kita itu Tarito, Yol. Maksudnya adalah marga kita itu bersaudara. Kamu marga (boru) Simanjuntak dan aku marga Siahaan. Kamu itu adek aku.", balas Anry.


Mata Yola saat membaca itupun berair, seolah olah dia nggak percaya dengan pernyataan terakhir dari Anry itu. Dia meyakinkan dirinya lagi dengan mencari tahu dari google. Dan benar saja apa yang dikatakan oleh Anry jika marga mereka memang lah bersaudara.


Yola menangis.


Dia tidak sanggup untuk membalas chat tersebut hingga akhirnya dia tertidur sambil mendengarkan lagu.


Disisi lain, Anry yang menunggu balasan dari Yola pun khawatir. Mengapa Yola tidak membalas pesannya. Apa mungkin dia sedang membutuhkan waktu sendiri? Namun ternyata kekhawatiran dia lebih besar daripada hal lainnya. Dia langsung menghubungi Rosa, dan meminta Rosa untuk menghubungi Yola. Dia sangat gengsi untuk menunjukkan perasaannya. Rosa yang saat itu sedang bersantai pun menelpon Yola berkali kali. Namun hasilnya tetap nihil.

__ADS_1


Rosa meyakinkan Anry kalau Yola akan baik baik saja. Yola hanya butuh waktu buat dirinya sendiri.


Saat terbangun, Yola merasakan kepalanya sangat berat. Dia menghampiri mamanya dengan mata bengkak. Wajar saja mamanya menanyakan mengapa matanya bisa seperti itu.


"Kenapa matanya kak?"


"Gapapa ma. Ma, kakak mau nanya, emang marga kakak sama Siahaan itu kakak adek ya?", tanya Yola mengalihkan pembicaraan.


"Gapapa ma, teman kakak tadi bilang gitu.", jawab Yola mengakhiri obrolan singkat tersebut.


Yola pergi ke kamar mandi, dia mandi agar badannya bisa lebih fresh dan melupakan sejenak atas apa yang telah terjadi tadi.

__ADS_1


Setelah mandi dan berbenah diri, dia berberes rumah untuk membantu mamanya. Setelah itu, dia makan dan belajar beberapa materi yang akan di pelajari besok di sekolah. Tak lupa dia membuat cokelat panas untuk meredakan kesedihannya sambil menonton youtube.


Setelah bosan menonton youtube, dia bermain bersama adiknya.


Tak terasa sudah pukul 10 malam. Adiknya telah tertidur di kamar.


Yola, cewek si tukang begadang ini benar benar merasakan sakit di kepalanya. Dia mengambil obat dari kotak obat dirumahnya dan meminumnya. Setelah itu, dia berbaring sambil mengingat ucapan ucapan papanya yang menjelaskan tentang marganya. Namun, dulu dia hanya acuh tak acuh dan merasa itu belum terlalu penting untuk seusianya sekarang ini. Sekarang dia menyesal. Jikalau dia mendengarkan apa yang papanya jelaskan kemarin, mungkin saja perasaan ini tidak akan terjadi. Mungkin saja dia dan Anry akan lebih akrab lagi sebagai abang adek. Mungkin saja dia tidak akan pernah bertengkar pada kakak kelas dan temannya. Dan mungkin saja dia tidak akan sakit seperti malam ini.


Yola yang biasanya tidur jam 1-3 subuh pun malam ini tertidur di jam 11.


Hallllo semua! Horas! Terimakasih buat semua yang udah ngebaca sampe bab ini. Mungkin bab ini agak membosankan karna penjelasannya banyak ke suku Bataknya ya😊 Gapapa, yang penting like, komen dan vote terus ya! Stay safe semuanya💙

__ADS_1


__ADS_2