Antara Cinta Dan Tugas

Antara Cinta Dan Tugas
Khawatir


__ADS_3

Dody yang tidak tega melihat Cia menangis akhir nya memaafkan.


" baik mbak, tapi tolong video nya di hapus, Jangan sampai tersebar "


" Oke "


Dody meminta kunci mobil dan membawa Cia ke suatu tempat di sebuah desa yang indah nan asri


" Dod, lu mau bawa gua kemana? "


" satu hari ini kita cari surga dunia "


Dody berkata tegas dan sangat menyakinkan membuat Cia sedikit khawatir


" Maksud lu apa?? "


Dengan nada tinggi terlihat di wajah Cia ketakutan


" Ya Surga Dunia "


lagi lagi Dody sebut Surga Dunia yang buat CIA khawatir apalagi mobil melewati pegunungan yang kanan kiri nya hutan


" Dod jangan macam macam "


Cia mulai gelisah terlihat dari duduk nya yang tidak nyaman


Dody tidak menggubris sikap Cia, terlihat mobil sudah memasuki Perkampungan dan CIA merasa belum pernah datang kesini


Dody menghentikan mobil nya di depan balai desa dengan tulisan " BALAI DESA SEKAMPUNG "


Cia masih penasaran dan terus bertanya kepada Dody


namun Dody tidak menjawab dan turun dari mobil.


ada seorang wanita berjalan disamping Dody, wanita itu menuntun sepeda nya, dan menyapa Dody.


Cia masih penasaran dan turun juga dari mobil nya

__ADS_1


" Dod,... "


Cia mendekati Dody dan ingin bertanya, Bu Dody meninggalkan Cia dan menuju ke sebuah rumah.


Cia yang ketakutan dan berlari mengikuti Dody ,


" Eh.. Dod... , Dod.. "


sambil berteriak dan mengejar Dody yang lumayan jauh meninggalkan nya .


Dody sampai di rumah seseorang dan mengucapkan salam.


" Assalamualaikum "


sambil mengetok pintu rumah tersebut.


Cia yang kecapekan mulai memaki Dody


" Dod,, lu gila ya, gua di tinggal sendiri, kalau ada yang menculik gua bagaimana? "


terdengar nafas Cia Ngos - Ngosan


" Assalamualaikum "


setelah dua kali mengucapkan salam, akhirnya terdengar jawaban salam dari dalam rumah


" Waalaikumsalam "


" Siapa? " tanya seseorang dari dalam rumah yang terdengar seperti suara kakek.


" Cucu kek. " jawab Dody


" Oh, Cucu kakek, masuk saja cu, pintu tidak di kunci. "


" baik kek. "


Dody mulai membuka pintu kakeknya dan masuk

__ADS_1


" Ayo masuk, mau apa tidak? kalau tidak saya tutup pintu nya "


Cia yang sedikit ragu mulai masuk ke rumah kakek Dody.


Cia memperhatikan sekeliling rumah kakek nya Dody, mulai dari lantai, Dinding, hingga atap nya


Dody yang melihat gelagat Cia dan langsung menegur nya.


" Kenapa? baru lihat rumah begini? "


" memang sederhana, tapi punya banyak cerita "


Dody terlihat sangat bahagia bisa berkunjung kerumah kakek nya.


Dody mencari kakek nya yang lagi ada di dapur, dan mencium tangan kakek nya.


Cia pun ikut mencium tangan kakek Dody


Setelah melihat mereka berdua saling melepas kangen, Cia meminta izin untuk kedepan karena merasa panas.


" Dod, gua izin ke depan rumah dulu ya "


" Oke " Dody menjawab singkat.


" mari kek " sapa Cia sebelum keluar rumah.


" Monggo " jawab kakek Dody sambil tersenyum.


Cia duduk di samping rumah kakek Dody, disana ada bangku panjang terbuat dari bambu dibawah pohon mangga.


Cia memperhatikan sekeliling nya, merasakan ada ketenangan dalam hati nya.


" Tenang banget kampung ini "


gumam Cia sendirian.


Di kampung kakek Dody ini yang punya kendaraan motor hanya Bapak Kepala Desa, jalan nya pun belum di aspal, mayorita orang orang bekerja di pabrik teh milik Bapao Lurah dan ada juga yang bekerja di kebun Teh milik Pak Raharjo.

__ADS_1


Pak Raharjo dan Bapak Lurah adalah orang yang paling kaya di kampung nya kakek Dody.


__ADS_2