
Preman itu terjatuh dari motornya, terlihat sangat marah melihat Dody dan Bang Erwan berdiri di depan nya.
Tinggi besar, ber anting, dan bertatto.
itulah perawakan sang preman.
Dody agak gemetar melihat sang preman,. tapi bang Erwan sangat santai menghadapi nya.
" Hey, Anak ingusan, berani nya kamu menghentikan kami " ucap salah satu preman itu.
kedua preman itu langsung mengeluarkan pisau..
" Bang, kita pergi saja yuk " ucap lirih Dody kepada Bang Erwan.
" Kita kalau menolong orang jangan setengah setengah "
Dalam hati Dody " Sudah nanggung disini "
sang preman berlari mengejar bang Erwan dan Dody.
dengan sikap Dody dan Bang Erwan melawan preman itu.
Berkat ajaran silat dari Bapak nya, Dody mulai melawan preman itu.
satu sayatan pisau terkena tangan Dody dan mundur terjatuh.
" Stop stop, perih nih kena pisau " ucap Dody ke preman itu.
Tapi preman itu tak menghirau ucapan Dody dan menendang kaki nya.
"Aduh sakit, ampun bang " teriak Dody ke preman itu.
Preman itu terus menendang dan memukul Dody.
dan akhirnya Dody pingsan, preman itu menghentikan serangan nya ke Dody dan melempar pisau nya ke tanah, lalu berbalik arah untuk membantu teman nya yg di hajar bang Erwan.
__ADS_1
Tanpa di sadari, Dody bangkit dan memukul kepala preman itu dari belakang.
Ternyata Dody hanya berpura pura pingsan.
Preman itu terjatuh kesakitan, dan menoleh ke arah Dody
" kurang ajar, brani nya kamu memukal aku "
" haha, Bodoh di bagi bagi om, haha "
preman itu bangkit dan menyerang Dody
tapi kali ini Dody bisa menghindar
" wkk tidak kena, eits tidak kena "
terus menerus preman itu meluncurkan pukulan kepada Dody, tapi Dody mampu menghindar
" Stop stop, Capek saya " Ucap preman
" Ya sudah Duduk sini dulu om, istirahat dulu sambil ngopi " ajak Dody ke preman itu.
tak sampai disitu, Doduly terus menghajar sampai preman itu bener bener lemah dan menyerah.
" Ampun bang, Ampun, jangan hajar saya lagi, saya belum nikah "
Bang Erwan yang dari tadi berantem akhir nya mampu melumpuhkan perlawan preman itu.
" Dod ada tali apa tidak di bus "
" Ada bang, karung juga ada "
Bang Erwan mengikat tangan mereka berdua jadi satu ikatan..
ke isengan Dody muncul,.
__ADS_1
" Bang, aku bungkus pakai karung ya kepala nya "
" iya terserah Dod,"
Dody memasukan karung ke kepala preman itu.
" makanya jangan jadi penjahat " ucap Dody dengan menarik sedikit hidup preman preman itu.
ayo jalan, preman itu bangkit berdiri dan mulai jalan.
" siapa yang suruh jalan berdiri, jalan jongkok " ucap Dody dengan Tegas.
" Kamu sudah berani ya Dod, tadi awal kamu takut, sekarang sombong berani "
" iyalah bang, saya gitu lho.. "
Dody menjalankan bus nya, sementara Bang Erwan membawa sepeda motor nya korban tadi.
Sampai di TKP, masih banyak orang yang menunggu, Dody turun dari bus dan menyuruh warga menurunkan preman itu.
" Dod brani nya kamu menyuruh warga?"
" ya iyalah, aku kan pahlawan, hehe "
" Pahlawan apa Dod, Pahlawan bertopeng, haha "
mereka berdua tertawa lepas.
preman itu sudah di keluarkan dari bus oleh warga,.
mereka membuka karung yang menutupi wajah mereka.
terlihat dari wajah preman sangat ketakutan.
" Halo bung, apa kabar? sudah siap tidur di rumah baru? " ejek bang Erwan kepada preman itu.
__ADS_1
Bersambung.
Tunggu kelanjutan episode nya ya..