
Pagi ini viana sudah berada di hotel tempat untuk acara pernikahannya.dia sudah dimekaup ama MUA
setelah beberapa jam viana selesai dirias dan ditemani adiknya vanesa.viana sangat cantik menggunakan kebaya yang dia rancang sendiri.
"wahh kak vi cantik banget..."puji vanesa
"masa sih.makasih kakak jadi malu"
"kebayanya maksutnya...hehehe"
"ish...kamu tu ya dasar adik durhaka..."jutek via sebal
"ya ellah kak.becanda doang kak.kak vi beneran cantik make kebayanya"bujuk vanesa
pintu kamar terbuka ibu masuk untuk memangil viana kalo acara sudah mau dimulai jd visna harus segera turun
"wah putri ibu cantik sekali.."ucap ibu mendekati viana
"ibu..."via lamgsung memeluk ibunya
"selamat y nak kamu akan jadi istri.jadilah istri yang selalu menuruti semua ucapan suamimu bila itu benar.hormati suamimu dan layani suamimu dengan baik.jangan membantahnya"nasehat ibu menangis juga karena anaknya yang dia besarkan dengan kasih sayang akan menikah
"makasih ya bu naaehatnya.via akan selalu mengingat nasehat ibu"tak bisa dibendung lagi air mata via lolos keluar
vanesa juga sama menangis bila mengingat kakakny yang melewati berbagai penderitaan akhirnya ini adalah hari bahagiaanya
"sudah dong kalian jangan pada nangis..riasan kak vi nanti luntur loh ya"vanesa akhirnya mengakhiri pelukan anak dan ibu itu.
"ya sudah ayo kita turun,al sudah mwnunggu didepan penghulu.acara sudah mau dimulai"ibu menghapus air matanya dan menghapus air mata anaknya juga membenahi riasan putrinya
kini viana turun dengan diapit ibu dan adiknya.viana duduk disebelah al yang masih menatap dirinya kagum dengan kecantikanya
"kamu cantik sekali sayang"bisik al yang masih menatapny
"hem mas alviano apa sekarang sudah bisa dimulai acaranya?"ucapan oenghulu yang membuat al langsung mengalihkan pandanganya
__ADS_1
"baiklah saya siap."mantap al
bapak kini ada didepan al dan menjabat tangan al.karena bapak akan menjadi wali nikahnya putrinya
"baiklah silahkan nak al menjabat tangan bapak Rama untuk mengucap ijab qobul ini."arahan sang penghulu
"silahkan pak"
"hemm...baiklah nak al apa kamu siap"
"siap pak"
"saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya viana rahmadani putri dengan mas kawin tersebut dibayar tunai"
"saya terima nikah dan kawinya viana rahmadani putri binti Rama adipati dengan mas kawin tersebut dibayar tunai"dengan lantang al mengucapkan
"bagaimana saksi sah?"
"SAHH..."ucap para saksi
"alhamdulilah.."
setelah acara pasang cincin via mengambil tangan al dan dia menciumya.al juga langsung mencium kening via yang membuat pipi via merah
kini mereka sungkem ke orang tua via mdminta doa
"buk doain via.via minta maaf bila via ada salah"
"iya nak doa ibu selalu bersamamu.semoga bahagia ya
"pak al minta doanya.semoga bisa menjadi suami ysng bisa membahagiakan via"
"iya nak al.doa kami sebagai orang tua selalu menyertaimu.semoga kamu bisa menjadi suami yang membahagiakan viana.jaga via.bila salah ditegur dengan halus jangan membentaknya.bula sudah tak membutuhkannya kembalikan pada kami orang tuanya"nasehat bapak dan juga ancaman
"insya allah pak saya bisa menjadi suami yang bertanggung jawab dan membahagiakan viana"
kini viana dan alviano sedang istirahat dikamar karena nanti siang acara resepsi dimulai.
__ADS_1
"al lebih baik mandi dulu baru tidur"suruh via pada al yang langsung merebahkan diri di kasur
viana yang sedang melepas aksesoris yang digunakannya.al bangun dari tidurnya dan memeluk via dari belakang membuat via kaget
"gimana kalo kita mandinya barengan aja hem..."rayu al
"al jangan macem macem deh"pipi via sudah memerah
"kenapa sama istri sendiri juga.dan aku gak suka ya dipanggil nama doang.aku ini suami kamu masa panggilnya al al terus"protes al karena ingin dipanggil sayang
"kan memang namamu al.trus aku harus panggil siapa dong?"
"panggil sayang kek my love atau my huby"
"ihhh kok gitu sih"
"ya harus sayang"
"tapi kan umur aku itu lebih tua dari kamu"cemberut via
"hanya terpaut 4 tahun sayang"
"ya sudah gimana kalo my huby saja"
"ok itu lebih baik"
"ya sudah aku mandi dulu nanti acara resepsinya banyak temen aku yang datang jadi aku mai tdur siang dulu"via beranjak dari duduknya dan melepas pelukan suaminya
"sayang kita mandi bersama ya"goda al
"ihhh huby gak mau"dengan berlari via masuk kamar mandi
al terkekeh melihat kelakuan istrinya yang malu malu.dia melanjutkan rebahan lagi sambil nunggu via mandi
********
Sampai sini dulu ya sayyy
__ADS_1
Mohon dukunganya ya sayyyy...
OK TERIMKASIH