
sambil ku layangkan tinju di bahu Anita yang sepertinya meringis kesakitan,sedangkan anaknya dan suaminya tertawa saat mamanya ngomel-ngomel.
...''kurang asam kamu intan,kenapa jadi aku yang kamu tinju,udah tau badanku banyak dagingnya jadi langsung menempel kalau di tinju''...
^^^''hehehehe... kirain gak sakit''^^^
...''nanti apa aja yang perlu di ambil,Bapak-bapak yang angkat biar gak salah sasaran''...
^^^''sofa depan sama meja sekalian,Re frigerator yang dua pintu,mesin cuci,sama spring bed yang ada di kamar gladis sekalian sama meja rias,meja makan juga,untuk barang dapur kita serbu berdua,kita bawa karung,karena banyak banget barang-barang ku bahkan ada yang belum terpakai di simpan di dapur''^^^
''aseeek.... kita mulai bergerilya kalau begitu,ayo lah.. kita berangkat keburu sore udah gak sabar ni''
^^^''sabar kenapa An,malam juga gak Pa-pa,kan ambil barang kum sendiri,aku juga udah ngomong sama pak RT,kalau akan mengambil barang-barang ku^^^
...gak mau sama orang nya masa barangnya masih mau,dari pada aku beli lagi,kan mending aku ambil aja,aku beli pakai uangku sendiri bukan uang dari wawan''....
...''makan sudah, minum sudah sekarang waktunya berangkat,Kira-kira satu mobil cukup gak?, kalau sekiranya gak cukup sewa lagi satu,biar gak bolak balik kita''...
^^^''ya udah bilang sama pak sopir untuk tambah satu mobil''.^^^
setelah mobil datang kita langsung ke rumah ibu mas wawan, kebetulan rumah nya dekat dengan warung sembako tempat para ibu-ibu ngerumpi dan pamer,terkadang kalau berbeda pendapat bisa sampai bertengkar.
...''intan sepertinya sebelah rumah ibu martua mu dekat warung sembako tempat Ibu-ibu ngumpul,lihat itu banyak orang''...
^^^''biar aja,yang penting aku udah ijin sama pak RT untuk mengambil barang-barang ku''^^^
...''assalamu'alaikum''...
^^^''Waalaikum'salam, akhirnya kamu menyesal dek,kini kamu menjemput aku ya?,dengan senang hati aku pasti pulang,tapi syaratnya Lidia juga ikut pulang''^^^
...''apa menjemput kamu,jangan mimpi,aku udah gak minat sama orang yang suka ber zi*a,pak tolong angkat semua yang telah saya sebutkan tadi,ayo Nita kita ambil barang-barang yang ada di dapur''...
__ADS_1
^^^''heh... heh... apa-apaan ini,kenapa kalian mengambil perabotan saya,akan saya laporkan perampokan ini,wawan kenapa kamu diam aja,mereka mengambil barang'-barang ibu''^^^
...''ma kenapa spring bed,sama meja rias di keluarin,loh kenapa meja makan dan Re frigerator dan mesin cuci,ada apa ini buk mas, loh... kenapa barang barang dapur juga,terus kita masak pakai apa''...
^^^''wan jangan diam saja kamu,berani-beraninya mengambil semua barang di rumah ku,cepat lapor pak RT''.^^^
...''wawan udah lapor buk,sebentar lagi pak RT mau kesini''...
^^^''lah ini bilang keroknya,la ini kenapa sofa bolong-bolong sama meja makan buruk di bawa kesini,dasar menantu kurang aj*ar''^^^
...''maaf buk,aku mengambil barang-barang saya sendi,dan untuk membeli bukan pakai uang anak ibu,tapi pakai uang tabungan ku sendiri,dan kamu wawan jangan coba-coba menghalangi,kamu gak punya hak untuk menghalangi mengambil barang-barang ku sendiri''...
''jangan gitu lah intan,kasian ibu,terus kalau kamu ambil semua,ibu pakai apa?''
''kok pakai apa bukanya barang-barang yang ada di rumahku itu punya ibumu dan sekarang juga udah aku kembalikan,lihat itu sudah aku letakkan di dapur''
''assalamu'alaikum''
^^^''saya sudah mendapat laporan waktu saya di rumah mbak intan kemaren,katanya dia mau mengambil barang-barang yang dia punya di rumah ibu, karena yang saya tau itu memang punya mbak intan,maka saya ijinkan mengambilnya,ibu tidak berhak untuk melarang,bahkan yang saya tau di juga ikut merenovasi rumah ini,gimana mba^^^
^^^k intan,apa rumah yang udah di renovasi juga di ambil''^^^
...''boleh juga itu pak,tapi seperti nya biar aja pak karena waktu itu juga memakai uang wawan,saya mengambil hak saya saja''...
^^^''kembalikan barang-barang saya menantu sia*an,kamu kalau gak di nikahi anak saya,pasti gak laku kan,sekarang berani seenaknya mengambil barang-barang ku,barang kamu itu juga barang wawan,jadi aku juga berhak atas barang itu''.^^^
Tiba-tiba aja langsung menyerang,untung aja aku sudah siap siaga,saat tangan ibu mau mendorong aku mengelak tanpa sengaja,ibu mertua yang malang,dia langsung tengkurap,mas wawan dan gladis juga pak RT langsung lari menolong ibu,aku cuma tersenyum dan tetap memasukan semua barang-barang ke karung biar cepat selesai dan mengakhiri sandiwara ini.
...''ibu gak papa?''...
''aduuuh,sakiiit... wawan tolong ibu berdiri,ibu
__ADS_1
...harus memberi pelajaran menantu kurang aj*r itu''. sambil menunjuk ke aku. ...
...''sudahlah bu sarah,ikhlasin aja mbak intan mengambil barang-barang nya,entar minta ke menantu baru bu sarah aja yang baru''...
^^^''enak bener pak RT ngomong gitu ya,aku juga berhak sama barang-barang itu,wan kamu jangan diam aja, beri pelajaran istri kamu itu''^^^
sedangkan aku menoleh mendengar perkataan ibu,yang menghasut anak tersayang nya,ku pandangi mas wawan yang berjalan mendekatiku sambil melotot matanya,seperti mau menerkam mangsanya.
...''kenapa mas,kamu marah ya aku mengambil barang-barang ku sendiri,bukanya kamu tau aku beli sama uangku sendiri''...
^^^''setidaknya jangan semua kamu ambil''^^^
...''loh salah ya,kamu kan anaknya yang di bangga kan,ya belikan lah,jangan melarang aku untuk mengambil barang-barang ku sendiri,enak aja,jahat sama orang nya tapi sama barang nya mau,lucu tapi bukan lawak bos''...
^^^''kamu itu istriku intan,nurut kenapa sih''^^^
...''kalau aku gak mau,mau apa kamu mas''...
^^^''jangan salahkan aku kalau tangan ini mengenai badan kamu''^^^
''silahkan lakukan kalau bisa,mumpung ada pak RT sebagai saksi kalau kamu melakukannya penganiayaan dan perselingkuhan,kamu tunggu aja kalau coba-coba menyentuh sedikit saja aku pastikan,malam ini kamu menginap di hotel gratis''
...''kamu memang istri pembangkang,tambah kurang ajar mulutmu,siapa yang mengajari,sahabat mu itu,iya?''...
^^^''jangan asal menuduh,aku begini karena perlakuan mu sendiri terhadap ku,aku belajar dari yang kalian lakukan ke aku,aku memang masih istri mu sekarang tapi tidak kedepannya,ingat mas jika kamu jahat ke aku,aku juga bisa lebih dari kalian lakukan ke aku''. ^^^
ku Sungging kan senyuman tanpa peduli pandangan ke empat orang penghuni rumah ini.
''jangan macam-macam kamu,aku tidak akan menceraikan kamu,sampai kapanpun,ingat itu''
''he mas wawan yang paling ganteng satu rumah,anak tersayang ibumu,teruslah berada di ketiak ibumu,meskipun kau keluarkan rayuan maut aku sudah tidak sudi jadi istrimu lagi''
__ADS_1