BADBOY TAMPAN ITU MY HUSBAND

BADBOY TAMPAN ITU MY HUSBAND
BAD BOY TAMPAN ITU MY HUSBAND


__ADS_3

Hari ini benar benar mengesalkan,papa dan mama seenaknya saja dalam mengambil keputusan. Apa apaan ini,memangnya aku tak bisa mendapatkan Alven. Pasti aku bisa mendapatkan Alven dengan caraku.


Saat aku sedang berjalan menuju kelasi, tiba tiba saja ada yang menarik tanganku. Aku sangat terkejut tapi ternyata dia Alven,aku sebenarnya sangat gugup tapi berusaha untuk jual mahal dan bersikap tak perduli.


" Apaan sih,main nyeret nyeret seenaknya. Loe mau apa " ujarku ketus.


Mendengar aku berkata begitu,Alven terlihat kesal. Dia pun mengungkungku dengan lengannya yang kekar, membuatku mati gaya saja sialan.


" Loe nggak usah sok nolak deh pasti ini kan yang loe mau. Ngaku aja loe " ujarnya nyebelin.


Aku kesal mendengar omongannya yang sangat benar, hadeh nih orang kok tau banget sih isi kepala gue


" Enggak tuh,sorry ya gue nggak tertarik sama loe. Hai loe siapa emangnya sampe gue harus bikin drama perjodohan ini untuk ngedaetin loe. Gue nggak sebego itu buat ngedapetin LOE BOY " ujarku sambil mendorong Alven sabar terlepas dari kungkungannya dan pergi meninggalkannya sambil tersenyum geli karena aku meninggalkan Alien yang sedang bengong mendengar ucapanku yang tak salah.


Loe bener banget Ven, gue memang sangat menginginkan loe tapi gue mau dapetin loe dengan cara yang terhormat bukan dengan cara murahan.


don't worry bab, next time loe pasti menatap gue dengan cinta.


Aku pun pergi ke kelas,hari ini sangat melelahkan,entah setelah pernikahan nanti.


Teeet


Bel tanda istirahat pertama berbunyi,aku pun mengajak bestyku ke kantin.


" El, gue mau cerita sama loe soal sepupu loe Raja. Kemaren kita ngafe di Melodi cafe,hati gue nggak karuan tau nggak sih loe El. Nano nano rasanya " ujar Naila semangat.


What, sejak Japan mereka dekat,wah aku ketinggalan nih. Mereka day ngafe bareng sedangkan aku Dan Alven masih kayak musuh bebuyutan. Aiss,ini karena papa dan mama yang seenaknya ikut campus urusan percintaan anaknya.


Hadeh, kacau kacau


Aku pun hanya tersenyum menanggapi cerita Naila,lah emang aku must nanggapin kayak gimana. Lah aku sendiri aja masih pusing sana hubungan aku dan Alven. Kasihannya daku,canda aja hehhhe.


" Jadi spa kalian sudah jadian Nai " Tanyaku penasaran.

__ADS_1


" Velum sih El, maih gitu aja. Velum Ada kepastian " jawab Naila lemas. Haduh kasihan sahabatku,dasar Raja sialan. Seenaknya ngasih harapan palsu sama Nai,wah must ditatar tuh orang. Enggak bisa dibiarkan.


Kami pun Sampan dikantin, aku pun mencari meja Dan Nai pergi memesan. Saat sedan duduk sambil menunggu Nai, tiba tiba Raja duduk di kursi yang ada di hadapanku. Kebetulan ada Alven juga yang sedan menatapku sinis.


Aku hanya diam saja,terserah deh loe mau apa bab.


Tiba tiba Raja menyeletuk,


" Sepupu hue emang cantik Ven, tapi loe nggak perlulah melototin dia segitunya " ujar Raja jahil.


Hukkk


Hukkk


Aku dan Alven kompak terbatuk Karena tersedak. Sialan sepupu gue, tau aja bikin orang salah tingkah hehheh.


" Apaan sih loe nyet, garing tau nggak lelucon loe " ujarku ketus.


" Iya, ya kali gue melototin sepupu loe. Kayak nggak ada pemandangan yang lebih menarik aja " sahut Alven nyebelin.


Alven langsung merintis sambil mengelus kepalanya yang kena jitak,tak lupa matanya yang menatapmu tak bersahabat. Malesin banget,awas aja nanti kalo lor butuh sama gue.


" Gue dengar,doi dah balik dari Luar Negri El,loe dah dapat kabar " celetuk Raja tiba tiba.


Doi, siapa yang dimaksud oleh Raja. Karena penasaran aku pun bertanya padanya


" Siapa maksud loe Ja, ngomong tuh yang jelas " tanyaku kesal.


Aku lihat Raja menatapku sebentar lalu berkata


" Diego Marcellino,jangan bilang lor dah lupa sama dia " ujar Raja santai.


Deggg

__ADS_1


Diego, serius dia pulang ke Indonesia. What,rasa mimpi sahabat dari zaman orok dah balik lagi ke Indonesia.


Aku hanya diam karena sedikit syok mendengar berita itu. He is my first love. Ya sama Alven aku hanya suka tapi dengan Diego dia cinta pertamaku.


Lama aku termenung sampai aku tak mendengar panggilan dari Raja sampai ada yang menepuk bahuku pelan, Naila ternyata pelakunya


" Loe kenapa sih anjir, kek orang kesurupan aja loe dipanggil panggil nggak nyaut " omel Raja.


" Apaan, enak aja gue kesurupan. Bikin merinding aja loe setan. Tapi serius Diego balik, kapan pulangnya. Loe punya nomornya Diego kan atau dia pake nomor lama " tanyaku antusias.


Pletak


" Oi satu satu nanyanya oncom, mana yang mesti gue jawab bego " omel Raja kesal.


Mendengar omelan Raja, aku hanya cengengesan.


" Sorry brother,sangking semangatnya gue mau ketemu Diego. Abisnya dah 5 Tahun nggak ketemu,kangen gue " jawabku sambil cengengesan.


" Ck,dasar loe nggak pernah berubah Kali day nyangkut Diego pasti kayak gitu. Oh ya,dia maih pake nomor lama Dan akun lama. Dia pesan supaya loe he put dia di bandara 3 hari lagi " ujar Raja malas.


" Serius loe 3 hari lagi, ok hue pasti jemput. Lagian gue penasaran seperti apa Diego sekarang pasti main ganteng sekarang" ujarku semangat,sangking semangatnya aku tak menyadari seseorang yang memelotiku dengan kesal.


Whateverlah,asli perasaanku pads Allen nggak sedalam perasaanku ke Diego RAPI lagi lagi Diego tak tau. Ck, asem banget,semua kisah cintaku selalu terpendam Dan take pernah terungkap. Kasihannya aku


Teeett


Obrolan itu terputus oleh bell tanda jam ustirahat berakhir. Aku pun hanya pasrah kembali ke kelas dengan banyak pertanyaan yang Ada diotakku tentang Diego.


Hari ini aku lewati dengan banyak hal yang mengisi otakku. Masalah dengan Alven Dan perjodohan kami, lalu Diego yang kembali setelah sekian lama di Luar Negri sementara aku maih berharap pada Diego.


Apa yang harus aku lakukan,apa Teta berlanjut dsngan Alven RAPI dia punya pacar sedangkan aku juga belum usai dsngan Diego. Apa yang harus aku putuskan sementara aku belum tau seutuhnya tentang Diego, apa dia punya pacar atau masih sendiri. Belum lagi dengan perasaannya,apa dia punya rasa sama aku. Aiss, dilematis sekali.


Aku hanya bisa diam tak semangat mengikuti pelajaran setelah mendapatkan berita dari Raja tadi.

__ADS_1


Terserahlah, aku akan mengikuti semuanya seperti air mengalir. Karena semuanya masih belum jelas dan aku takut dengan hasil akhirnya Kali dipaksakan.


Akhirnya aku pulang dengan tak semangat,hari apa ini. Kenapa dari pagi rasanya menyebalkan sekali


__ADS_2