Antara Kita,Dan Kia

Antara Kita,Dan Kia
sisi berbeda


__ADS_3

Sinar matahari pagi menembus celah-celah gorden jendela kamar Alia tanpa pemirsi hingga membuat sang empu mengerjapkan mata dengan tangan yang juga meraba jam waker dinakas samping tempat tidurnya.


Mata yang awalnya sayu akibat baru bangun,berubah jadi lebar ketika melihat jarum pendek dan jarum panjang diangka enam,tandanya kurang 20 menit lagi gerbang sekolah ditutup.


Tak peduli grafitasi tempat tidur yang membuatnya sangat nyaman,Alia langsung beranjak kekamar mandi dan bersiap-siap.Cukup untuk waktu 10 menit saja,karna Alia rela hanya cuci muka dan gosok gigi,daripada harus berdiri menjaga bendera dibawah terik matahari.


Alia melangkah gontai menuruni tangga mengabaikan suara Aldo yang menyuruhnya sarapan.


"ceklek" suara pintu terbuka,menampakkan pemandangan laki-laki tampan yang baru-baru ini sungguh mengusik hidupnya.


"lo ngapain dirumah gue"dengan nada terkejutnya


"nungguin lo"


"kenapa lo nungguin gue,apa jangan-jangan lo nguntit gue ya"


pletak


”b*** naik/tinggal"sambil berjalan santai menghampiri motor yang berada dipekarangan rumah Alia


Alia prov

__ADS_1


sebel banget sih,gaje banget jadi orang,kan terpaksa naik dong gue daripada nungguin mang ojol,bisa-bisa pas sudah nyampe jadi penjaga tiang bendera.


tapi kan juga lumayan itung-itung juga hemat uang saku hehe.


Author prov


Disaat lampu merah diam-diam Dewa memandang Alia dari kaca spion,melihat Alia yang terus menerus menggerutu sambil memanyunkan bibirnya,membuat Alia tampak imut dimata Dewa.


Bahkan tanpa disadari Dewa tersenyum tipis.


"pegangan"


"haaa"


"haaa"


Dewa menjadi kesal sendiri dan menambah kecepatan motor besar kesayangannya


"Dewaaaa lo gilaaa jangan ngebut gua masih pingin hidup"


"waktu kita mepet Aliaaa"

__ADS_1


Tanpa disadari Alia memeluk erat Dewa dari belakang karena saking takutnya ketika Dewa mengendarai motor dengan kecepatan penuh, dan tanpa sadar mereka berdua sudah sampai ditempat parkir tepat bersebelahan dengan halaman sekolah yang otomatis membuat mereka jadi pusat perhatian dan tak sedikit juga cewek-cewek penggemar Dewa berbisik-bisik membicarakan mereka,khususnya Alia.


"sampai kapan?"kata Dewa dengan nada santai


"apanya?"


"lo meluk gue"


Alia mendongakkan kepala sambil memanyunkan bibirnya 10 persen sebal 90 persen malu banget.Alia segera melepaskan helm dan lari menuju arah lapangan,tanpa peduli tatapan-tatapan tajam dari fans Dewa,dan sangking gugupnya Alia tak tau jika ikatan tali disepatunya lepas.


"gedebuk"


Dia jatuh tersungkur dan sialnya tak ada yang mau menolong melainkan yang Alia dapatkan adalah kata sinis yang keluar dari para cewek yang tadi menatapnya tajam akibat tak terima jika Alia dekat dengan mostwanted sekolah,kata tajam itu terlontar begitu saja tanpa beban tanpa fikiran,membuat Alia ingin menangis karna hatinya yang sakit lebih sakit dari lukanya,Alia ingin lari keluar dari kerumunan tapi kakinya tidak bisa berdiri jadi hanya bisa pasrah menunggu keajaiban datang dihadapannya.


Sedangkan para sahabatnya lari tergesa-gesa menghampiri Alia yang yg sudah dikerumuni para penggemar ketampanan Dewa.


Tiba-Tiba tangan kekar seorang cowok terlihat jelas didepan mata Alia ketika dia menunduk,seketika kerumunan sedikit melonggar,dia mendonggakkan kepala, lagi-lagi dia yang selalu mengisi pikirannya akhir-akhir ini,Dewa.


Melihat Alia yang tak kunjung menerima uluran tangannya akhirnya dewa jongkok menggunakan lutut sebagai tumpuan,tampak cairan bening menetes dari mata indah Alia.


"jangan nangis gue ada disini"sambil menghapus air mata Alia

__ADS_1


Alia hanya mendongak,mendengar kata-kata dengan nada halus tak seperti biasanya meski dengan orang yang sama,kemudian menunduk lagi,Dewa segera memapahnya tapi terhenti ketika melihat luka dilutut dan siku Alia sudah mengeluarkan darah akibat tadi tidak segera dibawah ke UKS dan pastinya sedikit perih jika dibuat berjalan, bahkan membuat Dewa ikut meringis melihat luka itu,Dewa yang peks langsung jongkok dihadapan Alia,Alia memang terkejut tapi Dewa tetap memaksanya untuk tetap naik,alhasil Alia digendong Dewa untuk ke-2 kalinya.


__ADS_2