
^^^''mentahnya sudah di ambil semua sama intan bu,kita aja di jatah sekarang sama dia''^^^
...''maksudnya apa ya''...
^^^''sekarang ini keuangan keluarga,dan perusahaan kita di pegang intan bu''^^^
...''jadi intan sekarang banyak uang dong''....
mas nando mengangguk kan kepala lalu naik ke mobil sambil tertawa terbahak-bahak,sampai pundaknya di tepuk sama bunda.
...''orang tua kok di bohongin,dosa lo''...
^^^''dosa kalau dia baik,orang seperti itu sekali-kali di bohongin''^^^
malam ini kita semua makan di rumah makan di pinggir kota,suasana rumah makan di tengah-tangah sawah,terlihat hamparan sawah yang menghijau,di kelilingi sungai-sungai kecil dengan macam-macam ikan berenang ke sana ke mari menyusuri sungai.
...''alhamdulilah, pemandangan yang indah,terasa ada di kampung halaman sendiri''...
^^^''kamu suka dek''. mas nando bertanya^^^
...''suka mas,intan gak pernah di ajak makan ketempat seperti ini,kalau keluar sama anita dan dewi,selalu telpon tidak berhenti,kalau gak dia pasti ibu dan adiknya,minta di bawain ini itu,kalau ga di bawain oleh-oleh sampai rumah siap kena ceramah,padahal gak pernah aku pakai uang mas wawan untuk jalan sama dewi dan anita''...
^^^''sudah gak usah di ingat-ingat,sekarang kalau mau belanja atau keluar bilang sama mas Ridwan,dia pasti akan membayari dan mengantar''.^^^
...''kok aku,kamu yang nawarin,ya kamu yang ngasi,enak aja''.serentak semua tertawa mendengar jawaban mas ridwan....
^^^''dasar pelit,pantes anita dulu kabur''^^^
...''dia aja yang gak sabaran nunggu orang sukses''...
^^^''buktinya suaminya sekarang juga pegawai kantoran biasa dulu''^^^
...''sudah-sudah,kok malah ngebahas anita''...
^^^''hehehe... 'sambil ku garuk kepala yang tidak gatal.^^^
...''gimana rencana mu kedepannya nak''. kata bunda,sedangkan ayah asik menikmati kepala ikan gurame bakar yang masih tersisa....
^^^''entah lah bun,menghadapi keluarga mas wawan seakan mau melawan serdadu,harus menggunakan strategi dan mental yang kuat''^^^
...''nak,bunda, ayah dan mas-mas mu tidak bisa terus-terusan menemani terlalu lama di sini,kasian bibi yang di rumah sendirian,kamu harus bisa jaga diri,mas-mas mu juga harus mengurus perusahaan''....
^^^''iya bunda,intan faham''^^^
...''udah gak usah sedih,jatah mu pasti mas transfer kok''. sambil menarik hidungku....
^^^''suka amat sih mas nando narik hidung,sakit tau''^^^
...''makanya kalau gak mau di tarik,jangan pesek''. mas nando sambil berdiri berjalan ke kasir....
***"
^^^''kita mampir ke mall dekat rumah kamu yang di sebrang jalan''^^^
__ADS_1
...''maunya ngapain,kan tadi intan sudah beli donat dia kotak. ''...
^^^''beli apa kek untuk camilan''^^^
^^^''kan banyak camilan di rumah,kemarin intan beli sama bunda''^^^
...''o... iya,ya udah kita langsung pulang aja kalau begitu''...
tepat jam sepuluh malam sampai di rumah,terlihat pintu pagar masih terbuka lebar.
^^^''Jangan-jangan mereka mencongkel pintu dek''. kata mas nando.^^^
...''jangan Su'udzon,kalau tidak melihat sendiri''....
^^^''hehehe.. iya juga ya bun''^^^
...''berprasangka baik aja,kita do'a kan Mudah-mudahan kedepannya mereka cepat menyadari kesalahan yang mereka lakukan,biar tidak ber terusan mengganggu adikmu''...
^^^''Amiiiin''^^^
...''biar mas mu aja ya turun membuka pintu,kita langsung masuk,jangan biarkan masuk rumah,kalau sifat mereka masih seperti itu''.kata ayah....
^^^''iya yah''^^^
ternyata empat sekawan masih setia di duduk di halaman depan,entah apa yang mereka lakukan dari tadi,terlihat ada beberapa kotak nasi dan gorengan di atas meja.
...''assalamu'alaikum''...
bunda menyodorkan beberapa bungkus makanan dan kue donat untuk mereka.
...''kalau begitu saya permisi dulu ya bu,sudah malam''...
^^^''silahkan''. tanpa mengucapkan terimakasih,langsung membuka yang bunda kasih dan di makan bersama,tanpa memperdulikan tujuannya berada di halaman.^^^
malam semakin dingin,pikiran masih terus mengingat ucapan mas wawan kemarin,bahwa dia mencintai lidya dari dulu sebelum kenal aku, terus apa artinya aku,sampai hati mengakui semua di depan semua keluarga ku.
semudah itu kah laki-laki melupakan semua yang terjadi,seakan waktu yang di lalui bersamaku tak berarti sama sekali.
hujan terdengar mulai turun,suasana mencekam dengan suara guntur bersahutan,seakan mentertawakan aku yang sedang berada di dalam selimut menekan kesedihan yang tak kunjung hilang,hingga terlelap menjemput mimpi di esok hari.
adzan subuh berkumandang,membangunkan insan yang terlelap untuk segera bangun dan melaksanakan kewajiban nya.
...''alhamdulillah,terimakasih ya Allah dengan segala yang engkau berikan,aku pasti bisa menjalani semua yang kau berikan pada ku''....
setelah mencurahkan isi hati kepada sang Pencipta,ku tarik korden untuk membuka jendela supaya angin bebas keluar masuk,walau gerimis masih menyirami bumi, terdengar pintu pagar terbuka,terlihat dia sejoli masuk dan mereka langsung ke gudang belakang,ku pandangi mereka yang seakan tidak bersalah melakukan semua itu pada ku,ku pegang dada ini yang terasa sakit dan sesak.
tok.. tok..
^^^''intan, sudah bangun nak?''^^^
...''alhamdulillah,sudah bunda''. sambil ku buka pintu kamar....
^^^''masak Sama-sama yok,bantuin bunda kupas bumbu''^^^
__ADS_1
sambil menggandeng tanganku,bunda mengajak turun menuju dapur.
...''pintu kayu aja yang di buka,jangan pintu besinya bunda,takut ada orang nyelonong masuk''. baru aja di buka ternyata lidya sudah menunggu di depan pintu....
^^^''bu, buka pintu dong,aku mau masuk ingin ngomong sama mbak intan''^^^
...''ada apa cari aku,ngomong aja gak usah masuk''...
^^^''tega amat sih mbak,kan aku mau membantu ibu sama mbak masak''^^^
...''kuta bisa sendiri tanpa bantuan mu''...
^^^''tolong la mbak''^^^
kalau meladeni orang ini pasti gak jadi masak,dari pada tangan ini mencakar muka dia,lebih baik aku tutup lagi pintunya.
...''mbak buka pintu nya,kok malah di tutup sih,aku juga berhak atas rumah ini,kenapa kalian tida bisa berbagi dikit aja sama aku''. sambil menggedor pintu. ....
^^^''dasar gak tau malu,gak ikut punya kok mengakui''^^^
...''sudah ah, kita masak aja''. kata bunda...
hari ini bunda masak sepesial untuk ku,udang balado di campur telur puyuh,rendang daging dan sayuran kangkung.
^^^''wangi bener baunya,sampai ayah terbangun dari mimpi,pasti anak gadis ayah masak spesial ya bunda''^^^
...''hehehe.. bukan intan yang masak ayah,tapi bunda,intan cuma bantu-bantu kupas bawang dan mencicipi''....
^^^''ya udah kalau gitu intan panggil mas nando sama mas ridwan ya yah''^^^
''dia itu gak usah di bangunin,mata sama hidung mereka kalau mencium masakan bunda mu pasti mendekat sendiri''
''betul'-betul''.
terlihat kedua mas-mas ku duduk dan mengambil piring yang bunda berikan.
...''wah.. mantab ini,pokoknya masakan bunda tiada tandingannya''...
^^^''jelas dong bunda intan''^^^
...''halah sok menguasai bunda,dasar bocil''...
^^^''biarin''^^^
tok...tok...
...''mbak intan buka pintunya,mas wawan sudah lapar katanya,masak kok di makan sendiri,dosa lo menelantarkan suami kelaparan''. terdengar dari luar pintu....
^^^''udah biar aja,mengganggu orang makan aja,sudah pada tua,masa kelaparan minta ke kita''^^^
''
''
__ADS_1