Arti ?

Arti ?
Chapter 8.


__ADS_3

Setyaki hanya terdiam dan termenung melihat Gerry yang berjalan pergi meninggalkan tempat itu hingga akhirnya Setyaki duduk di salah satu kursi yang ada di markas itu dan kursi yang dia duduki adalah kursi yang biasa di duduki oleh Gerry. Sambil duduk Setyaki melamun dan memikirkan bagaimana cara agar semuanya kembali seperti dulu lagi, dia tidak menginginkan posisi ini dan dia merasa tidak siap jika harus memimpin Distrik 7. Setyaki melamun dan berada di alam bawah sadarnya bahkan saat ponsel Setyaki berbunyi berkali kali, dia tidak merespons sedikit pun dan dia masih melamun di tempat itu hingga pagi tiba. Di sekolah Verina bertanya kepada teman teman Setyaki mengapa dia tidak masuk ke sekolah hari ini dan mengapa dia tidak bisa di hubungi, namun mereka tidak ada yang mengetahui kabar tentang Setyaki dan hal itu membuat Verina sangat khawatir kepada Setyaku. Selain itu hari itu juga tersebar kabar jika Distrik 1 hingga Distrik 11 semalam di serang habis-habisan dan kabarnya para pemimpin geng di setiap Distrik di rawat di rumah sakit, dan menurut berita yang tersebar jika yang melakukan itu adalah Gerry pemimpin Distrik 7 dan kabarnya Gerry di bantu oleh beberapa orang dari luar kota dan beberapa orang yang berkhianat kepada Distrik mereka masing-masing untuk membantai para pemimpin di setiap Distrik. Dan saat Verina mendengar berita itu seketika dia menangis karena merasa semakin khawatir dengan Setyaki, mengingat Setyaki dari Distrik 7.


Verina sangat khawatir dengan keadaan Setyaki sehingga membuatnya menangis bahkan saat jam pelajaran dia hanya melamun memikirkan Setyaki dan tidak fokus dengan pelajaran hari itu, namun untung saja Riska dan teman temannya selalu mendampingi Verina. Sepulang sekolah Verina mengajak teman temannya untuk datang ke bengkel tempat biasa Setyaki belajar mesin, namun setibanya di sana mereka tidak menemukan Setyaki bahkan saat mereka menanyakan keberadaan Setyaki kepada pemilik bengkel, beliau tidak mengetahuinya. Akhirnya mereka memutuskan untuk mencari ke rumahnya Setyaki dan di sana mereka bertemu dengan ibunya, bahkan ibunya Setyaki tidak tahu keberadaan Setyaki dan justru bertanya kepada Verina dan yang lainnya di mana keberadaan Setyaki. Verina menjadi semakin khawatir terhadap Setyaki karena mereka masih belum mengetahui keberadaannya.

__ADS_1


Riska menelepon Bimo dan yang lainnya dan bertanya apakah mereka sudah menemukan Setyaki, namun sialnya Bimo dan yang lainnya masih belum menemukan Setyaki dan mereka sudah mencarinya ke rumah sakit dan tempat-tempat yang biasa di datangi oleh Setyaki. Verina benar-benar sangat sedih dan tidak bisa berhenti menangis dan mereka akhirnya pergi ke taman biasanya Verina dan Setyaki berduaan sambil duduk dan menunggu kabar tentang Setyaki. Saat itu Bimo melewati markas Gerry dan tiba-tiba saja terlintas di pikiran Bimo untuk masuk ke dalam markas itu, dan setelah Bimo masuk ke dalam markas, dia melihat sepeda motor milik Setyaki dan saat itu juga Bimo berlari ke dalam dan akhirnya Bimo melihat Setyaki yang sedang duduk dan murung sendirian di kursi dan terlihat melamun. Saat itu juga Bimo menghampiri Setyaki dan memanggilnya, namun Setyaki hanya diam saja dan tidak merespons. Akhirnya Bimo memegang pundak Setyaki dan berusaha menyadarkan Setyaki dan akhirnya Setyaki tersadar dan melihat ke arah Bimo.


Saat itu Setyaki merasa bingung mengapa ada Bimo di situ dan sejak kapan dia datang ke tempat itu. Bimo bertanya tentang apa yang di lakukan setyaki di tempat itu?. Setyaki meminta Bimo untuk duduk di sampingnya dan menceritakan apa yang semalam di katakan oleh Gerry. Bimo hanya terdiam mendengarkan Setyaki dan saat itu juga Bimo menyadari apa yang membuat Setyaki merasa bingung. Bimo menghubungi semua berandalan Distrik 7 dan meminta mereka untuk segera datang ke markas Gerry dan Bimo juga menghubungi Riska dan mengabarkan jika dia sudah menemukan Setyaki namun Bimo tidak ingin memberitahu lokasiny, Bimo meminta agar Verina tidak khawatir lagi karena dia sudah menemukan Setyaki, setelah itu bimo mematikan ponselnya. Setelah menunggu beberapa saat, 1 demi 1 anggota geng Distrik 7 akhirnya datang dan saat mereka sudah berkumpul di tempat itu mereka menanyakan mengapa mereka di minta untuk berkumpul?, karena yang mereka tahu jika Gerry sudah pergi ke luar negeri untuk melarikan diri karena pembantaian semalam.

__ADS_1


Salah satu mantan bawahan Gerry menghampiri Setyaki lalu memegang pundaknya dan berkata “Jika memang dia memilihmu, aku yakin jika kau memang pantas” Ucapnya. Mendengar hal itu, Setyaki langsung terdiam dan melihat sekeliling. Setyaki melihat semua orang tersenyum kepadanya dan mereka terlihat mengakui Setyaki yang akan menjadi pengganti Gerry. “Sejujurnya aku tidak menginginkan posisi ini, yang aku inginkan Gerry tetap di sini namun tidak segala hal bisa berjalan seperti yang aku inginkan.” Akhirnya sudah di tetapkan jika yang akan memimpin geng di Distrik 7 adalah Setyaki, setelah rapat itu Bimo mengajak Setyaki untuk menemui Verina karena Verina sangat menghawatirkan Setyaki dan saat itu juga Setyaki baru teringat jika dia tidak menghubungi Verina sama sekali. Setyaki mengambil ponselnya namun ponselnya mati karena kehabisan daya akhirnya Setyaki segera mengikuti Bimo untuk pergi ke taman biasa Setyaki dan Verina bertemu dan sesampainya di sana Setyaki melihat Verina dan teman temannya sedang berkumpul lalu Setyaki bergegas menghampiri Verina.


Sesampainya di hadapan Verina, Setyaki langsung di tampar oleh Verina dan Setyaki hanya terdiam lalu menundukkan kepala dan berkata “Maaf.” Saat itu juga Verina memeluk Setyaki sambil menangis “Kamu ke mana saja?.” Ucap Verina. Setyaki balas memeluk tubuh Verina sambil berkata “Maaf, aku sedang banyak pikiran, Maaf ya sudah buat kamu menangis.” Teman-teman perempuan Verina terlihat menangis melihat Verina dan Setyaki dan beberapa dari mereka terlarut dalam suasana itu bahkan Bimo pun merasa sedih saat melihat Setyaki dan Verina. Bimo melihat jika Verina sangat mencintai Setyaki dan mereka berdua sangatlah cocok.

__ADS_1


__ADS_2