
Saat di PONPES Dody dan bang Erwan di persilahkan masuk dan ber istirahat sejenak.
Baru di ketahui ternyata laki laki yang menyewa bus Dody adalah pemilik PONPES, Ustad Arief,.
Ustad arief memanggil anak nya dan meminta tolong untuk buatkan minuman dan makanan ringan buat Dody dan Bang Erwan.
sambil menunggu minuman datang, saya tanya banyak tentang PONPES ini, ternyata cukup lama PONPES ini berdiri, sekitar tahun 80 an.
...dari tadi saya ngomong banyak dengan pak ustad....
tapi bang Erwan diem saja. tidak ada satu kata pun terucap dari mulutnya.
mungkin bang Erwan lelah. batin Dody.
sekitar 10 menit, anak pak ustad datang membawakan camilan dan teh hangat.
berhubung saya haus dan lapar, tanpa malu saya langsung melahap camilan dan menghabiskan satu cangkir teh.
Pak ustad tertawa melihat tingkah konyol ku.
" Hey nak, pelan pelan kalau makan, nanti keselek" ucap pak ustad sambil tertawa renyah.
Dody pun senyum dan merasa malu.
sudah kenyang dan sudah hilang rasa haus. lagi lagi bang Erwan terdiam melamun.
Kenapa ya bang Erwan diam terus. Batin Dody yang jadi bingung dengan sikap bang Erwan.
sesaat setelah selesai minum teh, Dody dan Bang Erwan berniat pamit untuk pulang.
__ADS_1
tetapi pak ustad mencegah nya dan meminta untuk bermalam disini.
" Tidak usah pulang dulu nak, bermalam di sini saja, diluar hujan nya sangat deras, dan rumah kalian kan sangat jauh " Kata pak ustad.
Dody terdiam dan berfikir. saat Dody masih berfikir, tiba tiba bang Erwan menyetujui keputusan pak ustad.
" Siap pak, kita akan bermalam disini " Dengan semangat bang Erwan menyetujui.
Dody bingung, kenapa bang Erwan yang tadi nya diem, sekarang ceria dan bersemangat.
Pak ustad memanggil satu santri nya untuk mengantar Dody dan Bang Erwan ke kamar tamu.
Didalam kamar, Dody mengabari orangtua nya bahwa hari ini dia tidak pulang. orangtua Dody sudah paham dengan pekerjaan anak nya sekarang, jadi beliau tidak khawatir.
Saat di dalam kamar, Dody mulai bertanya kepada bang Erwan.
" Bang, kenapa sikap kamu hari ini beda banget ya, di bus ceria, di PONPES terdiam, sat pak ustad menyuruh bermalam disini, kamu senyum lagi, kenapa bang?"
" Dod sebenernya aku tadi lihat anak nya pak ustad cantik banget, aku jadi jatuh cinta Dod "
Dody tertawa kencang sambil mengejek bang Erwan.
" Hahaha bang, kamu jatuh cinta? tapi kenapa sikap kamu seperti orang kerasukan. diam senyum diam senyum hahaha "
bang Erwan sangat malu dan pergi keluar dari kamar nya.
Dody pun mengikuti kemana bang Erwan pergi,.
ternyata bang Erwan melihat anak pak ustad dari kejauhan.
__ADS_1
Ternyata bang Erwan benar benar jadi cinta pandangan pertama. batin Dody sambil senyum senyum sendiri.
Dody pun kembali ke kamar nya dan merebahkan badan nya yang sangat lelah.
Bang Erwan masuk ke kamar dan langsung ikut rebahan di kasur.
" Kenapa bang wajahmu kusut gitu " tanya Dody.
" Aku bingung Dod, Apa mau ya anak pak ustad sama aku, yang hanya kenek bus, dan gak bisa mengaji ini ".
Dody kasihan melihat bang Erwan bersedih, dengan sebisanya Dody menenangkan bang Erwan.
" Bang, jangan menyerah sebelum perang, abang hanya kenek bus, tapi rejeki abang halal, abang bukan tidak bisa mengaji, tapi abang belum bisa, yakin lah semua bisa di perbaiki "
dengar ucapan Dody, bang Erwan mulai berfikir dan bilang pada Dody.
" Dod, bagaimana kalau kita belajar ngaji disini, seminggu sekali kesini. "
Dody terdiam, berfikir,.
" Benar juga ya bang, selama ini kita kan jauh dari sang Pencipta, mau hidup enak, tapi lupa sama yg memberi rejeki,. "
bang Erwan pun terlihat bahagia dan langsung tertidur.
Bersambung.
jangan lupa vote, like dan komen ya
biar cerita ini semakin bagus.
__ADS_1
tunggu cerita kisah cinta bang Erwan dan anak nya pak ustad.