Aurelian Life

Aurelian Life
FIFTEEN


__ADS_3

"sekeras apapun aku berusaha,


sekuat apapun aku berlari,


setegar apapun aku bertahan,


dan sejauh manapun aku bersembunyi


tapi hati ini …. 


tak akan mampu untuk bersembunyi"


-Aurelian


****


Saat Ini Aurel Pergi Menjemput Bundanya Dibandara, Pagi Tadi Bundanya Menelpon Aurel Bahwa Ia Akan Sampai Di Indonesia Pukul 3 Sore, Ia Terkejut Karena Ia Tidak Mengetahui Kedatangan Bundanya, Ia Hanya Mengetahui Bundanya Akan Datang Tapi Ia Tidak Tau Kalau Hari Ini.


Saat Aurel Menuju Ruangan Khusus Dimana Bundanya Menunggu, Seseorang Menabrak Bahunya Lumayan Kencang, Untung Saja Aurel Dapat Menyeimbangi Dirinya Agar Tidak Terjatuh.


Brukkk...


"Eh, Maaf Maaf"Ucap Orang Itu, Aurel Membeku Mendengar Suaranya, Ia Seperti Mengenalnya.


"Anda Tidak Apa-apa? Hello!?"Ucapnya Lagi Hendak Menepuk Pundak Aurel Yang Membelakanginya.


"Au-rel?"Ucapnya Kaget Saat Melihat Aurel Membalikkan Badannya.


"Ini Beneran Kamu? Kamu Kemana Aja?"Ucap Kenzo Sendu Dengan Wajah Aura Kerinduan, Kenzo Orang Yang Tidak Sengaja Menabrak Aurel.


"Rel"Ucap Kenzo, Aurel Tetap Membisu.


"Miss U"Ucapnya Lagi Mulai Mendekat, Tapi Aurel Mengangkat Tangannya Tanda Menyuruh Kenzo Stop Berjalan Mendekatinya.


"Jangan Dekati Gue"Ucap Aurel.


"Tapi Kenapa Rel? Aku Salah Apa Sama Kamu?"Tanya Kenzo Frustasi, Mengacak-acak Rambutnya, Aurel Memalingkan Mukanya Karena Ia Tak Bisa Melihat Kenzo Frustasi Karena Dirinya.


"Lo Udah Janji Gak Akan Temui Gue, Gak Akan Cari Gue"Ucap Aurel.

__ADS_1


"Tapi?"Ucap Kenzo Yang Dibalas Gelengan Oleh Aurel.


"Gue Mohon Sama Lo, Tepatin Janji Lo!"Ucap Aurel.


"Oke Kalo Itu Mau Kamu, Aku Tepatin Janji Aku, Tapi Izinkan Aku Untuk Kali Ini Meluk Kamu"Ucap Kenzo Pasrah.


"Oke"Ucap Aurel, Kenzo Langsung Memeluk Erat Aurel, Rindunya Sedikit Terobati.


"Udahkan?"Ucap Aurel Lalu Melepas Pelukannya Dan Beranjak Pergi, Tapi Teringat Sesuatu Ia Berhenti Berjalan Dan Mengeluarkan Sesuatu Dari Tasnya.


"Gue Harap Lo Datang"Ucap Aurel Memberikan Undangan Pertunangan.


"Pertunangan? Ohh Oke Gue Ngerti Sekarang"Ucap Kenzo Tertawa Miris, Berbalik


Dan Siap Beranjak Pergi.


"Kamu Harus Tau Aku Masih Mencintaimu, Dari Dulu Sampai Selamanya"Lanjut Kenzo Yang Didengar Oleh Aurel.


"Pasti Gue Bakal Datang, Dan Setelah Itu, Maybe Gue Udah Gaada"Ucap Kenzo Pelan Dan Tersenyum Smirk Dan Beranjak Pergi, Tanpa Ia Sadari Aurel Mendengar Ucapannya, Aurel Membekap Mulutnya Menahan Tangisnya, Aurel Segera Pergi Menemui Bundanya.


"Hai Bun, Maaf Aurel Lama"Ucap Aurel Langsung Memeluk Bundanya.


"Loh Kamu Habis Nangis?"Tanya Bundanya Tepat Sasaran Saat Melihat Mata Sembab Aurel.


"Ha? Nggak Kok, Aurel Cuma Kangen Sama Bunda"Ucap Aurel, Seteliti Itu Bundanya, Tadi Aurel Sudah Menutupinya Dengan Bedak.


"Nggak Mungkin, Kamu Gak Bisa Bohong Sama Bunda"Ucap Bundanya Yaitu Kayla, Aurel Langsung Memeluk Bundanya, Mengeluarkan Tangisan Yang Ia Tahan Sedari Tadi, Aurel Tak Perlu Malu Jika Menangis, Karena Saat Ini Mereka Berada Di Private Room Milik Aurel Yang Berada DiBandara.


"Tadi Aurel Ketemu Kenzo Bun"Isak Aurel, Aurel Akan Luluh Dan Lemah Jika Berhadapan Dengan Bundanya.


"Sstt, Sabar Sayang, Kamu Lakuin Semua Itu Ada Alasannya, Kenzo Gak Mungkin Marah Sama Kamu, Secepatnya Nanti Kamu Temui Dia, Minta Maaf Sama Dia"Ucap Kayla


"Iya Bun"Ucap Aurel Melepas Pelukannya Dan Menyeka Air Matanya.


"Tunggu Bun, Aurel Ke Toilet Dulu"Ucap Aurel Yang Diangguki Kayla.


*****


"Ra"Panggil Keenan, Saat Ini Mereka Sedang Berada DiPerjalanan Menuju QMall.

__ADS_1


"Hmm?"Dehem Dyra.


"Kamu Gamau Lanjutin Hubungan Kita? Sampai Kapan Kita Gini Terus Ra?"Ucap Keenan Menggenggam Tangan Dyra Dengan Tangan Kirinya, Sedangkan Tangan Kanannya Menyetir.


"Sorry Fik"Ucap Dyra Melepas Tangan Keenan Yang Menggenggam Tangannya.


"Tapi Kenapa Ra? Maafin Aku"Ucap Keenan Sendu.


"Aku Udah Maafin Kamu, Tapi Aku Belum Siap Lagi Fik"Ucap Dyra Mengalihkan Pandangannya Keluar Jendela.


"Maaf Fik, Aku Hanya Butuh Waktu Sendiri Untuk Sementara"Ucap Dyra.


"Oke, Tapi Izinkan Aku Menunggumu"Ucap Keenan.


"Oke Tunggu Sampai Kamu Mampu, Tanya Aku Kalau Kamu Udah Tidak Mampu"Ucap Dyra.


"Aku Pasti Bisa, Apapun Aku Lakukan Demi Kamu"Ucap Keenan Menggenggam Kembali Tangan Dyra, Dyra Tidak Menolaknya.


"You know? I always hear those words, and see, The reality?"Ucap Dyra.


"Aku Akan Membuktikan Ucapanku"Ucap Keenan.


"Oke Akan Aku Lihat"Ucap Dyra.


Setelah Itu Tidak Ada Percakapan Lagi Hingga Sampai Di QMall.


****


**TBC.....


HAPPY READING.....


MAAF BILA ADA PERUBAHAN DAN TYPO....


MAAF BILA ADA KESALAHAN ATAU KESAMAAN DALAM CERITA INI....


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, SHARE DAN FAVORITKAN....


JANGAN LUPA BAHAGIA GUYSS**....

__ADS_1


__ADS_2