Apocalypse: Stronghold System

Apocalypse: Stronghold System
Chapter 156 : Tingkat Kedelapan


__ADS_3

"Bagaimana dengan Kapal Selam LA-N6 yang baru dibangun?"


"Kapal Selam LA-N6 sudah selesai dibangun sesuai dengan medan lautan dalam dan diharapkan mampu menahan serangan dari tingkat Kedelapan, tapi sampai saat ini belum diluncurkan karena harus menunggu izin dari Master." Xiaochu memberi laporan dengan gaya sekretaris yang elegan.


Fan Chen merenung, binatang mutan sangat sulit untuk dihadapi, Kumbang Tank Baja dua minggu lalu bisa dibilang mudah karena lebih ke defensif. Jika yang ditemui bukan Kumbang Tank Baja, melainkan Merpati Angin, Macam Tutul Hitam Berduri maupun Singa Api, tidak ada cara selain melarikan diri.


Tingkat Ketujuh tidak selemah yang ditampilkan oleh Kumbang Tank Baja, tingkat Ketujuh mampu menahan ledakan nuklir dan memiliki kemampuan melepaskan serangan berbasis nuklir. Bahkan Raja Gurita tingkat Keenam sangat kuat, mampu membunuh banyak Murloc tingkat Keempat dan memiliki serangan laser serta tembakan nuklir.


"Tingkat Kedelapan dan Kesembilan, apa sudah pernah muncul selain tingkat Kedelapan yang kita bunuh di awal?"


Xiaochu menggelengkan kepala dan menjawab, "Tidak pernah ada yang muncul, mereka sangat tersembunyi, dan pemantauan kita di darat masih terbatas pada kedalaman 200 meter di bawah tanah."


Fan Chen mengetuk jarinya di atas meja dan memikirkan cara apa yang digunakan untuk dapat memantau semua binatang mutan di Bumi. Dengan pemantauan yang sekarang, masih tidak bisa mengamati semuanya


"Kakak."


Fan Chen mendongak menatap adiknya yang memanggilnya.


"Kita bergerak terlalu jauh, baru tiga bulan setelah Bencana Kedua, kita sudah bergerak ke luar angkasa, padahal ancaman di Bumi belum hilang sepenuhnya." Fan Xiaoyu masih tidak percaya dengan perkembangan mereka.


Sebelumnya, mereka tinggal di Kota Perlindungan Angin, dan dia merawat kakaknya selama satu bulan penuh yang selalu mengalami mimpi buruk, bahkan menurut dokter yang memeriksa, kakaknya tidak memiliki harapan untuk hidup.


Tapi setelah kakaknya menjadi Yang Terbangun “Aneh”, tiba-tiba mengatakan sesuatu tentang Bencana Kedua dan hanya dalam kurun waktu tiga bulan, teknologi yang dikuasai mereka meningkat pesat, langsung maju ratusan tahun.


Fan Chen hanya diam dan tidak menjawabnya langsung, dia menatap mata adiknya seraya tersenyum tipis.


"Menurutmu, ini baik atau tidak?"

__ADS_1


Fan Xiaoyu mengangguk, kemudian menggelengkan kepalanya. "Yu'er tidak tahu, di sisi lain, ini baik karena kita bisa mengurangi kecepatan penyebaran binatang mutan. Tapi, Yu'er juga takut akan masalah, seperti teknologi akan menyerang balik, dan perubahan sikap orang terdekat."


"Dengan perkembangan Mingyue Defense, orang-orang yang sebelumnya tidak tersentuh atau tidak dapat ditemui seperti Akademisi Song, Laksamana Su, sekarang mereka bahkan bersikap sopan. Teman-teman Yu'er, mereka sekarang menjaga jarak karena perbedaan status yang besar." Fan Xiaoyu menundukkan kepalanya, dan suaranya semakin mengecil saat dia mengatakannya.


Fan Chen menggenggam tangan Fan Xiaoyu yang duduk di seberangnya. "Mau pergi ke Wilayah Dalam? Orang-orang yang kita selamatkan membangun area mandiri, mereka sudah mulai membuka pasar tradisional. Haruskah kita pergi ke sana? Ajak teman-temanmu yang lain."


Fan Xiaoyu mendongak, dia tidak langsung menjawab, dia memikirkannya untuk waktu yang lama. "Sepertinya tidak dulu, Yu'er ingin menemui Fefei dan Peiyu." Ia melepaskan tangan kakaknya, lalu dia bangkit dan pergi meninggalkan ruangan.


Fan Chen membiarkan adiknya pergi sendiri, dia sendiri memahami rasa kesepian yang dialami oleh adiknya. Setelah Bencana Pertama, teman-temannya terpisah, dan sangat sulit untuk mendapatkan kabar satu sama lain, apalagi setelah Bencana Kedua, semuanya benar-benar terputus.


Di Mingyue Defense, semua orang yang dekat dengannya selain ibu dan adik, bisa dibilang mereka semua adalah orangnya yang datang dari Stronghold System, jadi mereka adalah hal yang berbeda.


Sampai saat ini, Fan Chen masih terus mencari keberadaan teman-temannya, tentu bukan teman seperti Mu Yanzi, melainkan orang yang benar-benar dapat dibilang sebagai teman. Namun, meski teknologi di Mingyue Defense terus berkembang, 118 Satelit SkyNet difokuskan untuk mengamati binatang mutan dan zombie.


Adapun Drone Pemindaian yang mencari tahu keberadaan mereka, masih belum membuahkan hasil yang signifikan. Wilayah kekuasaan yang dijangkau oleh Mingyue Defense, itu hanyalah Dongguan, Guangzhou, dan Kota Kekaisaran.


"Xiaochu, masih belum menemukan keberadaan mereka?" Fan Chen mendongak, menghela napas penuh emosi.


"Xiaochu masih belum menemukan keberadaan yang sesuai menurut data yang diberikan. Informasi kontak tidak dapat dihubungi, alamat yang tertera sudah didatangi namun tidak ada hasil sama sekali. Xiaochu sudah menerobos semua pertahanan berbagai peralatan elektronik di seluruh dunia, tapi tidak menemukan keberadaan yang sesuai."


Fan Chen kembali menghela napas. Karena tidak menemukan mereka dengan bantuan Xiaochu, maka hanya ada dua kemungkinan: yang pertama adalah mati sebelum Bencana Kedua dimulai, dan yang kedua ditangkap sebagai bahan eksperimen dari konsorsium ketat yang tidak menggunakan perangkat elektronik untuk bertukar informasi.


Walaupun dirasa tidak mungkin, tapi memang ada kelompok yang tidak mempercayai kemajuan teknologi, terutama pada internet, karena mereka beranggapan internet lebih berbahaya dari apa pun.


Fan Chen berdiri, dia mendatangi Pod VR yang diletakkan di sudut ruangan. Dia sendiri masih di Pabrik Xiaochu, dan Pod VR ada di setiap bangunan di Kota Bawah Tanah yang dapat dia gunakan. "Aku akan pergi ke Negara Afriksel, binatang mutan di sana lebih liar dan terbuka, tidak seperti di sini yang sangat tersembunyi. Afriksel, adalah tempat yang cocok untuk latihan militer ..."


"Dan, sudah saatnya membersihkan area di sana dan mengamankan area tambang." Fan Chen masuk ke dalam Pod VR, dia memandang Katerina yang berdiri di depan Pod VR. "Tolong kirim pesan ke Yu'er, Jia Fefei dan He Peiyu. Biarkan mereka masuk ke Pod VR, lalu mengambil Armor HK dan pergi ke Afriksel."

__ADS_1


"Baik, Kapten." Katerina menganggukkan kepala, lalu setelah Pod VR menutup, dia langsung mengirimkan pesan.


Katerina juga ikut bergabung memasuki Pod VR lain setelah dia mengirim pesan.


Xiaochu memantau keduanya, dia tetap berdiri di sana tanpa bergerak sedikit pun, dia bertugas untuk mengawasi keamanan sekitar.


...***...


—Palung Mariana, Samudra Pasifik—


Jauh di dalam Palung Mariana, Anglerfish terlihat berendam di dalam magma dengan mata tertutup, dan bola lampu di dahinya memancarkan sinar terang seperti bintang di malam hari.


Kekuatan dibawanya terus meningkat dengan seiring dengan berjalannya waktu saat ia terus menyerap magma di sekitarnya.


Ukuran tubuhnya sekarang sangat besar, bahkan dibandingkan dengan kapal induk yang dimiliki oleh Negara Elang Botak, kapal induk milik negara itu seperti anak-anak di hadapannya.


Anglerfish membuka matanya yang besar, berkedip-kedip beberapa kali. "Manusia mulai macam-macam. Sepertinya sudah waktunya bagi kami untuk naik dan memakan mereka semua untuk evolusi lebih lanjut ..."


"Tugas kami untuk memusnahkan mereka, membersihkan Bumi sampai tidak ada kehidupan sedikit pun. Ubah planet ini menjadi sarang kami! Setelah mencapai tingkat Kesembilan dan terus mengumpulkan energi, aku bisa meninggalkan tubuh busuk ini!"


Anglerfish mengirimkan gelombang suara ultrasonik, ia memanggil semua binatang mutan di lautan di tingkat Ketujuh untuk pergi bersamanya. Ia, Binatang Mutan tingkat Kedelapan, harus menjadi individu yang memimpin penyerangan.


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2