
Setelah menenang kan istri nya , bara pun menelfon anak buah nya untuk mencari putra nya dengan cepat.
Tiba tiba sesorang datang " bagaimana rani , di mana istri ku kak? " teriak ridho dengan berlari.
" tenang do , rani sedang di tangani dokter. Kami juga sangat khawatir dengan nya " ucap jasmine sambil terisak tangis.
Ridho melihat ke arah bara dan mendekati nya.
" apa yang terjadi sebenar nya kak? " tanya ridho melihat kakakn ya begitu tidak tenang.
Bara pun berhenti untuk mondar mandir , dan menoleh ke arah adik nya yang bertanya.
Bara pun mencerita kan apa yang terjadi sampai membuat rani terjatuh.
" lalu bagaimana dev kak? " tanya ridho menjadi lebih panik dan khawatir.
" belum tau do , tapi kakak udah kerah kan anak buah kakak untuk mencari keberadaan dev " jawab bara dengan wajah yang begitu kacau.
Tiba tiba dokter yang menangani rani keluar.
Dengan cepat ridho dan jasmine mendekat ke arah dokter dan bertanya.
__ADS_1
" bagaiman keadaan istri saya dok? " tanya ridho dengan sangat khawatir.
" iya dok , bagaimana sahabat saya? " tambah jasmine tidak kalah khawatir nya seperti ridho.
" nyonya rani sekarang baik baik saja , walau sempat mengalami kritis dan sekarang sudah kembali normal. Tapi " ucap dokter terpotong.
" tapi apa dok? " pekik ridho.
" tapi maaf pak , kami tidak dapat menolong bayi nya. Bayi nya meninggal di dalam perut pak " ucap dokter dengan wajah yang lemah dan bersalah.
Seketika ridho terduduk dengan wajah yang sangat sedih mendengar kabar anak yang di kandung rani tidak dapat di selamat kan.
Dan begitu juga jasmine , dia sangat bersedih mendengar kabar anak sahabat sekaligus anak adik ipar nya tidak bisa di selamat kan. Jasmine mengeluar air mata begitu deras.
" sayang kamu tenang ya , kita hibur ridho agar dia tidak terlalu bersedih " ucap bara agar jasmine berhenti menangis.
Jasmine mengangguk dan mendekat ke ridho yang sedang terduduk di lantai.
" do , kamu yang sabar ya. Ini hanya cobaan untuk kita agar lebih kuat menjalani hidup. " ucap jasmine menepuk bahu ridho.
Ridho tidak mendengar kan ucapan jasmine , dia tetap menangis.
__ADS_1
Tiba tiba ridho berdiri dan berjalan ke arah kamar rani di rawat.
" rani " panggil ridho.
" do , kamu tenang do " tahan bara agar tidak memnuat rani terkejut dengan teriakan nya.
Bara langsung memeluk adik nya yang kini sedang menangis.
" kak , anak aku kak bara. Dia sudah pergi meninggal kan aku kak " ucap ridho sambil menangis.
" iya do , kakak tau. Sekarang kamu harus kuat demi rani , dia butuh kamu untuk membuat nya kuat do " ucap bara menenang kan ridho.
Ridho mendengar itu berhenti menangis , ridho mengingat keadaan rani bagaimana dia mengetahui jika bayi nya meninggal di dalam perut.
" benar kak , apa yang harus aku kata kan kepada rani kak? " tanya ridho dengan wajah sedih khawatir.
" mau tidak mau kita harus kata kan yang sebenar nya terjadi do dengan rani " jawab bara.
Ridho terdiam mendengar kata kata kakak nya , " rani pasti akan sangat hancur jika mengetahui anak yang di kandung nya meninggal ketika masih di dalam " batin ridho.
Tiba tiba ponsel bara berbunyi , anak buah nya yang menelfon.
__ADS_1
Bersambung.