Balasan Untuk Penghianat

Balasan Untuk Penghianat
Kejujuran


__ADS_3

"hati hati dijalan om tante,kalau ada waktu ganti kami nanti yang akan main"ucap Al melepas om dan tantenya untuk pulang


"iya kalau hari libur main ketempat tante,awas kau istrimu gak kamu ajak main"ancam tantw Rani.


Ya tante Rani sangat menyukai via,dia wanita apa adanya,suka masak dan mandiri.


"iya tante,crewet amat sih"Al terkekeh karena tantenya sangat mengharapkan dia dan istrinya datang kerumah tantenya


"dan kamu Raka sebelum dapat rumah tinggal dihotel dulu.jangan ganggu kakakmu yang lagi bulan madu"kini om yang bersuara


"is papa ya tentu dong aku akan tinggal dihotel dulu,kalau aku disini yang ada mata polosku akan ternoda"sungut Raka


"lagakmu kaya anak kecil yang masih polos loe Rak"sungut Al


"lha emang aku masih polos Al"


"polos dari mana tiap hari pacarnya ganti ganti"


"itulah mencari kesenangan dunia dulu"


"dosa Raka"geram Al


"bodo amat"jawab Raka enteng,Via hanya tersenyum melihat perdebatan mereka yang sedikit menghiburnya


"sudah sudah ribut terus kalau ketemu"


"ya udah gue antar nyokap bokap dlu kehotel.besok pagi akan kesini lagi buat beli rumah"

__ADS_1


"ya sudah sana pergi"


"Vi tante pamit pulang dulu ya,cpet buatin tante cucu"mama rani pamit sama viana


"iya tante maaf y gak bisa nganter kebandara"


^^^"iya vi gak apa apa kok,kan ada ni anak tante yang nakalnya minta ampun'' ^^^


^^^ ^^^^^^ ^^^


Sekarang Viana dan Alviano berada di ruang tengah,Via diam menunggu Al menjelaskan yang baru saja dia dengar.


Alviano menghampiri Viana yang duduk.Tapi Viana beranjak dan berpindah duduk yang lain.


"Sayang ada apa?kenapa menghindariku?"tanya Al yang belum menyadari kesalahanya


"Mau sampai kapan gak mau cerita?Emang kamu anggap aku ini apa.Kamu takut aku ini wanita matre ya?"cerar viana dengan bertolak pinggang,Al berusaha berfikir kira kira istrinya ini sedang membahas apa kenapa tiba tiba marah.sampai akhirnya Al mengingat dia tadi sedang bercerita tentang dia yang punya usaha.


''sebenarnya dari dulu orang tuaku selalu membedakanku dan bang Romi,aku diperlakukan seperti bukan anaknya,apa yang aku lakuin selalu salah,mereka juga bilang kalau aku ini anak yang gak berguna,gak sepsrti bang Romi yang selalau bisa apa saja,nilai bagus juga masih muda sudah kerja di kantor.Sedangkan aku gak dipandang mereka.''Al bercerita dan mengingat apa saja yang sudah dia lalui.


''samapi akhirnya aku saat kelas 2 SMA membuka usaha kafe juga bengkel,karena aku sering dikasih uang mereka jadi aku dikiranya uangnya aku buat foya foya,''Via memandang wajah suaminya itu dan langsung memegang tangan suaminya menenangkan,


''jadi kamu diusir dari rumah gak menyesal karena ada bengkel juga kafe y By?''tanya Via


''iya sayang,tapi kalau gak punya pun aku tetep milih kamu dari pada disuruh pisah sama kamu.''seru Al


''Maaf ya bukanya aku gak mau beri tau kamu,tapi aku belum sempat cerita aja''

__ADS_1


''Iya aku juga minta maaf karena merasa dibohongi sama kamu''


''Iya sayang,gimana kalau kamu buka usaha butik sendiri.''tawar Al


''Aku juga ingin tapi tabungan aku belum cukup''


''Biar aku yang bantu yah?''


''Gak usah by aku gak mau repotin kamu,''tolak Via


''Aku gak menerima penolakan''Ucap Al memeluk Via


''Besok aku akan cari tempat yang dekat dengan kafe aku.biar kita deket terus''tambah Al


''itu sih maunya kamu,dasar''


''By jangan gini dong,aku mau masak nih buat kita makan malam''Via mencoba lepas dari Al


''Kita makan malam diluar saja deh,''


''Kita mandi saja setelah itu kita pergi makan diluar sekslian jalan jalan.''tambah Al


yah walau mereka baru saja menikah kemarin belum ada rencana buat pergi bulan madu,


''ok kalo gitu aku mandi dulu''via berdiri dari duduknya dan masuk kekamar,Al juga berdiri menyusul Via ke kamar


...****************...

__ADS_1


...HAYO MAAF YA MENUNGGU LAMA...


silahkan dinikmati jangan lupa komen n like ya makasih.....


__ADS_2