Ayesha Qaireen Azzalea

Ayesha Qaireen Azzalea
Kemangi


__ADS_3

selain jualan cemilan kini Ayesha mencoba jualan berbagai jenis olahan dari ayam seperti steak daging Ayam ,ayam geprek,ayam bakar, ayam penyet, dan juga mie ayam.


Ayah sama buka jualan baru agar pengunjung di warungnya lebih rame lagi karena selain jalan cemilan juga ada makan makanan berat ini ya jual.


hari pertama Ayesha berjualan di warung barunya yaitu di dekat rumah yang dulunya kebun dia bangun warung kecil dan ada dua Gazebo juga, ayasa banyak bersyukur pada hari pertamanya berjualan banyak pendatang yang merasakan atau mencicipi masakan Ayesha, banyak menguji yang memuji masakan Ayesha sangatlah lezat dan layak untuk dijual .


bahkan ada yang memesan ayam bakar untuk acara pengajian yang berjumplah 60 potong beserta nasinya.


"Assalamualaikum mbak Sha "


"Waalaikumsalam mbak ada yang bisa aku bantu"


" mbak aku lagi butuh kerjaan disini ada gak.?"


" kebetulan banget mbak Atun besok bantu aku bikin pesanan Bu Tia ya buat acara pengajian"


" oiya mbak mulai jam berapa masaknya .?"


" hmttt sekarang mbak bantu aku beli ayam dulu nanti kita bimbui dulu besok tinggal bakar ,oiya sama lalapan juga ya ." terang Ayesha kepada Atun yang akan menjadi teman bantu-bantu Ayesha


setelah bercerai dengan suaminya Tuni sekarang bekerja sebagai pembantu dirumah pak kades , Ayesha merasa iba tapi waktu itu Ayesha belum bisa membantu Tuni karena masalah yang dihadapi Ayesha sendiri cukup rumit .


Ayesha berusaha memutar otaknya mencari ide agar tetap menghasilkan uang walaupun dirumah .


dengan membuka warung makan harapan Ayesha bisa membantu ekonomi keluarga kecilnya ,tak tega jika harus melihat suaminya bekerja sendiri .


......................

__ADS_1


dengan adanya Atun ,Ayesha sangat merasa terbantu disisi lain juga menjaga agar tidak dipandang negatif sama orang-orang sekitar yang tak menyukai Ayesha karena kebanyakan yang makan siang di


Warung Ayesha adalah bapak-bapak.


selain menjaga warung Ayesha juga menerima catering dari tetangga ataupun luar desa, Biasanya kalau di warung sedang repot dan ada pesan catering Ayesha meminta bantuan dari tetangga dekat dan tentunya juga Ayesha tak lupa memberikan upah kepada tetangga yang telah membantu menyiapkan catering.


dengan izin Allah dagangan Ayesha lancar dan kini Ayesa dan Fahri sudah mendapatkan surat domisili yang menyatakan mereka menatap tinggal di rumah kontrakan yang saat ini mereka tinggali, walaupun masih sering mendapatkan sendiri dan sindiran yang tidak menyenangkan dan menyakitkan hati tapi Ayesha mencoba untuk tidak peduli dengan apa yang dilakukan oleh ibu mertuanya.


sebab yang ada dalam pikiran Ayesha saat ini adalah bagaimana caranya Ayesha bisa menunjang ekonomi keluarganya dan tidak direndahkan oleh orang lain.


menu-menu ayam di warung Ayah kini menjadi favorit warga, bahkan banyak warga yang memilih lauk pauk di warung Ayesha daripada masak sendiri.


" Assalamualaikum Sha Bagaimana dagangan kamu lancar.?


" Alhamdulillah bu lancar Oh iya ini uang sewa rumah ,Alhamdulillah aku ada di sini sedikit buat ibu "


" Alhamdulillah Bu aku dari segi lebih jadi aku ingin melihat sedikit untuk ibu karena Ibu juga sudah mau meminjamkan kebun ibu yang luas ini kepada aku."


" Baiklah ibu terima Tapi lain kali kalau membayar kontrakan nggak usah dilebihkan kalau memang mendapatkan rezeki lebih bisa kamu tabung, mungkin suatu saat nanti tanah yang saat ini kamu jadikan ini bisa jadi milikmu"


AyeshaTak bisa berkata-kata lagi Iya tahu apa yang dimaksud oleh Ibu kontrakan bahwasanya Ayesha Boleh dengan senang hati Membeli tanah yang saat ini ya tempati menjadi warung Makannya itu tanah yang cukup luas dan tempat yang strategis untuk berjualan.


......................


pagi-pagi Atun sudah pergi belanja ke pasar untuk persiapan jualan nanti siang karena pagi Ayesha ada acara jadi atuna yang memasak semua lauk pauk yang ada di warung.


" Mbak aku mau pesan lele goreng sama ayam penyet jangan lupa ya pakai kemangi"

__ADS_1


" Oh ya Mbak ditunggu ya"


Atun menyiapkan pesanan dari mbak-mbak yang baru saja memesan menu lele goreng dan ayam penyet. kan tetapi atuh lupa memilih kemangi waktu ke pasar tadi.


aku lupa berinisiatif menghentikan kemangi dengan tumbuhan yang mirip dengan kemangi.


" Ini Mbak pesanannya Selamat menikmati"


dengan nama ragu atau memberikan pesanan kepada pelanggannya tapi kan tetapi setelah sampai di belakang atau merasa cemas karena yang diberikan kepada pelanggannya bukanlah daun kemangi.


" Mbak Coba deh kesini" pelanggan tadi meminta Atun untuk ke meja pelanggan pesanan lele goreng .


" Iya mbak Ada yang bisa saya bantu apakah ada masalah..?" aktun bertanya kepada pelanggan dengan santai


" coba nih Mbak makan ini daun apaan saya kan pesannya pakai daun kemangi bukan daun racun kayak gini"


"Oh maaf mbak ternyata Mbak menyadarinya ya soalnya saya tadi lupa beli daun kemanginya"


pelanggan yang lain melihat Atun diprotes oleh pelanggannya jadi tertawa, Sebab mereka tahu yang diberikan Antun memanglah sangat mirip dengan daun kemangi.


" terus minum apa dong Kamu mau meracuni saya, saya akan melaporkan kamu ke Ayesa biar kamu dipencet." pelanggan pun tidak terima dengan perlakuan Atun memberikan yang tidak sesuai dengan pesanannya


" Oh ya Mbak Tenang saja itu bukan daun yang berbahaya kok itu daun basil aman untuk dikonsumsi."


dengan cukup berat hati akhirnya Atun lah yang membayar makanan pelanggan yang memesan ayam penyet kemangi atau merasa sangat telah bersalah kepada diri sendiri karena sangat ceroboh dalam bekerja seharusnya waktu menyadari kalau perbuatannya itu tidak baik lebih baik mengatakan sejujurnya daripada yang memberikan apa adanya dan berakibat fatal.


Ayesha sudah datang ke warung, pun tertawa melihat si atun yang mukanya cemberut dan manyun Sebab Ayesha sudah tahu cerita kejadian di warungnya tadi dan menertawakan Atun ...

__ADS_1


__ADS_2