Aurelian Life

Aurelian Life
"36"


__ADS_3

"Akan lebih terasa sangat sakit, saat kita membalasnya secara perlahan."


- Jessy Qiandra Smith


***


Setelah Dari Rooftop, Dyra Ke Toilet Untuk Menghilangkan Bekas Matanya Yang Sembab Dan Langsung Ke Ruangan Aurel Untuk Gabung Dengan Yang Lain.


"Lo Habis Nangis Lagi?"Ucap Jessy Tepat Sasaran Sedangkan Dyra Hanya Menghiraukannya.


"Sampai Kapan Ra?"Tanya Jessy Menghembuskan Nafas Kasar.


"Ra Lepasin Aurel, Biarin Aurel Tenang"Ucap Nadine Lembut.


"Tidak Akan"Ucap Dyra Dingin.


"Kalau Lo Mau Di Gentayangin Sih Gapapa, Nangis Terus Lo Kalau Perlu Sampai Jadi Waterboom"Ucap Jessy Sinis.


"Terserah"Ucap Dyra Memutar Bola Matanya Malas.


"Kok Gue Merinding Yah"Ucap Jessy Ngeri.


"Setannya Di Belakang Lo Jes"Ucap Alya Sinis.


"Mana Setan? Setan Mana?"Teriak Jessy Histeris.


"**** Tidak Takut Membunuh Tapi Kalau Sama Setan Takut, Gila"Ucap Nana Mencebikkan Bibirnya.


"Sewot Amat Lu, Lo Juga Paling Ketemu Setan Bakal Lari Atau Gak Teriak, Mending Gue Kalau Teriak Tuh Merdu"Ucap Jessy.


"Merdu Banget Kayak Suara Radio Rusak"Ucap Alya Sewot.


"Masih Mending Radio Rusak Daripada Kaset Rusak"Ucap Jessy.


"Gak Jelas Lo, Sangat Tidak Jelas, Kenapa Sih Tante Ivana Lahirin Lo Dengan Otak Yang Kebalik"Ucap Nana Sinis.


"Makasih Gue Emang Cantik Dari Lahir, Nih Seribu Buat Lo Beli Skincare Kalau Ada Lebihnya Ambil Aja"Ucap Jessy Memberikan Uang Seribu Dari Sakunya.


"Lo Dapat Uang Recehan Dari Mana Sih Jes, Ngoleksi Lo"Ucap Alya Penasaran.


"Biasa Gue Malas Pegang Yang Biru Apalagi Yang Merah Maunya Recehan Ama Gesek Aja Biar Kelihatan Kaya Nya"Ucap Jessy Tersenyum Lebar.


"Sekali Gila Mah Tetap Aja Gila"Ucap Nana Memutar Bola Matanya.


"Emang Siapa Yang Bilang Gue Waras?"Tanya Jessy Bingung.

__ADS_1


"Aaaa ****, Udah Diem"Ucap Alya Frustasi.


"Ra Mulut Lo Kenapa? Jadi Bisu Atau Lo Dikutuk Jadi Es Batu? Atau Mulut Lo Kejahit Atau Belakang Lo Diputar Dulu Baru Bersuara? Aha! Atau Lo Mau Disambungin Bluetooth?"Ucap Jessy Tersenyum Lebar.


"Diem!"Ucap Dyra Tajam Pada Jessy Yang Cengengesan.


"Alhamdulillah Akhirnya Keluar Juga Suara Lo, Gue Sih Takutnya Lo Kena Santet Gitu"Ucap Jessy Mengelus Dada.


"Jessy Diem Dulu"Ucap Nadine Memperingati.


"Siap Ibu Sekretaris"Ucap Jessy Tersenyum Lebar.


"Jadi Kak Yang Urus Perusahaan Aurel Siapa? Kan Yang Lain Belum Tau"Ucap Nana Pada Nadine, Saat Ini Mereka Sedang Berada Di Ruangan Aurel Tentunya Hanya Sahabat Aurel.


"Yang Lain Udah Tau, Tapi Kenzo Dan Publik Belum Tau, Dan Yang Tau Ini Akan Tutup Mulut, Semua Itu Ada Alasannya, Dan Yang Bakal Pegang Perusahaan Aurel Itu Gue Dan Reyhan"Ucap Nadine Membuat Mereka Bingung.


"Kok Reyhan Kak?"Tanya Alya Sedangkan Dyra Dan Nana Mengetahui Hubungan Reyhan Dan Aurel.


"Kalian Udah Tau?"Tanya Alya Pada Nana Dan Dyra.


"Jess"Ucap Nadine Menyuruh Jessy Memberikan Penjelasan.


"Reyhan Sepupu Gue Dan Aurel, Anak Dari Om Ferdy Kakaknya Mama Gue Dan Aurel"Ucap Jessy.


"Ra Bukannya Om Ferdy Papahnya Keenan?"Tanya Alya Semakin Bingung Sedangkan Dyra Hanya Mengangguk.


"Gue, Reyhan, Aurel, Keenan Dan Lo Dyra Yang Udah Lupain Gue Kemarin Dulu Satu Smp Sampai Akhirnya Gue, Dyra Dan Aurel Lompat Kelas Karena IQ Gue Eh Kita Yang Kelewat Batas, Selama 4 Tahun Itu Gue Dan Aurel Mulai Berkarir Bisa Lo Bayangin Umur Sekitar 13 Tahun Sudah Kerja, Gue Juga Punya Bisnis Sama Seperti Aurel Tapi Tidak Sesukses Aurel, Kalo Dyra Kalian Tanya Aja"Ucap Jessy Memainkan Handphone Dan Nadine Yang Keluar Ruangan Itu Karena Ada Urusan.


"Dan Aurel Sma Lagi Karena Pengen Rasain Sekolah Lagi, Sekaligus Pengen Tahu Sampai Mana Rencana Si Cabe Cabean"Ucap Jessy Menghembuskan Nafas Kasar.


"Maksud Lo Si Selvia? Trus Kata Lo Sampai Mana Rencananya?"Tanya Alya Dan Nana Bingung Dan Dyra Yang Juga Ikut Kebingungan.


"Iya Selvia, Mantan Sahabat Kenzo Yang Bukan Jatuh Hati Dengan Kenzo Tapi Kekayaannya, Lo Tau Kan Kalo Sekarang Yang Pegang Perusahaan Itu Kenzo Bukan Bokapnya Lagi? Nah Selvia Kembali Melancarkan Rencananya Setelah Tau Itu Yang Sebelumnya Dia Sempat Berhenti Karena Dia Dapat Mangsa Baru, Dan Kenzo Yang Sempat Kagum Dengan Si Selvia Yang Dulunya Menampakkan Wajah Ayunya Dan Sikap Sok Polosnya"Ucap Jessy.


"Pelakunya Selvia"Ucap Dyra Dingin Yang Sedari Tadi Diam.


"Anj*ng Jadi Yang Bunuh Aurel Itu Si *****?"Ucap Alya Menggebu-gebu.


"Dan Nerd Yang Dimaksud Reyhan Gimana?"Tanya Nana Bingung.


"Rencana Gue, Aurel Dan Jessy, Nerd Itu Disuruh Sama Aurel Untuk Ngintip Waktu Itu Dan Disuruh Ngancem Selvia Kalau Dia Akan Tutup Mulut Dan Bersedia Jadi Pelaku Asal Selvia Ngasih Dia Uang Untuk Biaya Obat Ibunya"Ucap Reyhan Memasuki Ruangan Itu.


"Trus Soal Alasan Si Nerd Itu?"Tanya Alya Bingung.


"Cerita Itu Memang Fakta, Dan Beberapa Hari Yang Lalu Aurel Ketemu Dengan Ara Dan Berniat Membantu Ara Untuk Biaya Pengobatan Ibunya Asal Ara Mau Membantu Melancarkan Rencananya"Ucap Reyhan.

__ADS_1


"Trus Rencana Kalian Selanjutnya?"Tanya Nana.


"Bermain Dengan Si *****"Ucap Reyhan Dan Jessy Tersenyum Smirk.


"Aurel Dimana?"Tanya Dyra Dingin.


"Di Surga Lah"Ucap Reyhan Sedangkan Dyra Menaikkan Alisnya Sebelah Dan Memutar Bola Matanya Malas.


"Kalian Jangan Ada Yang Buka Mulut Dan Jangan Ikut Ikutan Di Misi Kita Itu Wasiat Dari Aurel Saat Misi Ini Di Susun"Ucap Jessy Memainkan Handphonenya Kembali.


"Kenapa? Kita Juga Mau Balas Dendam"Ucap Alya Tersulut Emosi.


"Alya Tenang"Ucap Reyhan Lembut Memegang Pundak Alya.


"Serahin Semuanya Sama Gue Dan Jessy, Gue Akan Lakuin Lebih Dari Apa Yang Ingin Kalian Balaskan Untuk Dia, Balasan Kalian Itu Kita Udah Tebak Jadi Kita Ingin Lakuin Yang Lebih Dari Apa Yang Sudah Kalian Pikirkan, Tentunya Secara Perlahan Dan Lama"Ucap Reyhan Tersenyum Smirk Menatap Jessy.


"Ngapain Lo Natap Gue? Terpesona Heh? TERPESONA AKU TERPESONA.."Ucap Jessy Dan Menyanyikan Yel Yel TNI.


"Ck, Jes Kepedean Lo Diluar Batas, Najisin Tau Gak"Ucap Reyhan Berdecak.


"Heh Han Han Ingat Yah Lo Itu Dibawah Umur Gue, Gue Kutuk Lo, ****** Dah"Ucap Jessy Sinis.


"Jessy Anaknya Adik Papah Gue, Anaknya Tante Gue, Kita Cuma Beda Satu Minggu"Ucap Reyhan Sinis.


"Yaudah Sih Intinya Gue Lebih Tua Dari Lo"Ucap Jessy Sewot, Sedangkan Dyra, Alya Dan Nana Hanya Memutar Bola Matanya.


"Maksud Lo Perlahan Dan Lama Apa?"Tanya Alya Pada Reyhan.


"Bukannya Lebih Cepat Lebih Baik"Ucap Nana Sedangkan Dyra Hanya Menatap Mereka.


"Justru Yang Perlahan Itu Lebih Menyakitkan Dan Akan Selalu Ingat, Nah Gue Mau Lamain Karena Biar Dia Merasakan Sakit Yang Luar Biasa Dengan Lama"Ucap Jessy Tersenyum Smirk.


****


****LANJUT GAK?....


TBC.....


HAPPY READING.....


MAAF BILA ADA PERUBAHAN DAN TYPO....


MAAF BILA ADA KESALAHAN ATAU KESAMAAN DALAM CERITA INI....


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, SHARE DAN FAVORITKAN....

__ADS_1


JANGAN LUPA BAHAGIA GUYSS**


__ADS_2