
Sesosok humanoid yang mengenakan armor ksatria berwarna hitam adalah Lin, yang kini telah bergabung dengan Black. Ya anda tidak salah dengar, Lin dan Black bergabung dan menjadi sosok ksatria hitam saat ini.
[ Fusion: Bayanganmu dapat bergabung dengan dirimu dan membentuk sebuah armor hitam untuk melindungimu. Dalam mode 'Fusion' kekuatan, kecepatan, dan reaksi akan bertambah dua kali lipat dan jika armor mengalami kehancuran di bagian tertentu, bagian yang hancur dapat di regenerasi.]
Black seperti Symbiote Venom di kehidupan Lin sebelumnya, menyelimuti seluruh tubuhnya dari kaki hingga ujung kepala, awalnya Lin merasa tidak nyaman saat pertama kali Black bergabung dengan dirinya yang masih dalam bentuk Gel Hitam, namun saat Gel hitam berubah menjadi armor yang keras, Perasaan yang menggelikan telah berubah menjadi perasaan hangat dan nyaman.
Namun Lin tidak akan membahas hal itu sekarang, karena saat ini dia harus membunuh pria berotot di depannya.
Lin menatap lurus pada pria berotot dengan mata merahnya yang menyala.
"Aku ingin melihat seberapa kuat diriku dalam mode penggabungan dengan Black, dan kamu beruntung menjadi kelinci percobaanku saat ini."
Menggenggam pedang hitam dengan erat, selanjutnya Lin berlari ke depan pria berotot dan kemudian menghilang ke dalam bayangan.
Pria berotot langsung waspada melihat Lin akan segera menyerang, dia tidak akan meremehkan Lin lagi. Sebelumnya karena tindakannya yang ceroboh membuat tangan kirinya melayang dan dia tidak mau itu terjadi lagi pada tangan kanannya.
Saat pria berotot sedang memikirkan sesuatu, tiba-tiba Lin muncul dari belakangnya dan melayangkan serangan vertikal pada punggungnya, tapi sayangnya pria berotot mengetahui tindakan Lin, kemudian dia memutar badannya lalu meninju pedang hitam.
Tabrakan Daging dan logam sedikit terdengar, serangan Lin berhasil di tahan dengan tangan pria berotot yang tersisa, meskipun begitu, pria berotot harus membayar mahal untuk itu, karena pedang hitam Lin berhasil menembus ke dalam daging tangan pria berotot sampai-sampai tulang putihnya terlihat.
Melihat serangannya di tahan, Lin langsung melepaskan pedangnya yang tertancap di tangan pria besar, kemudian dia menginjak jalanan dan meloncat ke atas.
Pria berotot yang sedang menahan pedang Lin segera kehilangan kendali karena tindakan Lin yang cukup mengejutkan.
"Kesempatan!" Lin melihat peluang.
Kemudian dia langsung menapakan kakinya di atas tangan besar pria berotot sebagai pijakan, pedang hitam yang baru mulai terbentuk di tangan kanannya dan mengunci posisi leher pria berotot.
Slash!
Lin menebas leher pria berotot.
"Selesai." kata Lin dengan suara yang datar.
kepala pria berotot terjatuh ke jalan, di ikuti dengan darah hitam yang bermuncratan seperti air terjun yang jatuh dan membasahi jalanan.
Tidak lama tubuhnya juga ambruk. Tebasan Lin sangat rapih yang membuat potongan di leher pria berotot cukup lurus seperti potongan semangka,
__ADS_1
Lin melihat ke belakang di mana keberadaan pria berotot telah mati, setelah itu dia segera melepaskan transformasinya, baju besi yang melindunginya segera mencair menjadi beberapa tentakel hitam, di mulai dari kepala, perut, hingga kaki.
Pada akhirnya Black kembali menjadi bentuk bayangan yang selalu bersembunyi di bawah kaki Lin.
Setelah itu Lin melihat Black menghampiri mayat pria berotot, Black membentuk satu tentakel lalu menyentuh mayat tersebut, memastikan apakah pria berotot benar-benar mati.
Tindakan Black ini membuat Lin sedikit tertawa.
"Kamu tidak perlu khawatir, mayat itu sudah terputus dari seni rahasia Neva, sekarang kamu bisa memakannya dengan tenang." kata Lin.
Mendengar perkataan Lin barusan, membuat Black menjadi senang, dia mulai menyelimuti tubuh pria berotot dengan tentakel hitam lalu menelannya secara perlahan.
[ Bayanganmu memakan mayat manusia tingkat 3. Kini Bayanganmu telah bertambah kuat, dia sangat puas, kamu mendapatkan 50 poin sumber. ]
Lin mengangkat alisnya.
Dia tidak akan terkejut lagi, sebelumnya dia hanya mendapatkan 20 poin dari membunuh mayat tingkat 2 tapi sekarang membunuh mayat tingkat 3 mendapatkan dua kali lipatnya.
"Tidak buruk, 50 poin sumber sudah cukup untuk meningkatkan seni rahasia lainnya ke cincin kedua, walaupun aku ingin meningkatkannya sekarang, tapi saat ini aku memiliki masalah yang serius." Lin menatap Andrew yang berbaring di jalanan.
"Apalagi dia memiliki mayat yang cukup merepotkan untuk memberinya waktu, aku takut dia masih memiliki mayat yang jauh lebih kuat dari ini."
Jika Neva berhasil melarikan diri dari Kekaisaran Malam dan memberinya waktu untuk meningkatkan seni rahasianya, akan semenakutkan apa dia nanti? Kemungkinan Neva sudah tau tentang dirinya melalui visi mayat, dan dia akan mencoba membunuhnya.
Maka dari itu Lin ingin membunuhnya sekarang dan memecahkan masalah yang akan merepotkannya di masa depan, tapi karena kondisi Andrew yang cukup serius dan juga dia tidak tau dimana Neva berada, Lin hanya bisa menghela nafas membiarkan Neva pergi.
Lin mengambil kotak rokok dari sakunya dan mengambil satu puntung rokok yang akan di masukan ke mulutnya kemudian dia menyalakan pemantik api di tangannya.
Klik!
Api membakar ujung rokok lalu di bantu dengan tarikan nafas Lin.
"Fuuhhhh..... " Lin melepaskan asap rokok yang tersimpan di mulutnya dengan wajah tenang.
Menaruh pemantik api kembali ke sakunya, Lin mengambil alat komunikasi dan segera menghubungi seseorang.
Biippp--!
__ADS_1
"Siapa?" suara laki-laki yang agak tua terdengar.
"Ini aku Lin Anston, Kapten Roger aku butuh bantuanmu."
..................
.............................
.......................................
"Ahhhhhhh! Sialan!" Neva berteriak marah ke udara.
Kini semua mayat kesayangannya yang dia latih dari awal dia menjadi beyonder hingga sekarang telah mati, Neva sekarang tidak mempunyai apa-apa lagi.
"Beyonder bayangan sialan! Kamu akan membayarnya!" Neva menggertakan giginya.
"Meskipun aku gagal membunuhnya, setidaknya tujuanku untuk membuat Andrew terluka dan tidak berdaya berhasil, sekarang mereka tidak akan bisa menemukan keberadaanku lagi untuk sementara waktu."
Tanpa bantuan Andrew dan benda terkutuknya, Biro Kekaisaran Malam tidak akan bisa menemukannya.
"Tugasku saat ini hanya menunggu bantuan dari organisasi tiba dan kembali ke markas cincin merah dengan tenang."
Walaupun dalam hatinya, Neva masih tidak bisa Terima mayat tingkat 3 nya mati begitu saja di tangan Lin apalagi dia adalah beyonder tingkat 1, hal ini membuatnya malu.
Dia ingin segera membalas dendam pada Lin tapi satu-satunya yang di pikirkan adalah keselamatannya saat ini, ada pribahasa yang mengatakan bahwa 'Kalah saat ini bisa menang esok hari, tapi jika mati hari ini tidak bisa hidup kembali'.
"Hahaha, lihat! Siapa orang yang menyedihkan ini?"
Saat Neva sedang memikirkan sesuatu tiba-tiba dia mendengar suara seseorang dari sudut gang yang sempit.
Pandangannya Neva segera beralih ke tempat suara itu terdengar, dan tidak lama seorang pria berambut perak keluar dari gang yang sempit.
Neva Menyipitkan mata kemudian berkata.
"Ternyata bantuan yang di bilang organisasi itu kau?! Ramon Moraris!"
Ramon tersenyum.
__ADS_1