
Bara memandangi wajah jasmine yang berubah menjadi cemberut.
" sayang , aku bukan nya melarang kamu masak , tapi kamu gak boleh dulu ngerjain berat berat. Oke " ucap bara membujuk jasmine yang sudah hampir ngambek.
Jasmine pun akhir nya mau mengerti dan tau kenapa bara melarang nya memasak.
" tapi kita makan , gimana?" tanya jasmine.
" aku yang akan memasak hari ini " jawab bara dengan tersenyum.
jasmine pun merasa sangat bahagia karena mendapat perhatian begitu besar dari suami nya. Hidup yang jasmine jalani kini sangat lah bahagia , jasmine di kelilingi orang orang yang begitu menyayangi nya.
...****************...
Hari hari pun berlalu sangat cepat , tidak terasa kandungan jasmine sudah menginjak 9 bulan. Ada rasa senang dan rasa mendebar kan bagi bara tapi tidak bagi jasmine.
Jasmine begitu bahagia dan tidak sabar menunggu hadir nya benih cinta jasmine dan bara yang sebentar lagi akan hadir di tengah tengah kebahagiaan mereka.
Siang hari.
" sayang " panggil bara kepada istri tercinta nya.
" iya mas " jawab jasmine sambil berjalan menuju ke sumber suara bara memanggil nya.
__ADS_1
Jasmine mendekat ke bara yang sedang berdiri di halaman belakang rumah mereka.
" ada apa mas? " tanya jasmine sambil membawa segelas minuman untuk suami nya.
Bara hanya diam dan menoleh ke arah istri nya yang berada di samping.
" ada apa sayang? " tanya jasmine lagi.
" kamu begitu bahagia jasmine " ucap bara sambil memeluk istri nya.
" tentu mas , tidak ada alasan buat aku tidak bahagia. Memiliki suami dan keluarga yang begitu menyayangi aku dengan tulus " jawab jasmine sambil memegang tangan suami nya yang berada di leher nya.
Bara menci*m jasmine berkali kali dengan perasaan tidak tentu.
Bara terdiam mendengar pertanyaan jasmine dan menatap istri nya begitu dalam. Jasmine merasa aneh dengan sifat mas bara yang seperti gelisah dan takut.
Bara begitu menyayangi jasmine dan mencintai jasmine begitu dalam , membuat bara merasa takut kehilangan jasmine.
" huuuufffffsssss " bara menarik nafas panjang sebelum menjawab pertanyaan jasmine. " aku takut jasmine " jawab bara.
" mas bara takut apa? " tanya jasmine semakin penasaran dengan suaminya.
Bagaimana tidak seorang bara merasa kan takut , seorang yang tegas dan banyak di takuti orang merasa takut.
__ADS_1
" jasmine , berjanji lah kamu tidak akan pernah pergi dari kehidupan ku " ucap bara dengan wajah sedih.
Jasmine menatap suami nya yang begitu serius dengan wajah sedih.
" mas bara sayang , aku tidak akan pernah meninggal kan mas apa pun yang terjadi " jawab jasmine dengan sungguh sungguh.
Bara langsung memeluk jasmine dengan erat , tiba tiba ponsel bara berdering tanda panggilan masuk.
Bara melepas kan pelukan nya dan mengangkat panggilan dari bawahan nya.
Bara pun berbicara dengan bawahan nya begitu serius.
" baik lah , kalian tunggu saya akan ke sana sekarang " jawabbara lalu mematikan sambungan telfon nya.
" mas bara mau ke mana? " tanya jasmine.
" pergi sebentar , kamu tunggu di rumah. Aku tidak akan lama , dan aku akan membawa kabar untuk mu " jawab bara lalu mencium jasmine.
" mas bara hati hati ya , cepat pulang " ucap jasmine dengan wajah sedih.
Bara pun berlalu pergi , jasmine mendangi punggung bara yang semakin lama menghilang dari pandangan nya.
Maaf ya guys baru bisa update lagi.
__ADS_1
kemarin hp author rusak jadi tidak bisa melanjut kan.