Antara Cinta Dan Tugas

Antara Cinta Dan Tugas
suasana asri


__ADS_3

saat Cia mulai tebawa suasa kampung ini, Dody datang dan bertanya


" apa yang kamu rasakan? "


" ini indah banget Dod, tenang, nyaman, nan asri " Cia mulai menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkan nya.


" udaranya masih alami belum tercampur polusi, beda banget sama Jakarta Dod "


" ya sudah, kamu nikmati dulu suasana disini sebelum kita kembali ke Jakarta. "


" Gua masih pengen tinggal disini Dod, 2 sampai 3 Hari lagi, otak ini juga butuh ketenangan"


" kalau kamu tinggal disini lebih lama, kita bisa di grebek sama warga, di usir, lebih parah nya kita bisa di paksa nikah, lagian kamu juga punya pekerjaan di Jakarta. "


" enggak apa apa deh kita nikah disini, hehehe "


Cia mulai berani menggoda Dody.


" Gila kamu, sinting "


Dody beranjak pergi meninggalkan Cia.


" Dod ..... dod.... , mau kemana lu.. "


" JANGAN IKUTIN AKU. "


Dody mulai marah dan membentak Cia

__ADS_1


Cia yang suka menggoda Dody malah semakin menjadi jadi, ia terus mengejar Dody yang berjalan terus menuju rumah Pak KADES.


" Ngapain lu Dod ke rumah Pak KADES?? "


" Banyak tanya lu.. "


jawab Dody ketus.


" Assallamualaikum "


" waalaikumsalam "


" maaf siapa ya?? "


tanya Pak KADES


" Oh iya, silahkan masuk "


pak Kades mempersilahkan masuk


" oh ya, kalau boleh tau ada apa ya mas sama mbak nya datang kesini "


" sebelum nya saya minta maaf pak mengganggu waktu istirahat bapak, tapi tujuan kita kesini untuk meminta izin kepada Bapak, selaku pimpinan disini, kita disini mau mendirikan tempat wisata disini pak "


" Memang nya mas nya mau membangun wisata apa?? apakah mas nya bisa menjamin , jika warga disini aman dan tidak terganggu? "


" tadi saya lihat disitu ada sungai yang mengalir di antara persawahan, nah itu nantinya saya akan buat wisata air, cafe, dan jika berhasil bisa menambah lapangan pekerjaan "

__ADS_1


" baik, izinnya mas saya terima, tapi saya juga harus bilang sama perangkat dan masyarakat sekitar sini, saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri mas. "


," iya pak, saya tunggu kabar baik nya, dan semoga kampung ini bisa maju lebih di kenal masyarakat luar, dan terimakasih bapak, sudah menyambut kita dengan baik, kita pamit dulu pak "


" baik mas. "


" Assalamualaikum "


" waalaikumsalam "


mereka berdua mulai meninggalkan rumah nya pak KADES


" Eh Dod, lu ngapain sih mau buat wisata segala, memang nya lu yakin mereka bakalan menerima usul mu?? coba pikir, warga disini tidak mungkin bisa menerima acara lu, wisata wisata apalah itu, warga disini sudah cukup nyaman hidup begini "


" Eh Cia, kalau kamu tidak mau membantu ku , silahkan kamu pergi, pulang sendiri, jangan mengikuti ku lagi, silahkan pergi, pulang ke Jakarta. "


Dody merasa kecewa sama Cia, dia marah karena Cia tidak mau membantu dan mensupport nya.


Cia lantas pergi meninggalkan Dody sembari mengusap air mata nya.


Dody yang masih kecewa tidak mencoba mengejar Cia, padahal jalan menuju kota sangat jauh dan jalanannya sangat curam, samping kanan kiri jurang.


sambil bawa mobil, Cia tetap menangis dan terus memikirkan perkataan Dody, Cia yang sudah mulai jatuh cinta sama Dody merasa sangat kecewa dengan perkataan nya itu.


Dody yang pikiran nya semrawut mulai menelefon Cia, namun Tidak ada jawaban dari Cia


Dody yang mulai khawatir keadaan Cia kembali ke rumah Pak KADES untuk pijam sepeda motor ..

__ADS_1


__ADS_2