
Fan Chen memasuki pintu bawah tanah dan hampir kehilangan keseimbangan. Dia masuk secara tiba-tiba, hingga tidak menyadari bahwa tangga di dalamnya bukanlah tangga menurun seperti bukit, melainkan tangga besi yang menempel di dinding.
Untungnya dia memakai Armor HK yang memiliki teknologi Levitasi Magnet, sehingga meski Mesin Pendorong Ion tidak diaktifkan, armor masih bisa berfungsi dengan baik. Penggunaan Levitasi Magnet di Armor HK sendiri hanya sebagai langkah lain, bukan pendorong utama karena terlalu memakan banyak energi.
Fan Chen menoleh menatap Katerina di sampingnya, menganggukkan kepala sebagai tanggapan dan bergegas turun tanpa menimbulkan suara.
Walaupun tidak menimbulkan suara, mungkin anggota Kelompok Elang Hitam yang jauh di bawah tanah sudah menyadari ada yang salah dengan minimarket di permukaan.
Benar saja, baru saja dia bergegas turun, tiba-tiba terdengar peringatan dari Xiaochu:
“Master, kehidupan manusia yang dikurung di ruang bawah tanah menghilang dan mereka berubah menjadi zombie!”
“Dalam 10 menit, ruang bawah tanah akan meledak. Diharapkan Master pergi dari tempat ini sekarang juga!”
***
—10 Menit Sebelumnya—
—Ruang Bawah Tanah—
"Tuan, tempat kita sudah ditemukan, kita harus pergi dari sini secepatnya."
Ilmuwan yang merupakan salah satu eksekutif dari Kelompok Elang Hitam, mendongak melihat eksperimen di dalam pod budidaya. "Sangat disayangkan hanya satu yang berhasil, tapi ini sudah cukup."
Ilmuwan itu berbalik meninggalkan ruangan bersama sekretaris. "Apa mereka Kelompok Mingyue Defense yang beredar seperti rumor?"
"Aku tidak tahu apa itu mereka, tapi dari penglihatan yang diambil oleh merpati yang dikendalikan di langit, yang datang ke sini adalah manusia dengan pelindung logam. Menurut teknologi yang terkandung dan rumor yang ada, harusnya mereka adalah Kelompok Mingyue Defense."
"Apa kau berhasil menemukan markas mereka?"
"Tidak." Wanita dengan pakaian office lady menggelengkan kepalanya seraya membetulkan posisi kacamata yang dikenakannya. "Tapi melihat dari perubahan Kota Kekaisaran saat ini, harusnya mereka pernah ke sana atau setidaknya memiliki markas cadangan di sana."
Ilmuwan menganggukkan kepala. "Cepat pergi dari sini, ngomong-ngomong apa yang lain sudah berkumpul?"
"Sudah, yang lain sudah berkumpul dan menunggu di jalur pelarian. Sepuluh menit setelah pelarian, bom akan aktif secara otomatis dan meledakkan pangkalan ini."
Ilmuwan itu menggelengkan kepalanya. "Ubah aturan, setelah kita pergi dari sini, lepaskan semua eksperimen yang ada. Jika eksperimen ini tidak bisa menahan, maka aktifkan bom."
__ADS_1
Wanita itu mengangguk kecil, tapi tetap mengatakan pendapatnya, "Tapi, bukankah itu artinya kita terhubung dengan jaringan? Bahkan meski kita hanya terhubung sebentar, kita tidak bisa memutusnya."
"Tidak masalah, menghancurkan satu markas yang ditemukan lebih baik daripada membiarkan mereka mendapatkan data penelitian." Ilmuwan itu sendiri tidak terlalu peduli dengan hancurnya data, bahkan meski data dalam bentuk fisik juga dihancurkan, tapi dia memiliki penyimpanan lain yang tertanam langsung di otaknya.
Dia memiliki metode untuk menyimpan data di otaknya langsung, dan cara menyimpannya menggunakan Kristal Energi yang tertanam di dahinya. Tapi ada efek samping, dia harus mengganti Kristal Energi dari waktu ke waktu untuk mengisi energi yang ada, serta dia akan kehilangan indra pengecap.
"Baik." Wanita itu mengangguk dan tidak lagi bertanya, dia hanya melaksanakan tugas, adapun kehancuran Kelompok Elang Hitam, dia tidak terlalu peduli.
Walaupun dia diselamatkan oleh Kelompok Elang Hitam beberapa tahun lalu, tapi dia tidak memiliki rasa kepemilikan terhadap kelompok ini. Karena bagaimanapun, dia sendiri termasuk salah satu eksperimen manusia yang berhasil dari ribuan orang yang ditangkap dengan kedok penyelamatan.
Ilmuwan itu menghela napas dan berkata, "Sayang disayangkan ribuan bahan eksperimen tidak bisa dibawa, tapi biarlah, mereka sudah disuntik virus zombie yang dilemahkan. Mereka tidak lagi berharga."
Virus zombie di sini bukan dilemahkan dari efeknya. Efeknya tetap sama, tetap mengubah manusia menjadi zombie sepenuhnya, yang dilemahkan di sini hanyalah waktu penyebarannya.
Keduanya bergegas pergi ke area tersembunyi, yang di sana sudah terdapat puluhan orang berbagai usia dan orang-orang penting dari Kelompok Elang Hitam yang ada di tempat ini.
Mereka semua menaiki bus yang sudah disiapkan, lalu pergi meninggalkan tempat ini melalui jalur tersembunyi.
Wanita yang bersama ilmuwan tadi, membuka tablet untuk menghubungkan dengan jaringan, mengendalikan semua perangkat di pangkalan.
Manusia di dalamnya yang awalnya sudah mengalami perubahan dalam kecepatan yang lambat, seperti urat-urat biru di sekujur tubuh dengan setengah mata yang merah, serta kulit kering dengan nanas, tiba-tiba perubahan itu terjadi lebih cepat, apalagi saat datangnya zombie yang muncul, seolah memicu percepatan perubahannya.
Manusia yang berubah menjadi zombie, berdiri langsung seolah sudah mengonsumsi makanan berenergi, sangat berbeda sekali dengan zombie yang berkembang secara perlahan, tidak seperti di ruangan ini yang melompat beberapa tingkat.
***
Kembali lagi ke jalur bawah tanah...
Fan Chen yang mendapat peringatan dari Xiaochu, tidak ragu-ragu dan berbalik langsung ke atas. Dia juga mengeluarkan senjata lain berbentuk roket yang digunakan untuk menghancurkan pintu di atas, termasuk membuka jalur pelarian baginya dari kepungan zombie di permukaan.
Dengan bantuan gaya inersia, logam berbentuk roket itu melesat lebih dulu dari Fan Chen, kemudian dengan pantauan Xiaochu setelah memastikan jarak yang aman, roket itu menyalakan Mesin Pendorong Ion di bawahnya untuk meningkatkan daya dorongnya.
Pintu besi di atasnya dihancurkan, kemudian terlihat zombie yang berhamburan ke segala arah karena efek gelombang kejutnya, namun masih ada beberapa yang jatuh ke dalam lubang.
Fan Chen bergegas pergi dengan kecepatan penuh dengan Katerina yang didahulukan.
Keduanya berhasil keluar dari lubang, tapi salah satu zombie meraih kaki Fan Chen. Untungnya kekuatan zombie tidak mampu menahan kekuatan dorong Armor HK.
__ADS_1
Mereka berdua melewati lantai dua di atasnya, melewati atap yang diledakkan.
Fan Chen menunduk melihat zombie yang menggenggam kakinya. Dia mengalirkan kekuatan dari Unsur Petir di sekitaran pelindung kaki tanpa merusak pelindung tersebut.
Zombie tidak memiliki rasa sakit, tapi dibawah serangan petir Fan Chen, tangan yang mencengkeram erat kaki Fan Chen rusak dan berubah menjadi arang yang terbakar.
Fan Chen mengabaikan zombie yang jatuh dan melihat sekeliling, kemudian melihat beberapa burung yang hinggap di tiang listrik maupun bertengger di atap rumah. Dia melambaikan tangannya, melepaskan serangan Unsur Petir yang menyebar seperti jaring laba-laba, mengenai setiap burung dan meledakkannya.
"Aku ceroboh." Helm yang melindungi kepala Fan Chen terbuka. Dia mengamati minimarket di bawahnya. "Aku tidak berharap mereka sudah membuat persiapan seperti ini. Ke depannya, sangat sulit untuk menangkap mereka."
Walaupun dia tahu bahwa dia telah gagal menangkap Kelompok Elang Hitam di bawah sana, tapi dia tidak marah meski sedikit kecewa. Bukan kecewa atas perginya mereka, tapi kecewa atas keputusannya yang tiba-tiba.
"Ya, selalu ada keberhasilan dan kegagalan. Tidak mungkin, kan, semua Kelompok Elang Hitam bodoh seperti Kulit Besi itu."
Fan Chen menjauh dari area minimarket, lalu dia melepaskan drone dalam jumlah besar dengan teknologi tinggi yang mampu memindah 500 meter di kedalaman tanah dari permukaan.
"Xiaochu, pantau daerah sekitar. Jika menemukannya, lepaskan tembakan laser langsung ke arah pengemudi."
“Baik, Master. Xiaochu sudah memindai, banyak jalan bercabang jauh di bawah tanah. Namun menurut data geografi dan perubahan selama bencana, kemungkinan besar mereka akan pergi ke arah timur laut dan muncul di kantor polisi dalam jarak 8 kilometer dari tempat ini.”
Fan Chen merenung, dia melihat peta yang dibuat oleh Xiaochu melalui pemantauan Drone Pemindaian maupun Satelit SkyNet di atas sana.
"Sulit untuk menebak-nebak, tapi daripada tidak sama sekali."
Fan Chen menoleh ke arah yang ditandai di peta, lalu kembali melihat ke minimarket di bawahnya. Kemudian dia mendongak, melihat roket yang jatuh ke arah minimarket dengan lambatnya karena ada parasit di atasnya.
"Xiaochu, setelah kami pergi dari sini, potong parasut, pastikan jatuh di tengah-tengah minimarket dan aktifkan daya ledak di dalamnya."
“Baik, Master.”
Setelah memberi perintah, Fan Chen pergi ke arah timur laut bersama dengan Katerina. Tapi dia juga mengeluarkan lebih banyak Armor HK yang di dalamnya terdapat Robot Basel, dia meminta Xiaochu mengendalikan mereka untuk pergi ke jalur bercabang lainnya.
...
***
*Bersambung...
__ADS_1