
Setelah tiga hari dua malam kita menunggu Pak Fery beserta Partner nya meeting, akhir nya mereka datang ke bus.
Pak Fery berkata, " Mas, Ayo kita Balik ke Kota kita " Bang Erwan pun menjawab dengan singkat " Siap Pak "
Sebelum berangkat Pak Fery mengajak kita semua untuk berdoa, " Sebelum berangkat, Mari kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing masing " ujar pak Fery.
Saya pun menjalankan bus pelan pelan melewati kota kota, dengan santai nya bus kita menerobos ramai nya jalanan, setelah lama melakukan perjalanan, akhir nya kita masuk ke kota kita, masih kurang lebih 30 menit kita baru sampai ke hotel.
Pak Fery mengajak Partner nya untuk makan dulu
" Mas kita berhenti cari makan dulu ya "
__ADS_1
bang Erwan pun bertanya
" Cari makan di mana pak?? " saya tanpa sengaja celetuk pelan, " Nasi pecel khas Madiun saja " sambil ketawa pelan.
pak Fery pun mendengar celetuk saya, " Dimana mas Nasi pecel yang enak??, sudah lama saya tidak makan nasi pecel ". akhir nya saya menunjukkan tempat nya.
Pak Fery pun menyetujui dan saya langsung bawa bus menuju tempat Nasi pecelnya.
Namun lagi lagi si wanita yang bernama Kiky protes, " Kenapa harus makan nasi pecel??, kenapa tidak ke Resto mewah saja pak?? " Tanya Kiky ke Pak Fery, Dengan cerdas pak Fery menjawab pertanyaan Kiky " Kita hidup tidak harus selalu manis, kadang juga perlu merasakan yang pahit " ujar pak Fery.
" Iya sudah kita disini saja " Bang Erwan pun setuju.
__ADS_1
Kami pun memesan makanan dan minuman, kami cari yang harga nya paling murah. ( maklum uang saku nipis, hehe) di saat kami menunggu makanan nya datang, Saya mengabari orang tua kalau sudah balik ke kota kita.
disaat itu pula pak Fery datang, dan mengajak kita untuk masuk, tapi bang Erwan menolak karna tidak enak dengan lainnya dan ingin merebahkan badan nya sebentar. " oh gitu mas, iya sudah, nanti saya yang bayar makanan nya" kata pak Fery, tapi bang Erwan menolak lagi, " Tidak usah pak, Biar kita bayar sendiri " pak Fery tetep ngotot untuk bayar makanan nya dengan alasan kita sudah masuk dalam tanggung jawab beliau.
sambil menunggu makanan datang, saya merebahkan badan dulu, karena sangat lelah, saya dan bang Erwan memilih tempat lesehan, agar kita bisa beristirahat sejenak.
Setelah makanan datang, kita menyantap dengan lahap, ini tempat favorit kita makan,.
selesai makan, pak Fery dan lainnya keluar dari warung dan bergegas ke bus untuk melanjutkan perjalanan.
bus pun berjalan pelan, sekitar 15 menit lebih kita sampai di hotel, yang lain nya sudah turun, tinggal pak Fery di bus.
__ADS_1
pak Fery memberi saya uang, dan meminta nomor handpone saya.
Bersambung