Aurelian Life

Aurelian Life
"'33"'


__ADS_3

"Aku Harus Menuntaskan Semuanya Walaupun Nyawaku Taruhannya, Maafkan Aku Ini Tapi Aku Hanya Berserah Diri Demi Melihat Kalian Tidak Sedih Melihatku Terus Menangis Karena Dia Yang Dicintai Wanita Lain"


-Aurelian


****


"Ken Tumben Cewek Lo Gak Ngintil"Ucap Galang Pada Kenzo Yang Sedari Tadi Diam Sambil Memperhatikan Aurel Yang Sibuk Dengan Kegiatannya.


"Bukan Cewek Gue"Balas Kenzo Datar.


"Gue Duluan, Jangan Tungguin Gue"Ucap Aurel Dan Beranjak Pergi.


"Maaf"Batin Kenzo Sambil Memandang Punggung Aurel Yang Sudah Menjauh Dengan Tatapan Sendu.


"Regret Is Always At The End"Ucap Dyra Tersenyum Sinis Dan Beranjak Pergi.


"I Want To Be Alone For A While"Ucap Dyra Pada Keenan Dan Alya Ingin Mengikutinya, Dan Berlalu Pergi.


*****


"Mau Apa Lo!"Ucap Aurel Tajam Pada Selvia Yang Dihadapannya.


Saat Dikantin Ia Mendapat Pesan Dari Selvia Mengajaknya Ke Gudang Sekolah, Entah Apa Tujuannya.


"Sabar Dong, To The Point Banget"Ucap Selvia Tersenyum.


"Jelasin Tujuan Lo!"Ucap Aurel Tajam.


"Oke Oke, Gue Cerita Lo Dengerin, Lo Tau? Kenzo Itu Sahabat Gue, Dulu Dia Perhatian Banget Sama Gue, Apa Yang Gue Mau Dia Selalu Turutin, Dia Sayang Banget Sama Gue, Lembut Banget, Gak Pernah Bentak Gue, Gue Sayang Banget Sama Dia, Saat Itu Gue Cuma Nganggap Dia Kakak Gue, Gue Malah Pergi Ke Luar Negeri Tanpa Sepengetahuan Dia, Gue Pergi Tanpa Jejak, Disana Gue Bertemu Dengan Cowok Yang Seperti Kenzo Tapi Dia Malah Selingkuh Dengan Sahabat Gue, Dan Sekarang Gue Kembali Untuk Ambil Kembali Cinta Yang Kenzo Kasih Buat Gue, Tapi Saat Gue Kembali, Dia Malah Mencintai Lo, Saat Gue Ngomong Jelek Ke Lo Dia Malah Bentak Gue, Lo Tau Gimana Sakitnya!"Ucap Selvia Dengan Mata Yang Memerah.


"Lalu? Tujuan Lo?"Ucap Aurel Datar.


"Lo Mau Tau Tujuan Gue Sekarang Apa? Gue Kehilangan Kenzo Karena Lo, Jadi Sekarang Gue Mau Kenzo Kehilangan Lo Karena Gue, Saat Lo Tiada, Gue Jadi Bisa Miliki Kenzo Kembali"Ucap Selvia Tersenyum Smirk.


"Lo Pikir Lo Bisa Miliki Kenzo Kembali Setelah Tau Lo Yang Bunuh Gue?"Ucap Aurel Menaikkan Alisnya Sebelah.


"Gue Gak Sebodoh Itu, Tentunya Gue Tidak Akan Meninggalkan Jejak"Ucap Selvia Memutar Bola Matanya.


"Lakuin Apa Yang Lo Mau"Ucap Aurel Datar.


"Tentu, Gue Tidak Akan Mengulur Waktu"Ucap Selvia Tersenyum Smirk Lalu Menancap Pisau Lipat Ke Perut Aurel Yang Langsung Aurel Tangkis.


Aurel Sudah Kelelahan Ia Merasakan Nyeri


"Always Love You Kenzo"Ucap Aurel Pelan Sebelum Matanya Tertutup Rapat Dan Tersenyum Manis.


****


Saat Ini Mereka Berada Di Rumah Milik Aurel Entah Kenapa Mereka Sedang Kumpul, Mereka Khawatir Aurel Yang Belum Balik Dari Sekolah Sedari Tadi.


"Halo Ra"-Reyhan


"Ada Apa?"-Dyra


"Maaf Ra, Aurel"-Reyhan.


"Aurel Kenapa!"-Dyra.


"Halo Han"-Dyra.

__ADS_1


"Reyhan!"-Dyra.


"Aurel Tergeletak Di Gudang"-Reyhan.


"Nggak, Nggak Lo Bohong"-Dyra.


"Aurel Sekarang Di Rumah Sakit.."-Reyhan


Dyra Menjatuhkan Hpnya, Kakinya Lemas Mendengar Kabar Buruk Yang Mengenai Sahabatnya.


"Lo Bohong Reyhan!"Teriak Dyra Dengan Tangis Yang Pecah.


"Ra, Kamu Kenapa?"Ucap Keenan Segera Memeluk Dyra Dari Samping.


"Ra, Aurel Kenapa? Ra?"Ucap Alya Panik.


"Fikri! Reyhan Bohong Kan? Bilang Sama Aku Kalo Reyhan Bohong Fikri!"Ucap Dyra Menoleh Kearah Keenan Yang Menatapnya.


Kenzo Mengambil Handphone Dyra Yang Terjatuh, Terlihat Masih Terhubung Dengan Reyhan.


"Halo Ra"-Reyhan.


"Ini Gue Kenzo, Aurel Kenapa?"-Kenzo.


"Dyra Mana?"-Reyhan.


"Aurel Kenapa Reyhan?"-Kenzo.


"Aurel Dirumah Sakit, Dia Ditemukan Tergeletak Di Gudang"-Reyhan.


"Lo Bohong Kan?"-Kenzo.


"Nggak Mungkin!"-Kenzo.


Kenzo Menyimpan Hp Dyra Dan Segera Berlari Keluar Rumah Dan Menuju Ke Rumah Sakit.


"Kenzo! Lo Mau Kemana"Teriak Aldo.


"Kalian Kenapa Sih? Ngomong Yang Jelas!"Ucap Nana Kesal.


"Aurel Di Rumah Sakit..."Ucap Dyra Dengan Tangis Yang Langsung Pecah.


"Ra Ayo Kerumah Sakit Ra!"Ucap Alya Bergetar Menahan Tangisnya Menarik Tangan Dyra.


"Lo Duluan Bareng Yang Lainnya"Ucap Keenan Yang Memeluk Dyra.


"Kita Kerumah Sakit Yah, Aurel Pasti Gak Akan Kenapa-napa, Aurel Kan Kuat"Ucap Keenan Mengelus Kepala Dyra Yang Berada Di Dadanya, Hatinya Teriris Melihat Dyra Yang Menangis Dipelukannya.


****


"Aurel Gimana Al"Ucap Dyra Pada Alya Yang Menangis Di Pelukan Aldo, Dyra Baru Saja Tiba Bersama Keenan.


"Alya, Aurel Kenapa"Ucap Dyra Berkaca-kaca.


"Aurel Ninggalin Kita, Dia Sudah Dimakamkan, Kita Telat"Ucap Aldo Yang Membuat Dyra Langsung Terjatuh Dan Menangis Histeris.


"Ayo Ra Kita Kemakam Aurel, Ikhlasin Aurel Yah, Doain Aurel, Biarin Aurel Tenang Di Sana"Bisik Keenan Lalu Memapah Dyra Yang Masih Menangis, Keenan Tidak Pernah Melihat Dyra Serapuh Ini.


"Kenzo Mana?"Tanya Dyra Yang Masih Sesegukan.

__ADS_1


"Mungkin Udah Disana, Kita Kesana Yah"Ucap Keenan Yang Diangguki Oleh Dyra.


Keenan Dan Dyra Menuju Ke Makam Aurel, Sedangkan Yang Lainnya Sudah Lebih Dulu Berada DiSana.


****


"Aurel Lo Tega Ninggalin Gue Hiks... Lo Jahat Rel Hiks... Kenapa Rel, Kenapa Lo Ninggalin Gue, Lo Itu Saudara Gue, Lo Yang Selalu Lindungi Gue, Nanti Siapa Yang Lindungin Gue, Siapa Yang Bela Gue.... Hikss.."Ucap Dyra Tersedu Sedu Memeluk Makam Aurel.


"Ini Tuh Semua Gara Lo Ken, Kenapa Lo Selalu Sakitin Saudara Gue, Dia Itu Lebih Dari Segalanya Ken, Dia Sangat Berarti Buat Gue Ken, Coba Aja Lo Gak Sakitin Aurel, Pasti Dia Masih Ada Di Dekat Gue, Dia Selalu Jadi Sandaran Gue, COBA AJA LO GAK KHIANATI DIA!"Teriak Dyra Pada Kenzo Yang Menunduk Dihadapannya.


"Dyra"Panggil Seseorang Dari Belakang Dyra.


"Jessy"Balas Dyra Segera Memeluk Jessy, Tangisnya Kembali Tumpah.


"Ikhlasin Aurel Ra, Biarin Dia Tenang, Nanti Dia Ikutan Sedih Ngeliat Lo Kayak Gini"Ucap Jessy Lembut.


"Aurel Ninggalin Gue Jes, Dia Segalanya Buat Gue"Ucap Dyra Sendu.


"Iya Gue Tau, Yuk Kita Balik, Tunangan Gue Udah Nungguin Lo Daritadi"Ucap Jessy Terkekeh.


"Tunangan Gue Jes, Lo Itu Cuma Bagian Dari Rencana"Ucap Dyra Memutar Bola Matanya Malas.


"Makasih Jess"Ucap Dyra Tersenyum Tipis Yang Diangguki Oleh Jessy Dan Berlalu Pergi.


"Ken!"Panggil Jessy Pada Kenzo Yang Menunduk Menatap Makam Aurel.


"Apa"Ucap Kenzo Dengan Mata Yang Memerah.


"Lo Balik Gih"Ucap Jessy.


"Gue Masih Mau Disini"Balas Kenzo Mengelus Makam Aurel.


"Pulang Ken! Mamah Lo Khawatir, Lo Pikir Hanya Lo Yang Kehilangan, Gue Juga Sangat Kehilangan Ken, Aurel Sepupu Gue, Aurel Selalu Ada Buat Gue, Aurel Selalu Bantuin Gue, Gue Sama Dia Udah Dari Kecil, Lo Gak Bayangin Gimana Jadi Gue? Gue Kehilangan Sepupu Yang Sudah Kayak Saudara Gue, Sepupu Yang Selalu Jadi Teman Gue Sejak Kecil, Orang Yang Selalu Belain Gue, Lo Pikir Gue Gak Kehilangan? Gue Lebih Kehilangan Ken"Teriak Jessy Dengan Air Mata Yang Menetes.


"Gue Pura-pura Tegar Karena Gue Tau Nangis Gaada Gunanya, Percuma Gue Tangisin Dia Yang Gak Akan Kembali"Ucap Jessy Menyeka Air Matanya.


"Sorry Gue Kelepasan, Lo Sayang Aurel Kan?"Tanya Jessy Yang Diangguki Oleh Kenzo.


"Lo Pulang Sana, Aurel Lebih Sedih Ngeliat Lo Gitu, Bentar Lagi Hujan, Ayo Biar Gue Yang Nyetirin Lo, Kalo Lo Yang Nyetir, Tukang Gali Kubur Dapat Job Lagi"Ucap Jessy Terkekeh.


"Siniin Kunci Lo"Ucap Jessy Mengulurkan Tangannya Meminta Kunci Mobil Kenzo.


"'*END"'


"Boong Deng"


***


**LANJUT GAK?....


TBC.....


HAPPY READING.....


MAAF BILA ADA PERUBAHAN DAN TYPO....


MAAF BILA ADA KESALAHAN ATAU KESAMAAN DALAM CERITA INI....


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, SHARE DAN FAVORITKAN....

__ADS_1


JANGAN LUPA BAHAGIA GUYSS**....


__ADS_2