
Rendy mencoba untuk tidak menghiraukannya, namun 3 orang tersebut masih mencegat Rendy.
"Permisi saya mau lewat" ujar Rendy.
"Mau lewat kemana, disini aja dulu sama kita-kita" balas salah seorang pemuda dengan nada songong.
Rendy yang mendengar perkataan ketiga pemuda itu nampak kesal, dan ketika pemuda itu berbicara bau alkohol terendus oleh Rendy. Ia yang tau pemuda itu tengah terpengaruh oleh miras mencoba untuk tidak meladeni dan berlari kearah sahabatnya.
"Woiii kita pergi dari sini yukk" ujar Rendy.
"Kenapa emangnya, disini adem" balas Melly.
"Tadi gw dicegat sama 3 orang laki-laki, pas dia ngomong kecium bau alkohol dari mulutnya, kayaknya dia abis mabok-mabokan" ujar Rendy.
"Yaudah hayuu kita cari tempat yang rame aja, takutnya disini kita malah jadi sasaran mereka lagi" balas Airin.
"Ayooo Rin" balas Melly.
"Yaudah kita keparkiran aja sekalian pulang" ujar Fabian.
Akhirnya mereka berempat menuju tempat parkiran motor dan beristirahat disana lalu pulang.
…………..
Keesokan harinya mereka berangkat kekampus seperti biasa dengan berjalan kaki meskipun mereka mempunyai kendaraan, menurutnya lebih baik berjalan bersama ke kampus karena memang sudah kebiasaan mereka berempat.
"Bian, inget ya, gw ga mau ikut-ikutan masalah lu nipu pak Security hari sabtu lalu" ujar Airin.
"iya aku juga" saut Melly.
"gw juga" lalu saut Rendy.
__ADS_1
"iya-iya santai aja kali, belum tentu pak Securitynya masih inget kejadian itu" balas Fabian.
Akhirnya mereka bergegas menuju Kampus Berlian, sesampainya didepan gerbang kampus mereka tidak melihat adanya Pak Security.
"Woii gada Pak Security tuh, mending kita buru-buru masuk kekelas biar ga ketauan" ujar Fabian sambil berjalan cepat.
"Ya itu kan masalah lu sama Pak Security" balas Rendy.
Tiba-tiba ada yang memanggil Fabian dari belakang.
"Fabian!!!" ujar seseorang dibelakang mereka.
"Waduh, tamat riwayat gw" ujar Fabian membulatkan matanya.
"Waduh, yu Rin, Mell kita kabur" sahut Rendy berjalan cepat sambil menarik tangan Airin dan Melly.
"Eh tungguin dong, temenin gw" balas Fabian namun sahabatnya tetap pergi meninggalkannya.
"Fabian, tunggu" teriak seseorang dari belakang.
"Eh tunggu, kayaknya itu bukan suara pak security deh, tapi suara perempuan" ucap Fabian ada dirinya sendiri.
Ketika menoleh kearah belakang, benar saja yang memanggil Fabian dari arah belakang adalah Milla, Ya Mila adalah PDKT-an nya Fabian.
Fabian langsung memasang wajah sumringahnya karena bertemu dengan si doi-nya yang baru beberapa hari dekat.
"Eh kamu Mill, aku kira Pak Security" ujar Fabian.
"Enak aja disamain sama Pak Security" balas Milla tiba-tiba masang wajah cemberut.
"Ya maaf, soalnya kemarin aku abis boongin Pak Security hehe" balas Fabian.
__ADS_1
"Oh gitu, yaudah ayoo kita masuk" balas Mila sambil menggandeng tangan Fabian.
Fabian terkejut karena doi-nya menggandeng tangannya, ketika sudah dekat kelas, Airin, Melly dan Rendy yang melihat Fabian dengan seorang wanita saling memandang.
"Sejak kapan dia punya pacar" ujar Rendy.
"Gw juga ga tau" balas Airin.
"Perasaan kita selalu barengan deh" balas Melly sambil menatap kembali ke dua sahabatnya itu.
"Sejak kapan bian deketin cewe kelas sebelah ya" sambung Melly.
Ketika ketiga sahabatnya itu sedang fokus membicarakan dirinya, Fabian yang tidak mengetahui dirinya sedang di gosipin oleh ketiga sahabatnya ikutan nimbrung.
"Ada apa nih" ujar Fabian dengan nada pelan.
"Itu, si Fabian sejak kapan deket sama cewe" ucap Rendy dengan nada pelan tanpa menyadari Fabian.
"Oh, kalian pada kepo ya" balas Fabian.
Ketiga sahabatnya mulai menyadari dan saling menatap.
•
•
•
•
Gimana nih sama Ceritanya, nyambung ga? Author noob mau denger saran dari para readers, silahkan Komen dan Like dikolom komentar supaya author bisa memperbaiki yang kurangnya😊😁
__ADS_1