
Hari pun semakin sore.
Jasmine yang sudah terbangun dari tidur nya merasa gerah dan ingin mandi. Setelah selesai mandi jasmine turun ke bawah.
Jasmine pergi ke dapur " bik sumi , apa mas bara sudah pulang? " tanya jasmine kepada bik sumi yang sedang menyiap kan makanan di meja.
" belum non , non jasmine mau makan? " jawab bik sumi dan bertanya kepada jasmine.
" belum lapar bik , jasmine keluar dulu ya " jawab jasmine dan tersenyum lalu pergi meninggal kan bik sumi.
" iya non " jawab bik sumi.
Jasmine keluar dari rumah menuju ke halaman rumah bara. Jasmine duduk menikmati sore yang cerah memandangi bunga bunga yang ada di halaman.
Jasmine tersenyum bahagia melihat ke atas langit. Tiba tiba jasmine teringat dengan ayah nya yang telah tiada.
" pa , apa papa bisa lihat jasmine di sini? jasmine kangen sama papa. Papa di sana jangan khawatir ya di sini jasmine baik baik aja dan jasmine sudah menikah. Semoga suami jasmine bisa sayang dan bisa menjaga jasmine seperti papa " kata jasmine bericara sendiri dan menatap ke langit sambil menangis
Tiba tiba ada yang mengejut kan " apa yang kamu lakukan di sini? " tanya bara.
__ADS_1
Jasmine terkejut dan menghapus air mata nya saat melihat bara yang berada di depan nya. " mas bara , baru pulang ya? " tanya jasmine.
" kamu kenapa? abis nangis " tanya bara menyelidiki.
Jasmine menggeleng kan kepala " tadi hanya kelilipan aja " jawab jasmine sambil tersenyum yang di buat.
" kamu kenapa? " tanya bara lagi dengan wajah marah.
Jasmine merasa takut dan menjawab dengan jujur " aku rindu sama papa " jawab jasmine.
Bara menatap jasmine yang menunduk kan kepala , jasmine pun menetes kan air mata nya. Bara merasa kasihan dengan jasmine.
Tiba tiba bara memegang dagu jasmine dan mengangkat wajah nya hingga menatap mata bara.
Bara melepas kan wajah jasmine dan menoleh ke arah wanita yang memanggil nya.
" mau apa lagi wanita ini datang " kata bara dengan suara yang hampir tidak di dengar.
" bara , aku mau bicara sama kamu " kata amel menarik tangan bara.
" hei , suami saya mau di bawa ke mana? " tanya jasmine membuat amel menghenti kan langkah nya.
__ADS_1
" lepas kan tangan suami saya " kata jasmine sambil melepas kan tangan amel dari tangan bara.
Bara terkejut melihat sifat jasmine yang bisa berubah tegas dan berani melawan amel.
" bara , lihat dia berani berani nya bentak aku " kata amel dengan suara manja yang di buat.
" huhh , kenapa gak berani? ini suami saya , dan kamu mengganggu nya " jawab jasmine dengan tegas.
Bara tersenyum melihat jasmine menjadi berani seperti itu.
" kamu tidak dengar amel? " tanya bara.
Amel diam menatap bara dan sesekali melihat ke arah jasmine. " kenapa? mau saya panggil kan securuty lagi? " tanya jasmine.
Amel pun pergi meninggal kan bara dan jasmine " tunggu pembalasan gue jasmine " kata amel sebelum pergi.
Jasmine tersenyum memandangi amel.
Bara menatap jasmine " gadis ini , ternyata dia berani melawan amel , tapi untuk melawan ibu tiri nya dia tidak berani " kata bara dalam hati.
Jasmine dan bara masuk ke dalam rumah , bara langsung menuju kamar nya berganti pakaian. Sedang kan jasmine masuk ke dapur dan duduk di meja makan menunggu bara.
__ADS_1
Bersambung.