
" maksud papa " tanya bara.
" papa jasmine tidak bersalah nak , apa lagi jasmine. Dia tidak tau apa pun " jelas papa.
" gimana bisa papa jasmine tidak bersalah? " tanya bara.
" papa jasmine tidak bersalah atas meninggal nya mama kamu , semua itu salah paham " ucap papa.
" yang bertanggung jawab atas meninggal nya mama kamu adalah tante siska , bukan papa jasmine " tambah papa.
" tante siska yang membuat kita kehilangan mama? " tanya bara.
" iya , tante siska kamu tidak ingin harta papa di beri kan ke kamu atau pun ridho. Dia bermaksud mencelakai kita semua , dia pikir kita sekeluarga yang akan pergi. Mobil itu sudah di sabotase oleh orang suruhan tante siska " jelas papa ke bara.
" tapi saat itu kamu dan ridho tidak ingin ikut , hanya papa dan mama yang pergi mengguna kan mobil itu " tambah papa lagi.
Bara sangat syok mendengar penjelasan papa nya mengenai masalah kecelakaan 5 tahun lalu.
Mata indah bara berlinang karena telah membuat kesalahan kepada jasmine.
" jasmine tidak bersalah , papa jasmine tidak bersalah " ucap bara.
" iya nak , mereka tidak bersalah. Mereka orang baik " kata papa sambil memeluk putra nya.
__ADS_1
" bara pamit ke rumah sakit dulu pa " kata bara dan berlalu dengan cepat meninggal papa nya.
" mau ke mana bara? " tanya papa dengan berteriak kecil.
Bara tidak menjawab papa , dan tetap berjalan keluar dari rumah menuju ke rumah sakit untuk menemui jasmine.
Sesampai di rumah sakit bara langsung menuju ke ruangan jasmine.
Bara langsung memeluk jasmine dengan erat. Jasmine terkejut melihat bara yang tiba tiba memeluk nya dengan erat.
" ada apa mas? " tanya jasmine.
Bara tidak menjawab pertanyaan jasmine dan tetap memeluk jasmine dengan erat.
Setelah beberapa menit memeluk jasmine bara melepas kan dan mencium kening jasmine.
" aku sayang sama kamu " bisik bara.
Jasmine menatap bara dan tersenyum.
Bara tidak menyadari jika di dalam ruangan tidak hanya ada mereka berdua tapi ada ridho dan rani yang menyaksi kan mereka.
Ridho dan rani tersenyum senyum melihat bara yang begitu berbeda dengan kesehariannya selama ini.
__ADS_1
" hemmm " ridho berdehem agar bara menyadari keberadaan mereka.
Bara langsung menoleh ke arah ridho dan rani , bara pun menjadi salah tingkah karena tidak menyadari keberadaan ridho dan rani sejak tadi.
" kalian dari kapan di sini? " tanya bara dengan wajah datar nya.
" udah lah kak , udah tertangkap basah juga masih malu malu. Santai aja kak , kita udah liat kok dari awal hehehe " ucap ridho sambil tertawa mengejek bara.
Seketika wajah bara berubah karena menahan malu.
" jasmine , kenapa kamu tidak bilang kalau ada mereka di sini? " bisik bara ke jasmine.
" mas bara di tanya aja gak jawab , gimana aku bisa beri tau kalau ada mereka di sini " ucap jasmine.
Bara melihat ke arah ridho dan rani.
" udah yuk sayang , kita pergi aja dari sini. Nanti ada yang ngamuk hehehe " ucap ridho mengajak rani keluar dari ruangan jasmine.
Jasmine menggeleng geleng kepala melihat ridho mengejek kakak nya yang sudah merasa malu.
Rani dan ridho pun pergi ke luar dari ruangan jasmine " yas , gue keluar dulu ya sama ridho. Nanti gue balik lagi ke sini " ucap rani dan berlalu pergi.
" iya ran " jawab jasmine.
__ADS_1
Bersambung.