
Pak Security yang mendapatkan jawaban dari Fabian mulai menatapnya dengan tatapan tajam dan memastikan agar dia tidak tertipu lagi oleh Fabian.
"Yasudah, kalian boleh lewat" ucap pak Security yang mulai yakin dengan Fabian.
Fabian yang takut kebohongannya akan terbongkar oleh pak security bergegas secepatnya meninggalkan pos security itu dan menarik tangan Rendy, sedangkan Airin yang tau maksud dari Fabian, juga menggandeng tangan Melly.
Rendy dan Melly yang ditarik tangannya oleh kedua sahabatnya bingung dan terutama Rendy, dia kaget tangannya dipegang oleh Fabian layaknya seperti Airin yang menarik tangan Melly
"Eh... eh... apa-apaan lu segala pake narik tangan gw" ucap Rendy
Namun, Fabian tak menjawab pertanyaan dari Rendy dan secepatnya meninggalkan pos security itu, sampai sekiranya aman barulah Fabian melepas tangan Rendy.
"Maksud lu apaan segala gandeng tangan gw, gw masih normal" ucap Rendy.
"Udah diem aja lu, sekarang udah aman dan gw juga sebenernya ogah pegangan tangan sama lu" balas Fabian
"Iya, ada apa sih Fabian, Airin" ucap Melly
"Sebenernya yang gw kasih ke pak security itu bukan nomer hp si teteh yang diwarung sebrang" ucap Fabian.
"Lah, terus lu tadi ngasih nomer siapa" balas Rendy.
"Iya, tadi kamu ngasih nomer siapa dong" yang dilanjut oleh pertanyaan Melly.
"Oh soal itu, udah gausah dibahas, yang penting kita udah aman sekarang, iya ga Rin" balas Fabian yang langsung menengok kearah Airin.
__ADS_1
Airin hanya manggut ketika Fabian menatapnya.
"Udah, kita pulang aja yukk, udah laper nih gw" ucap Airin.
"Sama aku juga, ayo kita pulang Airin" balas Melly yang gantian menggandeng Airin lalu berjalan.
"eh tunggu dong" balas Fabian.
Hanya tertinggal Fabian dan Rendy, Fabian menatap Rendy...
"Lu ga mau gantian gandeng tangan gw gitu, kayak Melly sama Airin" ucap Fabian yang menatap Rendy sambil disertai candaan.
Rendy hanya menatap jijik Fabian "Idih ogah, gw masih normal" lalu pergi menyusul Airin dan Melly dan meninggalkan Fabian.
"Woii tungguin dong" balas Fabian yang menyusul ketiga sahabatnya.
Ketika di jam istirahat Airin, Melly, Fabian dan Rendy sedang menyantap makan siang dikantin, setelah selesai makan mereka berempat membayar makanan tersebut dan menuju kelas.
Namun tiba- tiba...
"Aduhh, kayaknya aku mau ketoilet dulu deh" Ucap Melly yang tiba-tiba kebelet ingin buang air kecil.
"Mau aku temenin ga" balas Airin.
"Nggak usah, kalian duluan aja ke kelasnya, nanti aku nyusul" balas Melly dan langsung menuju toilet.
__ADS_1
mereka bertiga pun berjalan menuju kelas dan meninggalkan Melly, tak berselang lama dari arah belakang ada yang memanggil Rendy.
"Rendy" teriak Orang yang berada dibelakang tersebut.
"Oh iya gw lupa kalo ada janji sama dia, yaudah gw mau kesana, kalian duluan aja, nanti gw juga nyusul" Ucap Rendy sambil meninggalkan Airin dan Fabian.
"Sebentar" Teriak Rendy pada orang itu.
Sementara Airin dan Fabian saling menatap dan melanjutkan perjalanannya menuju kelas, namun sebelum sampai nya dikelas dari kejauhan nampak sebuah kertas yang menempel ditiang listrik dan Fabian mempunyai Ide.
"Eh Airin, tunggu sebentar ya" Ucap Airin.
"eh... eh.. mau kemana lu" Balas Airin.
"Gw ada ide buat nanti kalo pak Security nagih janji gw tadi, soalnya gw ga punya nomer si teteh janda itu" balas Fabian
Bersambung....
•
•
•
•
__ADS_1
Gimana sama Alurnya, udah baikan atau masih sama aja?? silahkan komen dibawah ya 😊🤗