Balasan Untuk Penghianat

Balasan Untuk Penghianat
Tamu Tak Diundang


__ADS_3

hay say....selamat pagi semua..


jangan bosen ya bertemu lagi dengan saya.semoga suka dengan ceritanya.makasih semua.selamat membaca


********


setelah iatirahat siang kini viana dan alviano sedang ada di pelaminan menyambut tamu undangan yang mengucapkan selamat pada mereka


"sayang kenapa make gaun ini sih?''dari tadi dikamar sampai sekarang al cemberut terus karena viana memakai gaun yang menurut al sangat terbuka


''apaan sih huby diem deh dan senyum masa pengantin prianya cemberut,dilihat orang dikiranya kamu tu gak bahagia nikah sama aku''dumel via



''soalnya kamu terlalu cantik''


''aku emang kan cantik,kalo gak cantik kamu gak mau kan''goda via


''hem udah pinter goda aku ya''tubuh via ditarik al


''jangan gini dong by malu dilihat orang''


Banyak tamu yang datang dari teman via juga teman al


Dinda datang dari kota B untuk menghadiri pernikahan sahabatnya.


''via selamat ya sayang akhirnya kamu menikah ''ujar dinda yang sudah berada di depan via.via mendongak melihat dinda sahabatnya dari kota B datang kepernikahannya


''Dinda...kamu datang juga,kenapa kamu baru datang hem..''viana langsung lompat memeluk dinda sahabatnya.Dinda juga membalas pelukan via


''via suami kamu keren banget,''bisik dinda


''ih dinda awas saja nanti kalo kamu rebut suami aku.aku potong potong tubuh kamu''bisik via juga


''ya gak dong sayang aku gak suka yang namanya barang bekas,aku lebih suka yang masih segel''dinda terkekeh berhasil kerjain via


''kamu itu ya nyebelin banget''ujar via melepas pelukannya

__ADS_1


''oh din kenalin suami aku alviano,huby kenalin sahabag aku Dinda sia dari kota B''via mengenalkan sahabat dan auaminya


''saya alviano suami viana,''ujar al seraya merangkul pinggang via dan tak niat mengulurkan tanganya


''saya dinda sahabat bia dari kota B''dinda tau kenapa al tak mau berjabat tangan mungkin menjaga hati istrinya


''via aku sungguh bahagia kalo kamu akhirnya bahagia,''


''makasih ya din,kamu tadi keaini sama siapa?''tanya via


''aku tadi sama calon suami aku,dia sedang ke toilet''


''sayang maaf lama"ucap seseorang datang disebelah dinda


"eh mas sudah selesai y?kenalin mas ini sahabat aku viana,dan itu suaminya"dinda mengenalkan sahabatnya pada kekasihnya


"hai saya Reyhan calon suami dinda"


"hay Reyhan saya alviano dan ini istri saya viana"al menyambut jabatan tangan Rey


"baru 2 bulan vi,kita dijodohin orang tua."jelas dinda


"tapi kalian setuju?"tanya via lagi


"tentu, walau awalnya kita gak saling kenal lama lama kami cocok"


"dia gak punya pacar kan saat dijodohin sama kamu?"


"sayang.."al menyuruh untuk tak terlalu ikut campur urusan orang


"apa sih huby...aku tu gak mau nanti pacarnya bernasib sama kaya aku huby..."jelas via


"kamu tenang saja via saya ini duda singgel gak ada yang punya"jelas Rey supaya gak berpikir negatif tentang dirinya


"apa...?duda...?ya ampun din kamu rebut suami orang sa?jangan jadi pelakor deh"heboh viana.dinda yang mendengarnya langsung memukul via menggunakan tas


"dasar via emang gak ada co lain aja apa?"

__ADS_1


"ya siapa tau hehehe...maaf"


"ya udah besok besok aku bakal cerita.aku turun dulu dech.bay"pamit dinda


"iya sayangku makasih sudah datang"via memeluk kembali dinda dan dibalas dinda


dari arah pintu masuk Romi dan Sinta mereka datang untuk memberi selamat


"selamat al.akhirnya kamu menikah juga" ucap romi setelah sampai didepan via dan al


"terima kasih ucapanya"jawab al cuek


"via selamat ya atas pernikahanya.apa gak ada cowok lain sampai kamu harus menikah dengan adik mantan mu sendiri?"ejek sinta


"emang kenapa sin.terserah aku dong mau menikah sama siapa.itu bukan urusan kamu,kenapa kamu iri?"sinis via


"atau al ini hanya kamu manfaatin buat balik lagi sama suami aku?"


"sinta sinta aku gak mau yang bekas.al lebih segalanya daripada suami kamu"semakin emosi via ngadepin omongan sinta


"apa kamu bilang?"sinta gak bisa lagi nahan emoainya


"kalo kalian datang ke pesta kami hanya untuk menghina lebih baik pulang.kami juga tak mengundang kalian"ucap al sembari memeluj via dari samping


"ok kita pulang sayang.lagi pula mereka orang miskin gak level sama kita"ujar sinta menggandeng romi turun dari pelaminan


via ingin sekali membalas sinta tapi ditahan al


"sudah lah sayang biarin saja"ucap al sembari mencium pipi via membuat pipinya merah


"ih huby..."via yang malu langsung mencubit perut al


hari ini mungkin hari bahagia untuk kedua insan.masih panjang prrjalanan cinta mereka


******


sekian dulu ya say terimakasih mohon dukungannya

__ADS_1


__ADS_2