Aurelian Life

Aurelian Life
TWENTY


__ADS_3

"Ketika Ada Yang Menghinamu, Jangan Jatuh, Bangkitlah, Buktikan Dengan Usaha Kerasmu, Bahwa Kamu Tidak Seperti Yang Mereka Bilang, Tunjukan Pada Orang Yang Merendahkan Mu Bahwa Hinaan Mereka Adalah Kekuatan Yang Membangkitkan Mu Menuju Kesuksesan, Maka Berterima Kasihlah Pada Mereka!"


-Aurelian


****


"Kak"Panggil Alya Pada Nadine Yang Sedang Duduk Di Sofa Kamar Aurel Sambil Memangku Laptop.


"Ehh Iya?"Balas Nadine Mendongak.


"Aurel Kenapa?"Tanya Alya Khawatir.


"Drop, Dia Kelelahan Tadi Udah DiPeriksa Sama Reno"Ucap Nadine Kembali Fokus Dengan Laptopnya.


"Dia Udah Gapapa Kan?"Tanya Nana Yang Diangguki Nadine.


"Kalian Bolos?"Tanya Nadine Dengan Mata Yang Tertuju Pada Laptop.


"Nggak Tadi Udah Izin"Ucap Dyra.


"Tadi Lo Izin?"Tanya Alya Pada Dyra.


"Iya, Gue Minta Tolong Sama Reyhan"Ucap Dyra Yang Duduk DiSofa Samping Nadine Sambil Memainkan Hpnya.


"Reyhan Ketua Kelas Gue?"Ucap Nana.


"Iya"Ucap Dyra Mengangguk.


"Ohhh"Ucap Nana Mengangguk.


"Enghhh"Lenguhan Aurel Terdengar, Sepertinya Aurel Sudah Sadar Dari Pingsannya.


"Ehh Rel, Lo Udah Sadar, Lo Mau Apa?"Ucap Nana Beranjak Menuju Aurel.


"Minum"Gumam Aurel Melemah.


"Nihhhh, Pelan-pelan"Ucap Nana Membantu Aurel Minum.


"Ada Yang Sakit?"Tanya Alya Yang Dibalas Gelengan Oleh Aurel.


"Gue Baru Liat Lo Begini Rel"Ucap Nana Khawatir.


"Gue Gapapa"Ucap Aurel Dengan Senyum Tipis Di Bibir Pucatnya.


"Bunda Mana?"Tanya Aurel.


"Tadi Bunda Pergi Ke Resto, Cuma Bentar Katanya"Ucap Dyra.


"Kalian Bolos?"Tanya Aurel Selidik.


"Izin Kok, Tenang"Ucap Alya.


"Lo Gak Kasih Tau Kenzo Kan?"Tanya Aurel.


"Nggak Kok"Ucap Alya Yang Dibalas Anggukan Oleh Aurel.


"Tapi Rel, Lo Harusnya Kabarin Kenzo, Dia Kalo Tau Ini Pasti Ngerasa Gak Dihargain"Ucap Nana.


"Gue Gamau Dia Khawatir, Gue Gamau Dia Liat Keadaan Gue Yang Lemah Gini"Ucap Aurel.


"Gue Tau Rel, Tapi Lo Harus Terbuka Sama Kenzo, Dia Bakal Kecewa Kalo Lo Terus Terusan Nutup Diri, Lo Jangan Terima Dia Kembali Kalo Lo Belum Siap, Gue Emang Gak Tau Apa-apa Tapi Gue Tau Bahagia Kenzo Ada Di Diri Lo"Ucap Nana Membuat Aurel Terdiam.


"Gue Punya Alasan Untuk Semua Ini, Suatu Saat Lo Bakal Tau Alasan Gue"Ucap Aurel.


"Apapun Yang Terjadi Gue Bakal Selalu Ada Didekat Lo, Gue Bakal Dukung Lo"Ucap Nana Tersenyum Pada Aurel.


"Thanks"Ucap Aurel Membalas Senyuman Nana Tak Kalah Manis.


"Rel, Bentar Gue Kabarin Kenzo Pas Pulang Sekolah"Ucap Dyra.


"Terserah Lo"Ucap Aurel.


"Kak, Untuk Hari Ini Tolong Handle Semuanya, Besok Gue Bakal Kekantor"Ucap Aurel Pada Nadine.


"Iyaiya Tenang Aja, Pokoknya Kamu Istirahat Aja Dulu, Kalo Sampai Kamu Drop Bisa Habis Kakak Sama Reno Di Omelin"Ucap Nadine.

__ADS_1


"Kak Reno Gak Berubah"Ucap Aurel Tersenyum Mengingat Reno Yang Ia Sudah Anggap Sebagai Abangnya Selain Fian, Reno Memperlakukannya Layaknya Seorang Adik Kandung Seperti Reno Memperlakukan Fasya Adik Kandungnya, Fasya Pun Tak Pernah Cemburu Dengan Aurel, Karena Fasya Menganggap Aurel Adeknya Walau Hanya Beda Beberapa Tahun.


"Mending Lo Istirahat Aja Dulu Rel, Nanti Makin Parah"Ucap Alya Khawatir Yang Diangguki Lainnya.


"Gue Udah Gapapa"Ucap Aurel.


"Gila Lo! Lo Itu Baru Sadar"Ucap Alya Sinis Yang Dibalas Kekehan Oleh Aurel.


"Justru Kalo Gue Gak Beraktivitas Malah Makin Lemah"Ucap Aurel.


"Serah Lo Dah, Keras Kepala Banget Dibilangin"Ucap Alya Sinis Dan Beranjak Menuju Samping Dyra Dan Memakan Buah Yang Ada DiMeja Depannya.


"Lo Kan Workaholic"Ucap Nana Memutar Bola Matanya Malas.


"Tuhh Lo Tau"Ucap Aurel Terkekeh.


"Dek Kamu Gapapa?"Tanya Fian Yang Baru Saja Datang.


"Aurel Gapapa Kak Cuma Kelelahan"Ucap Aurel Tersenyum Tipis.


"Kamu Ngapain Aja Sih Sampai Kelelahan Gini?"Ucap Fia Mengelus Kepala Aurel.


"Yahh Sekolah Bang Trus Bantuin Bunda Di Resto"Ucap Aurel.


"Rel?"Ucap Nana Bingung Yang Dibalas Tatapan Tajam Oleh Aurel, Nana Beranjak Menuju Alya.


"Kak Zia Mana?"Tanya Aurel.


"Ada Dibawah Sama Bunda"Ucap Fian Menggenggam Tangan Aurel.


"Bunda Udah Dateng?"Tanya Aurel.


"Iya Tadi Bareng Abang Dan Ziany, Soalnya Tadi Abang Nelpon Bunda Katanya Kamu Sakit Yaudah Abang Jemput Bunda Trus Kesini"Ucap Fian Yang Diangguki Aurel.


"Makasih Bang"Ucap Aurel Tulus Dan Berkaca-kaca.


"Untuk?"Tanya Fian Mengerutkan Dahinya.


"Makasih Abang Udah Anggap Aurel Adek Abang, Abang Perlakuin Aurel Dengan Spesial, Bahkan Seperti Adek Kandung Abang, Aurel Sayang Banget Sama Abang, Abang Cinta Kedua Aurel Setelah Ayah"Ucap Aurel Menitihkan Air Matanya, Fia Segera Memeluk Erat Aurel.


Semua Yang Berada Diruangan Itu Terharu Melihat Mereka Berdua Bahkan Kayla Dan Ziany Yang Ingin Masuk Terpaku Didepan Pintu, Mereka Terharu.


"Aurel Selalu Ingat Kalo Ada Abang, Ayah, Bunda, Mamah, Ziany, Nadine, Dan Lainnya, Kita Ada Bersama Aurel, Aurel Jangan Merasa Sendiri, Jika Aurel Terjatuh Kita Semua Ada Membantu Aurel Bangun Dan Berdiri Kembali, Aurel Yang Abang Kenal Itu Kuat"Ucap Fian Mengelus Kepala Aurel Sambil Memandang Aurel Penuh Sayang.


"Makasih Bang, Aurel Kuat Karena Kalian"Ucap Aurel Memeluk Erat Fian.


"Udah Yah Jangan Nangis, Queennya Abang Gak Boleh Nangis"Ucap Fian Menyeka Air Mata Aurel.


"Mmm Aurel Udah Sehat Belum?"Tanya Fian Pada Aurel.


"Udah, Aurel Kuat"Ucap Aurel Tersenyum.


"Gimana Kalo Malam Ini Kita Party? Ayah Dan Mamah Katanya Mau Kesini"Ucap Fian Dengan Tersenyum.


"Bolehh"Ucap Aurel Antusias Mengangguk.


"Makasih Bang, I Love You"Ucap Aurel Mengecup Pipi Fian.


"Love You Queen"Ucap Fian Mencium Kening Aurel, Fian Senang Aurel Sudah Kembali Ceria.


"Rel Punya Gue Ituu, Fian Kamu Selingkuh"Ucap Ziany Mengerucutkan Bibirnya, Membuat Semuanya Tertawa.


"Udah Rel Gausah Lama"Ucap Ziany Lalu Menarik Tangan Fian Dan Memeluknya Erat.


"Posesif Banget, Lagian Kalo DiSuruh Milih Bang Fian Tetep Milih Gue"Ucap Aurel Sinis.


"Fian, Kamu Milih Aurel Atau Aku"Ucap Ziany Pada Fian Yang Mengelus Kepalanya.


"Aurel Dong"Ucap Fian Tersenyum Jahil.


"Nahhh Kan"Ucap Aurel Tertawa.


"Aaaaa! Kamu Gak Usah Dekat-dekat Aku, Aku Mau Selingkuh Aja"Ucap Ziany Sinis Lalu Melepas Pelukannya Pada Fian.


"Haii Kenzo"Ucap Ziany Memeluk Lengan Kenzo Yang Baru Saja Datang.

__ADS_1


"Hai Kak"Ucap Kenzo Tersenyum.


"Ken, Lo Selingkuh Sama Gue Aja, Aurel Selingkuh Sama Fian"Ucap Ziany Membuat Aurel Melotot.


"Nggak Mau Gue, Gue Mah Setia Ama Aurel"Ucap Kenzo Lalu Menuju Aurel Dan Duduk Di Sisi Kasurnya.


Semua Tertawa Terbahak-bahak Melihat Ziany Cemberut.


"Nah Kan?"Ucap Aurel Menaik Turunkan Alisnya.


"Rese Lo"Ucap Ziany Lalu Kembali Memeluk Fian Yang Ikutan Tertawa.


"Ihhh Kamu Mah, Ikut-ikutan Nertawain Aku Bukannya Dibantuin"Ucap Ziany Memukul Lengan Fian.


"Iya iya Dehh, Udah Sakit Tau"Ucap Fian Merangkul Ziany.


"Ehhh Keenan, Aldo, Galang, Silahkan Duduk, Duhh Bunda Sampai Lupa Suruh Kalian Duduk"Ucapa Kayla Yang Ikutan Tertawa.


"Gapapa Bun"Ucap Keenan Tersenyum.


"Makasih Tante, Lagian Galang Udah Biasa Jadi Patung Pancoran Kok"Ucap Aldo.


"Rese Lo Bangke"Ucap Galang Sinis Pada Aldo.


"Heheh, Maaf Tan, Aldo Kadang Rese"Ucap Galang Tak Enak.


"Hahah Iya Gapapa, Panggil Bunda Aja Seperti Mereka"Ucap Kayla.


"Iya Bun"Ucap Galang Sedangkan Aldo Hanya Mengangguk.


"Bunda Kebawah Dulu Mau Bikin Minuman"Ucap Kayla.


"Bun, Nadine Ikut Deh, Daripada Jadi Kambing Conge, Lagian Sang Kekasih Lagi Sibuk"Ucap Nadine Beranjak, Saat Selesai Mengerjakan Kerjaanya, Ia Melirik Sekitar Hanya Dirinya Lah Yang Tidak Punya Pasangan.


"Hahahah"Tawa Mereka Menggema Sedangkan Kayla Hanya Menggeleng.


"Kamu Kenapa Gak Bilang Sama Aku Kalo Kamu Sakit"Tanya Kenzo Dengan Tatapan Lurus Menatap Mata Aurel, Yang Lainnya Sudah Sibuk Dengan Urusan Masing-masing.


"Aku Gapapa Kok"Ucap Aurel Memalingkan Pandangannya, Menghindar Kontak Mata Dengan Kenzo.


"Itu Jawaban Yang Sama Saat Aku Tanya Kamu, Dan Buktinya Kamu Sempat Gak Sadarkan Diri, Aku Tau Itu, Kamu Tau Apa Yang Aku Rasain Pas Tau Kamu Sakit? Sakit Rel, Aku Taunya Dari Orang Lain, Aku Kecewa Sama Kamu, Aku Ngerasa Gak Dianggap, Aku Gak Berguna, Buat Apa Kamu Nerima Aku Kembali Jika Kamu Nutup Diri?"Ucap Kenzo Menatap Tajam Aurel.


"Maaf"Ucap Aurel Melemah.


"Kamu Tau Kan? Ngucap Maaf Itu Gampang, Gampang Banget, Yang Tidak Gampang Itu Memaafkan"Ucap Kenzo.


"Maaf, Aku Tau, Tapi Aku Punya Alasan"Ucap Aurel.


"Apa Alasan Kamu?"Tanya Kenzo.


"Suatu Saat Kamu Bakal Tau"Ucap Aurel Lalu Memberanikan Diri Menatap Kenzo Yang Juga Menatapnya.


"Maafin Aku"Ucap Aurel Lembut Dan Menggenggam Tangan Kenzo.


"Kamu Seperti Gak Ngehargain Aku"Ucap Kenzo Memejamkan Matanya.


"Aku Tahu, Please Maafin Aku, Sebisa Mungkin Aku Berubah Sedikit Demi Kamu"Ucap Aurel Melemah.


"Oke, I Love You"Ucap Kenzo Mencium Kening Aurel Dan Membalas Genggaman Aurel Pada Tangannya.


"Love You Too"Balas Aurel Tanpa Suara Sambil Tersenyum Manis


****


**KURANG PANJANG GAK?...


TBC.....


HAPPY READING.....


MAAF BILA ADA PERUBAHAN DAN TYPO....


MAAF BILA ADA KESALAHAN ATAU KESAMAAN DALAM CERITA INI....


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, SHARE DAN FAVORITKAN....

__ADS_1


JANGAN LUPA BAHAGIA GUYSS**....


__ADS_2