Balasan Untuk Penghianat

Balasan Untuk Penghianat
penampilan baru


__ADS_3

kini viana sudah ada didalam kamarnya.viana selalu teringat akan ucapan romi yang dirinya hanya dimanfatkan,dan dihina karena penampilannya yang kurang menarik.


viana beranjak dari tempat tidurnya menuju cermin dan dia melihat dirinya memang berbeda sama sinta soal penampila.


viana yang berpakaian apa adanya ditambah kacamata yg selalu menempel didirinya sangat berbeda sama penampilan sinta yang sangat modis


"apa perlu aku rubah penampilan aku ini?"pikir viana


"aku lebih nyaman seperti ini,tapi kalo aku gak rubah penampilan aku pasti akan selalu jadi hinaan romi dan sinta"gunam viana


perlahan viana melepas kacamata dan mencari baju yang kira kira modern tapi gak terlalu terbuka


"perfeck juga aku dandan kaya gini.cantik juga ya"


"romi kamu akan menyesal karena sudah menghina dan merendahkan aku"cicit viana dengan sorot mata yang marah


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


beberapa hari kemudian


"Alviano....nih catatan hari ini"dafa menyerahkan catatan keuangan kafe bulan ini


yah alviano mempunyai usaha dari dia sekolah sma usaha kafe kecil kecilan dan kini sudah bercabang cabang.tapi alviano tetap menyembunyikan usahany ini dari keluarganya


"tanks ya daf loe dah bantu gue urus ini kafe,loe sahabat terbaik gue"ucap alviano menepuk pundak dafa dan membaca catatannya


"ya ellah al kaya sama siapa aja loe ini.justru gue yamg harus terima kasih sama loe.kalo loe gak nyuruh gue kerja disini gue belum jadi apa apa kali al.."dafa mengenang masa masa sekolah dulu yang hanya orang biasa tapi alviano mau menjadi temanya dan mengasih kerja di kafe sampai akhirnya lulus sekolah,alviano disuruh papanya keluar negri buat kuliah disana dafa yang disuruh menjaga kafe selama alviano di luar negri


"bengkel loe gimana al?"tanya dafa


yah selain punya kafe alviano juga punya bengkel,karena alviano sangat suka memodifikasi montor atau mobil

__ADS_1


"yah aman juga dan makin maju juga..akhirnya usaha gue pada maju tanpa bantuan orang tua gue"lirih alviano


"orang tua loe masih sama seperti dulu ya al?"dafa yang tau kalo alviano dan orang tuanya gak akur dqri dulu


"yah masih sama bahkan makin beda bedakan aku dan bang romi"


"yang sabar al mungkin mereka ingin yqng terbaik untuk loe"dafa menyemangati sahabatnya


mereka terus menhobrol sampai sampai tak menyadari kekasih dafa datang dan menyapa dafa


"siang sayang...kok pesanku gak diangkat sich....?"kesal indri langsung duduk disebelah dafa membuat dafa dan alviano terkejut demgan kedatanganya


"maaf sayang hp mas ada di dalam,kamu datang sama siapa sayang."tanya dafa saat melihat indri datang tak sendiri


"ah iya kak viana ayo duduk dulu,kenalin sayang ini kak viana teman baru di tempat kerja aku"jelas indri


dari tadi alviano selalu menatap viana tajam karena viana yang sekarang berbeda dengan saat bertemu pertama kali.alviano tau kalo mereka viana yang sama walaupun penampilan yang berbeda


begitu pula viana saat menatap alviano dia kaget karena bertemu dengan cowok yang melihatnya menangis di danau beberapa minggu yang lalu.dan viana melihat alviano menatapnya tajam membuat viana menunduk


"kak viana kenalin ini pacar sekaligus tunangan aku namanya dafa"


"kenalin dafa tunangan indri"dafa mengulurkan tangan untuk berkenalan


"viana"viana juga menjabat tangan dafa mengenalkan duri


indri baru sadar bila kekasihnya kini tak sendiri pun jadi tak enak


"ah mas ada tamu ya?maaf ya bila indri ganggu"


dafa yang tau kekasihnya itu akan pergi pun menarik tangan indri untuk duduk lagi

__ADS_1


"iya kenalin ini alviano sahabat mas"


"ohh...hai mas kenalin saya indri"


"alviano" jawab al singkat


indri menendang kaki viana mengode untuk kenalan


dengan menarik nafas viana akhirnya mengenalkan diri


"saya viana"viana juga mengulurkan tangannya dan disambut alviano dengan senyum misterius


"bukanya kita sudah kenalan ya via?"sontak saja indri dan dafa jadi kaget karena mereka sudah kenal


"jadi kalian sudah saling kenal?"tanya dafa karena dia penasaran alviano yang cuek dan dingin sama cewek tpi kini didepanya dia mentambut itu cwek dengan senyumman


"yah baru beberapa minggu yang lalu,bukan begitu via?"


"hem iya kita sudah kenalan beberapa minggu yang lalu"jawab viana


"ya sudah kalian pesan saja apa yang mau kalian pesan biar aku yang bayar.oh ya viana nanti aku antar pulang ok"ajak alviano


"ah aku nanti harus kembali ke butik lagi.maaf gak bisa"tolak viana


"aku akan tunggu kamu di butik nanti aku antar pulang"alviano tak menyerah untuk mendekati viana


"tapi..."


"aku gak lagi menerima penolakan"potong alviano


"terserah kamu"jawab viana kesal dengan alviano

__ADS_1


__ADS_2