
" aku tidak salah menjadi kan kamu sebagai istri " ucap bara memegang tangan jasmine.
" aku juga mas , selain kamu tampan kamu juga setia. Menjadi kan aku wanita paling beruntung " balas jasmine langsung memeluk bara.
Akhir nya mereka pun kembali ke kamar nya untuk beristirahat.
Dan keesokan hari nya , bara terbangun lebih dulu karna harus bersiap siap untuk mengurus perusahaan yang ada di paris.
" kamu udah rapi aja mas " ucap jasmine membuat bara sedikit terkejut.
" eh istri ku sayang sudah bangun. Iya sayang , aku mau mengecek data perusahaan aku yang ada di sini " jawab bara mendekat ke arah jasmine.
" jadi aku di tinggal ni mas di sini? " tanya jasmine sambil memaju kan bibir nya.
" aku tidak lama kok sayang , jam makan siang aku sudah pulang " jawab bara memegang pipi jasmine.
" hah makan siang mas , itu lama sekali mas " keluh jasmine.
" kalau begitu kamu ikut mas aja , gimana? " ucap bara memberi ide.
" mau mau mas " jawab jasmine bersemangat. " tapi mas gimana sama mama tari dan zen , gak mungkin aku tinggal kan " tambah jasmine lagi teringat anak adik dan ibu nya.
__ADS_1
" jasmine jasmine , walau pun sifat kamu kelihatan dewasa tapi kamu itu manja sekali " ucap bara tertawa kecil.
Tidak ada jawaban dari jasmine , dia berlalu ke kamar mandi. Setelah beberapa menit jasmine keluar dari kamar mandi , melihat bara yang sedang duduk di sofa sambil memain kan ponsel nya.
" sudah selesai sayang " tanya bara tanpa mengalih kan pandangan nya dari ponsel.
" sudah mas , mau sarapan? " tanya jasmine.
" iya , ayo kebawah " ajak bara.
" tunggu sebentar mas , aku emang sudah memakai baju tapi belum memakai cream wajah mas " ucap jasmine.
" kalau mas bara gak mau nungguin aku ya udah , pergi aja duluan " omel jasmine ke bara.
" ternyata istri ku yang baik ini bisa marah juga " bujuk bara tapi tidak di perduli kan jasmine.
Selesai jasmine memoles wajah nya , mereka pun turun bersama ibu adik dan putra nya.
Bara pun memperhatikan istri nya yang begitu cantik , dengan sedikit memoles wajah nya.
Sampai nya mereka di restoran , ada seorang pria tampan yang memandangi jasmine begitu dalam tanpa berkedip.
__ADS_1
Bara yang menyadari nya pun merasa kesal kepada pria itu. Bara semakin mempererat rangkulan nya ke jasmine.
" silah kan duduk tuan putri " ucap bara menarik kursi menyuruh jasmine untuk duduk.
Jasmine yang masih kesal pun tidak menjawab dan memasang wajah cemberut.
Bara melihat istri nya hanya tersenyum dan sedikit mengacak rambut jasmine.
15 menit berlalu , bara pun selesai sarapan duluan karna ingin segera mengurus pekerjaan agar cepat selesai dan ingin mengajak istri nya jalan jalan.
" sayang , aku berangkat dulu ya. Jam makan siang aku pasti sudah selesai " ucap bara mengulur kan tangan nya untuk di salami jasmine.
Jasmine pun mencium punggung tangan suami nya , bara pun mencium pucuk rambut istri nya dengan lembut dan bergantian menyalami mertua nya.
" ma , aku pergi ya " ucap bara.
" iya hati hati nak " jawab ibu jasmine sambil tersenyum.
Setelah kepergian bara , pria yang memandangi jasmine pun menghampiri meja jasmine. Kebetulan hanya ada jasmine di situ karna ibu jasmine sudah kembali ke kamar nya.
Bersambung.
__ADS_1