Balasan Istri Teraniaya

Balasan Istri Teraniaya
coklat panas


__ADS_3

...''Bu,siapa yang akan membantu intan masak sebanyak ini''...


^^^''tidak ada yang membantu,ibu sama gladis capek ingin tidur dulu''.^^^


Masakan sebanyak ini hanya aku sendiri yang mengerjakan,mereka enak-enakan main handphone tanpa mau tau apa yang aku lakukan di dapur.


****


Semua sudah di cuci,tapi semua bumbu belum ada yang di kupas,mata sudah tidak tahan lagi,terlihat mas wawan masih asik main handphone bersama gladis di ruang keluarga.


...''begini rasanya tidak di sukai martua,sampai terasa capek dan mengantuk juga masih tidak berubah sikapnya pada ku''....


terlihat ibu mas wawan berdiri di pintu antara dapur dan rumah.


^^^''kalau kerja itu jangan malas malas san,harus cekatan kalau mau di sayang martua,jangan seperti ulat bulu jalan,kalau kerja''.selesai bicara langsung pergi.^^^


...''huuh... sebegitu tidak sukanya pada ku,sampai mengatai seperti ulat bulu''....


ku cuci tangan dan melangkahkan kaki ini menuju pintu keluar,sudah capek ngantuk lagi,mendingan aku pulang dan tidur,di bantu juga tidak menghargai sama sekali, apa lagi Kata-kata terimakasih, jauh sekali sepertinya.


sampai rumah semua aku kunci,dan membaringkan badan.


ting.


^^^''kamu di mana dek''.^^^


...''kenapa mas''...


^^^''kok kamu pergi gak bilang-bilang,terus yang masak sebanyak ini siapa?,kasian ibu kalau harus masak sendiri''.^^^


...''terus kamu suruh aku masak sendiri begitu mas,tanpa ada yang membantu,kamu pikir aku robot mas''...

__ADS_1


^^^''kamu kerumah ibu lagi ya, nanti mas bantuin''.^^^


...''telat ngomongnya,dari tadi kemana,aku capek badanku sakit semua,dari tadi belum istirahat''....


^^^''tolong lah dek,kasihan ibu,siapa yang akan masak,masa kamu tega membiarkan ibu masak sendiri''.^^^


...''kamu kasian pada ibumu,yang menganggap istri mu ini seperti pembantu,kenapa aku tidak tega,sedang kalian sendiri tega sama aku,sewa saja orang untuk memasak,beres kan,kenapa harus aku yang susah-susah menyiksa diri,iya kalau di hargai,tadi masih di situ aja sudah di bilang seperti ulat bulu''....


^^^''mas jemput ya''.^^^


...''tidak usah,rumah sudah aku kunci semua,kamu tidur aja di situ,kalau perlu besok aku antar kan bajumu ke situ''....


^^^''ngomong apa sih dek,jangan bikin orang marah''.^^^


...''silahkan marah aku tidak peduli,aku punya suami juga tidak bisa melindungi aku dari mulut jahat''....


^^^''intan,jangan sampai ibu tambah marah sama kamu''.^^^


''aku tidak peduli,mau dia marah seperti apa aku tidak peduli lagi,aku sudah capeknya dengan semua ini, terutama kamu, orang tuamu dan saudara mu,sama sekali tidak menghargai ku mas''.


''mau apa kamu pulang,tidur aja di dekat ibu mu,biar selalu berada di dekatnya''.


langsung ku matikan handphone dan lampu seluruh rumah.


selama ini aku diam saja, saat nya untuk membela diri ku sendiri,akan aku ambil semua apa yang seharusnya menjadi milikku.


adzan subuh membangunkan ku untuk segera melaksanakan sholat.


^^^''alhamdulillah,Terimakasih ya Allah masih mengijinkan aku melihat matahari di pagi ini''.^^^


setelah curhat kepada yang mempunyai kehidupan,ku lakukan aktifitas seperti biasa.

__ADS_1


****


sambil menikmatinya segelas coklat panas duduk di dekat kolam renang, tidak habis pikir kenapa mas wawan sebegitu nurut sama ibunya.


untuk uang belanja saja cukup gak cukup lima puluh ribu dua hari, sedangkan semua bahan makanan semua naik,untuk beli minyak sama cabe aja udah tinggal beberapa ribu,mungkin cuma dapat ikan saja,itu pun sekali makan.terkadang juga masakan yang menurut ibu kebanyakan langsung di bawa pulang,setiap bilang sama mas wawan selalu bilang,(apa salahnya berbagi sama orang tua dan saudara,berbakti sama orang tua itu ibadah).


ibadah sekali dua kali,tapi kalau setiap hari bahkan terkadang buat lauk sendiri gak ada,sebenarnya kalau mereka tidak selalu ikut campur dan mengatur mas wawan, mungkin kehidupan ku akan baik-baik saja.


Bukankah nafkah istri kewajiban suami,tapi apa yang aku dapat kan,untuk makan ku sendiri aja kadang kurang.


dert.. dert..


nama mas wawan muncul di layar handphone.


''assalamu alaikum''


''waalaikum salam,ada apa nas pagi-pagi telpon''.


''cepat kerumah ibu dek,ibu kakinya sakit''.


...''ibumu kakinya sakit,tapi hatiku juga sakit,kamu tidak akan paham gimana di hina dan di abaikan sama orang terdekat kita,sudahlah mas,aku capek,jangan ganggu aku,cari saja orang untuk bantu ibu masak''....


^^^''intan jangan keterlaluan kamu,kamu itu istri ku,jadi kamu wajib mengikuti apa yang suami kata kan''.^^^


...''sudah ceramahnya,aku matikan dulu''....


...''mas sebentar lagi mau pulang,buka pintu nya''....


^^^''aku gak di rumah''.^^^


^^^''mulai berani pergi tanpa ijin kamu ya''.^^^

__ADS_1


''sudah,aku mau sarapan dulu dan memanjakan diri Assalamu'alaikum''.


tanpa menunggu jawaban langsung akau matikan,akan ku tunjukkan siapa intan sebenarnya pada kalian,kalian yang merubahku jadi kalian akan tanggung akibatnya.


__ADS_2