
"iya".
//**//
3 BULAN KEMUDIAN
" haiii Ung-jhi"kataku sambil menenteng tas keluar dari ruang rawatku.
"hallo chagiya masuklah!" kata Ung-jhi sambil membukakkan pintu untukku.
"hmmm thank you sayang"
"what katakan sekali lagi!tell me !"
"sayang"
"hah" kata Ung-jhi sambil mengelus dadanya.
"sudahlah kau mau menjemputku atau hanya akan berdiri disitu?" kataku sambil menutup pintu mobil.
"baiklah"
Di perjalanan aku dan Ung-jhi mengobrol dengan penuh canda dan tawa.
"sudahlah Ung-jhi!" kataku sambil terpingkal pingkal.
"ya sudah sampai!"
"yap aku masuk dulu ya JHI!"
"baiklah"
'tunggu aku aku juga mau masul"kata Ung-jhi sambil menahan tanganku.
"oh aku lupa,xixixix"
"xxix,heh"
//**//
"hallo semuany" kataku sambil melambaikan tangan dan senyum saat semua orang sudah menyambutku di ruang depan.
"welcome too rumahmu Nadia" kata Suhin sambil memelukku.
"yaa", kataku membalas pelukannya.
" apakah pesta penyambutanku sudah akan dimulai?"
"let's go" kata Ung-jhi semangat.
Sekali lagi aku dan Ung-jhi duduk di bar dalam untuk mengobrol dan menikmati minuman dan camilan disitu.
__ADS_1
"Ung-jhi nanti malam ke atap yuk!" ajakku pada Ung-jhi.
"ayo" jawab Ung-jhi.
"tepati janjimu itu!"
"baiklah"
Setelah selesai berpesta aku dan Ung-jhi tidak langsung betistirahat tapi menuju atap atas untukenikmati udara malam.
"hmm disini dingin sekali jhi tolong ambilkan selimut!" kataku sambil manyun.
"baiklah"
"ini"
"kok cuma satu?kau bagaiman?"
"aku,apakah aku tak boleh bergandeng denganmu?" kata Jhi sambil cemberut.
"aku hanya bercanda apakah kau marah?" kataku sambil menyelimuti diriku.
"apakah kau dingin?"
"tidak" kata Jhi
"sudahlah ini milikmu juga"
"jangan bercanda!"
"apakah kau tak percaya?baiklah kalau begitu" kataku sambil manyun dan memalingkan mukaku darinya.
Tangan Ung-jhi lalu memegang kepalaku dan berkata:"aku juga mencintaimau,pacaran yuk!"kata Jhi
"hmmm baiklah" kataku sambil mencubit hidungnya.
"kau ini sedikit pengar hidungku"
"haha,ku cubit lagi mau?"
"hmm daripada kau cubit....." kata Ung-jhi yang langsung menempelkan bibirnya ke bibirku.Ung-jhi lalu memegang kepalaku dan mulai menghisap lidahku.Aku membals ciumannya dengan menghisap lidahnya juga.
"lidahmu lembut chagiya" kata Jhi menghentikan ciumannya sebentar .
"kau sepertinya sangat suka bibirku?"
"kau ini sungguh tak mengetahui letak napsu pria kah?"
"aku hanya......" kataku terpotong karna Ung-jhi yang lanjut mencium bibirku ung-jhi ********** perlahan.
"hentikan Jhi!aku mulai kehabisan napas kau bisa?"
__ADS_1
"apakah kau kehabisan napas?"
"baiklah" kata Jhi sambil melepaskan ciumannya.
"ini..kau mau berselimut tidak?" tanyaku manja.
"iya"
"lihatlah bintang itu sangat indah!"
"dan kembang apinya"
"jadi kau yang menyiapkan ini semua?"
"ya....aku boleh bersandar di bahumu?" tanyaku sambil meletakkan kepalaku di bahunya.
"boleh" kata JHI sambil menindihkan kepalanya ke kepalaku.
"kau itu sungguh manis" kataku sambil mencolek hidungnya.
"dari lahir",
" idihhhhh".
Aku dan Ung-jhi tertidur pulas disitu kami masing² bermumpi indah.Sampai pagi tiba.
//**//
"emmmmm" kataku sambil mengucek ucek mataku.
"jhi bangun!"
"ah ini sudh pagi?"
"iya cepatlah ke kamarmu!sebelum matahari terbit.
"baiklah ayo kau pelan² saja!"
"oke", kataku sambil menggeliatkan badanku
" hoahh"JHI menguap sambil menggendongku ke kamar.
"istirahatlah/mandi saja!"
"baiklah"
"ya sudah aku mandi dulu"
"byeeee"
"bayyy"
__ADS_1