
setelah makan siang indri dan viana kembali lagi ke butik
"kak viana sepertinya alviano suka deh sama kakak"kata indri saat mereka berada dibutik dan menata baju baju
"perasaan kamu aja kali in"
"his kak via dibilangin kok gak percaya sih"
"aku lagi gak percaya yang namanya cinta in,yang ada akan ada sakit nantinya''lirih viana saat mengingat romi yang menghianatinya
jam sudah menunjukan jam 5 viana siap siap untuk pulang,saat keluar butik sudah ada alviano yang menunggu di depan mobil
sungguh kaum hawa tang melihat alviano pasti langsung terpikat karena ketampananya
''hai via ayo masuk aku akan antar pulang sampai rumah dengan selamat''ucap al sambil membukakan pintu mobil untukny
helaan nafas keluar dari mulut viana karena alviano menepati janjinya tadi siang yang akan mengantarnya pulang
''al aku bisa pulang sendiri''
"ayo lah via pliss''
''baiklah ayo kita pulang''akhirnya viana mengalah juga
dengan senyum kemenangan alviano segera masuk mobil dan melajukan mobil dengan perlahan
''vi kita makan dulu ya?''mobil pun berhenti di warung tepi jalan
''kita makan disini?''tanya via karena mereka kini berada di depan warung bakso kaki 5 bukanya viana gak mau tapi sepertinya alviano ini anak orang kaya ti kok ya mau makan di pinggir jalan
''iya bakso disini enak lo,pasti kamu ketagihan ayo kita cari tempat duduk''alviano menarik tangan viana dan menuntunya untuk duduk di bangku yang tak jauh dari mereka berdiri tadi
''pak baksonya 2 sama es tehnya 2 ya pak''pesan alviano
''ehh den al lama sudah gak kemari den,sama siapa nih den pacar ya?''tanya pak ali
''iya pak baru pulang dari luar negri,baru calon pak gimana cantik gak pak?''
__ADS_1
''cantik banget den,semoga berjodoh y den sampai maut memisahkan,baiklah den bapak buatkan bakso dulu''pak ali pun meninggalkan alviano dan viana
''kamu sering kesini ya sampai sampai bapak tukang baksonya saja akrab banget sama kamu?.''tanya viana penasaran
''iya dulu waktu sekolah,pulang sekolah pasti langsung nongkrong disini sama teman temen''
''pantes ''
pesanan pun datang mereka menyantap baksonya dengan lahap
''hem bener katamu al baksonya enak banget''
alviano tersrnyum karena viana sepertinya sudah bisa menerima alviano
''gimana kalo pulang kerja kita makan disini dulu?''tawar alviano
''boleh juga''
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
1 TAHUN KEMUDIAN
alviano menuntun viana yang matanya ditutup kain,setelah sampai tempat tujuan penutup mata pun dibuka albiano dan viana sangat terpesona dengan tempat sekitarnya karena danau yang biasa jadi lebih indah dengan adanya lilin dan bunga bunga
''al apa ini kenapa tempatnya jadi begini,indah banget!!''
''kamu suka vi?''tanya alviano
''suka banget al..''
''kita makan dulu yuk vi''alviano menarik kursi untuk viana
''makasih al''
''hem ayo dimakan apa mau disuapi?''canda alviano
''aku bisa makan sendiri al''
__ADS_1
mereka akhirnya makan malam viana sungguh sangat senang karena mendapatkan kejutan dari alviano
setelah mereka makan alviano dengan gugub mengutarakan keinginanya yang sudah lama ingin dia sampaikan
alviano berdiri dan membawa viana ke pinggir danau yang juga sudah dihias sangat indah,al bejongkok sembari mengeluarkan kotak cincin didepan viana
''viana aku tau kita baru saja mengenal bahkan umur kita mungkin berbeda,tapi aku gak peduli soal umur yang aku tau aku mencintai kamu sejak pertama kita bertemu,''al menghela nafas lagi dan melanjutkan
''viana maukah kamu menikah denganku?menjadi ibu dari anak anakku?menua bersamaku?sekali lagi maukah kamu menikah denganku viana?''tanya alviano dengan memandang wajah viana yang terkejut
''a...akk..akkuu''viana juga tak kalah gugubnya
''akku mau all..''lirih viana dan menunduk karena malu
alviano yang mendengarnya langsung berdiri dan memasang cincin dijari manis viana,setelah memasangkan cincin menarik viana kedalam pelukanya
''makasih ya sayang,aku seneng banget kamu terima aku''ada gak percaya kalo viana akan menerima cintanya
''besok aku akan kenalin kamu sama keluarga aku''al melepas pelukanya
''emm al apa kamu gak malu nanti menikah denganku?''sebenarnya viana minder bila bersanding dengan alviano
''kenapa harus malu vi,aku malah seneng kamu mau jadi istri aku''
''kita berbeda umur al''jawab viana menunduk
''hei...aku sudah katakan,aku gak memandang umur viana aku mencintaimu tulus''tegas alviano mengangkat wajah viana dan mata mereka bertemu untuk saling memandang
dapat viana lihat bila alviano bener bener tulus tak ada kebohongan dalam mata alviano
dengan perlahan wajah mereka semakin dekat alviano langsung mengecub bibir viana,viana pun menutup matanya menikmati apa yang dia rasakan dan lama lama kecupan pun menjadi ******* hingga beberapa menit sampai akhirnya viana menyudahinya karena oksigen dalam paru parunya hampir habis🤣🤣
alviano terkekeh karena kekasihnya menahan malu yang membuat pipinya semerah tomat
...****************...
oke selamat menikmati ceritanya yang mungkin kurang menarik ya maaf bila ada kata kata yang mungkin kurang bagus penulisanya
__ADS_1
see you terimakasih