BALADA SANG PRAJA

BALADA SANG PRAJA
Ep. 2 – PERKENALAN


__ADS_3


Tidak membutuhkan waktu lama untuk Adi Dassel membalas pesan yang ku kirimkan. Bukan hanya menyetujui kisahnya untuk ku jadikan novel, namun dia juga dengan senang hati mengirimkan beberapa curahan hatinya di beberpaa media sosial miliknya, untuk memperkuat novel-ku nantinya.


Sambil tetap rebahan di samping pasanganku yang sudah terlelap lebih dahulu dengan pose menantang, sehabis melakukan aktivitas fisik yang lumayan melelahkan namun sangat menyenangkan, aku membuka laptop, mendengarkan dengan lirih sebuah lagu lalu membuka beberapa pesan dari sang nara sumber yang memang sudah ku tunggu-tunggu beberapa saat ini.


"Hi Sasip, salam kenal juga ya..


Saya sudah membaca novel berjudul Hidup karyamu. Menyenangkan melihat kisah-kisah di dalamnya. Seperti sedang bernostalgila.. wkwkwkwk..


Kisah saya relatif seperti tokoh Han, yang menyukai Dina dan Ute, tapi terlambat, karena sebelum saya sempat menyatakan cinta pada sosok Bintang, adik tingkat yang saya kagumi dan yang telah saya sukai dari dia muda praja, saya menemukan kenyataan kalau Bintang telah berpacaran dengan adik kontingen saya sendiri, yang 1 angkatan dengan Bintang.


Selain itu juga, kisah-kisah saya dengan beberapa mahasiswi luar Ksatrian yang penuh gejolak, namun akhirnya sampai saya meninggalkan gerbang PKD Ksatrian, tidak ada satupun perempuan itu yang berhasil saya bawa pulang ke rumah untuk diperkenalkan kepada pihak keluarga sebagai calon istri saya.


Dalam hal ini, sosok Bintang adalah penyesalan saya yang paling utama dan sejujurnya masih menghantui saya sampai saat saya sekarat sekarang ini.


Saya hanya berharap ada yang akan membaca kisah saya ini dan kebetulan mengenal sosok Bintang dan pada akhirnya saya dapat berkomunikasi kembali dengan Bintang (setelah 20 tahun), tentunya dengan perasaan yang berbeda.


Saya hanya ingin memohon maaf kepadanya, menghilangkan rasa bersalah untuk masa lalu yang mungkin tanpa sengaja telah menyakiti dirinya dan bahkan mungkin pernah mempermalukan dirinya juga di hadapan teman-temannya.


Setelah semua itu, saya mungkin akan dengan perasaan bahagia dan tenang akan menghembuskan nafas terakhir ini.


Tolong Sasip buat ceritanya ya, saya yakin pasti banyak yang akan suka, karena relatif seperti drama Korea! Kisah kasih klasik masa lalu.. Kalau butuh informasi apapun, jangan ragu-ragu untuk bertanya dan pasti akan langsung saya jawab.


Terima kasih ya Sasip sebelumnya.."


^^^ Adi Dassel ^^^


......


"Terima kasih Adi Dassel..


Saya sangat bersemangat untuk menuliskan novel berdasarkan kisah kasih klasik milik dikau ini. Kalau boleh tolong ceritakan sedikit tentang latar belakang kehidupan dikau.. kalau ada juga bisa informasi terkait Bintang dan adik kelas dikau yang akhirnya ‘jadian’ dengan Bintang.


Ps. Saya ga bisa menahan diri untuk tidak bertanya, tentang mengapa dikau ga coba bikin karya sendiri di app NT/MT ini ya Adi Dassel?"


^^^ Sasip ^^^

__ADS_1


......


Hi Sasip, terima kasih atas antusiasmenya..


Saya pun jadi ikutan semangat inih..


Sebagai bahan pertimbangan ketika menuliskan novel nanti, saya atau Adi Dassel sebagai tokoh utama dalam kisah ini, adalah salah satu Praja asal pendaftaran Papua. Demikian juga dengan Alfredo, adik kelas saya yang juga merupakan pasangan Bintang saat itu sampai dengan sekarang, sementara Bintang adalah Wanita Praja asdaf Bengkulu.


Sebagai gambaran saja:




Tokoh utama kita ini, sebut saja AD, yang adalah Angkatan 10, pada awalnya tidak mau pacaran selama pendidikan bahkan pacarnya yang di daerah itu dia putusin karena pengen fokus kuliah. Apalagi kehidupan muda praja yang dialaminya cukup membuatnya menderita dan penuh dilema (bisa dikembangkan sendiri ya ceritanya, karena kita sama-sama pernah mengalami jadi Muda Praja). Walaupun ada beberapa wanita praja di angkatannya, yang menurutnya cukup cantic, seperti Darling dari Sulteng dan Ari dari Sumsel, tapi dia tetap bertekad untuk menjalani masa Muda Praja dengan menjomblo.




Pandangannya berubah 180° ketika masuk Calon Praja Angkatan 11, dia tidak bisa menahan dirinya untuk tidak terpesona akan kecantikan seorang Bintang, seorang Wanita Praja asal pendaftaran Bengkulu. Sewaktu acara perkenalan kampus di balairung kepada Muda Praja, AD melihat sosok Bintang untuk pertama kalinya dari sound system center Balairung. AD adalah seorang kader Biro Umum, yang pada saat itu bertanggung jawab terhadap kegiatan di Balairung.






Keterpesonaan AD pada sosok Bintang terus bertambah setiap hari.




Namun kisah asmaranya ternyata bertepuk sebelah tangan, karena ternyata Bintang akhirnya dia ketahui berpacaran dengan Alfredo, adik kontingen AD yang satu angkatan dengan Bintang.

__ADS_1




Setelah ditikung adek kontingennya sendiri, AD serasa dunianya runtuh tidak ada gairah dan bahkan bisa dibilang mulai menghindari sosok Bintang. Hubungan AD dan Bintang renggang, malah hampir tidak pernah bertemu lagi dari Nindya Praja sampai akhirnya dia lulus.




Sebenarnya masih banyak tokoh lain yang menghiasi cerita ini, kisah asmaranya dengan Sari, Madya Wanita Praja asal Sulsel, tentang Lyea anak Itenas Malang yang dikenal lewat chatting Frendster, Ica anak ibu warung yang cantik, Ariyani anak sastra Perancis UNPAD, Anita anak Fikom UNPAD dan Citra penyanyi dangdut lokal yang pernah tembus 12 besar finalis KDI 2. Tapi untuk efek dramatisasi, saya sarankan cerita ini berfokus lebih ke sosok Bintang.




Pada akhirnya nanti, setelah menerima telpon dari Bintang, tokoh AD memohon maaf untuk masa lalunya yang kurang baik dan mungkin pernah menyakiti hati Bintang. Lalu, beberapa bulan kemudian tokoh utama kita ini kritis dan akhirnya meninggal sewaktu dibawa ke ICU. Ia sudah berjuang dengan kanker ganas di dalam tubuhnya tersebut beberapa waktu terakhir hidupnya dan kanker tersebut juga sudah bermetastatis ke organ lain.




Kalau ditanya, kenapa ga coba bikin karya sendiri di aplikasi NT/MT ini, sejujurnya saya kepengen juga seh, tapi terus terang saja, saya gak tau darimana harus memulainya. Ini kisah nyata yang aga didramatisir. Kurang elok saja kalau saya menceritakan diri sendiri dalam sebuah novel yang saya tulis sendiri. Kog narsis banged rasanya.. ;p


Dan setelah membaca karya sasip, baik itu novel maupun cerpen-cerpen yang sasip tulis, saya merasa cocok dan sasip saya rasa bisa menggambarkan kisah kasih klasik ini dalam kata-kata dengan lebih baik daripada saya yang menuliskannya sendiri."


^^^ Adi Dassel ^^^


......


"Baiklah AD, sasip akan segera membuat kerangka karangan/outline novel ini ya.. bagaimana kalau kita kasih judul BALADA SANG PRAJA saja? Dengan tokoh utama Adi Dassel dan Bintang. Lalu mungkin ada sasip juga yang tampil sekilas sebagai pengisah alur cerita di awal dan akhir novel nantinya?


Setelah jadi nanti, akan segera sasip kirimkan ke dikau untuk dikau review dan kalau setuju, akan segera sasip susun episode per-episodenya.


Sekali lagi terima kasih telah mengizinkan sasip menjadikan kisah dikau sebagai inspirasi novel sasip berikutnya dan semoga kondisi kesehatan dikau segera pulih ya bro. Kalau bisa, akhir kisah hidup dikau tidak semenyedihkan yang ada di novel kita nantinya ya..


^^^ Sasip ^^^

__ADS_1


... BERSAMBUNG ...


__ADS_2